
"sshh.. massh." Ameera meringis menahan sakit, saat Alex mulai melakukan penyatuan.
"maaf sayang kalau aku menyakiti kamu, tapi aku tidak bisa berhenti." ucap Alex memandangi lekat wajah istrinya.
Sedangkan ameera hanya mampu memejamkan matanya dan meremas sprei di bawahnya, Alex langsung mencium kening istrinya dan mulai gerakannya dengan lembut hingga beberapa saat kemudian Alex menyelesaikan semuanya dan menyusup wajahnya di ceruk leher istrinya.
"Terimakasih sayang dan maaf sudah menyakiti mu." ucap Alex Kemudian mencium kening istrinya.
Sedangkan ameera tidak menjawab ucapan suaminya, dia sudah memejamkan matanya karena kelelahan. Alex memeluk istrinya cukup lama setelah itu dia pergi membersihkan diri tidak lupa dia juga membantu membersihkan tubuh istrinya, setelah selesai Alex kembali menggendong istrinya kembali ke kamarnya mereka takut kalau si kecil alea terbangun dan mencari keberadaan kedua orangtuanya.
Cup..
Cup..
"Terimakasih sayang.. malam ini aku benar-benar bahagia sekali." Alex mencium kening dan bibir istrinya setelah menidurkan istrinya di samping anaknya.
Begitu juga dengan Alex dia juga ikut bergabung tidur bersama anak dan istrinya, Alex tidur di belakang istrinya sambil memeluk perut ramping ameera dari belakang.
.
__ADS_1
.
Pagi hatinya Alex terbangun lebih dulu, dia melihat keduanya wanita kesayangan masih terlelap tidur. Alex tersenyum mendapati hal itu, bukannya bangun justru Alex semakin mengeratkan pelukannya kepada sang istri.
"eeuhhg.." ameera melenguh merasa terganggu tidurnya karena ulah suaminya yang memeluk dirinya sangat erat seperti guling.
" maaf sayang, mas membangunkan kamu ya." ucap Alex melihat wajah cantik Istrinya yang baru saja bangun tidur.
"mas... geser sedikit ih ameera merasa sesak." lirih ameera dengan pelan, tubuhnya terasa remuk karena perbuatan suaminya semalam.
"mas kan masih kangen yang." jawab Alex yang semakin jadi, kini tangannya sudah berada di atas dada ameera.
" Terimakasih ya yang, untuk yang semalam.. kamu nikmat sekali membuat mas jadi kecanduan." ucap Alex menggoda istrinya.
Blussh..
wajahnya langsung memerah mendengar ucapan suaminya, di tambah dia teringat apa yang semalam mereka lakukan.
"mas.. jangan di bahas terus malu tahu, kamu geser dikit sana aku mau bersih-bersih dulu sebelum alea bangun." ucap ameera mencoba mengalihkan ucapan suaminya.
__ADS_1
"kita mandi bareng yuk yang.. biar lebih cepat." ajak Alex sambil menaik turunkan alisnya.
"tidak .. kita gantian saja mas, kamu awas dulu." tolak ameera, menggeser tubuh suaminya.
Baru dua langkah menuju ke kamar mandi tiba-tiba tubuhnya melayang siapa lagi pelakunya kalau bukan Alex.
"astaga mas.. turunkan aku mas." teriak ameera kaget.
"kita mandi bersama atau tidak sama sekali." ucap Alex dengan santai lalu membawa istrinya masuk ke dalam kamar mandi.
Hampir satu jam lebih keduanya keluar dari kamar mandi dengan wajah cemberut ameera sedangkan Alex jangan ditanya sejak tadi wajahnya terlihat segar berseri-seri.
"jangan di tekuk begitu sayang.. nanti cantiknya hilang." ucap Alex memeluk istrinya dari belakang.
" jangan peluk- peluk mas.. nanti yang ada kamu minta lagi dan lagi." kata Ameera kesal.
" ya salah sendiri kenapa kamu nikmat sekali, mas kan jadi tidak tahan." jawab Alex santai, benar saja mandi bersama tadi memang lebih dari sekedar mandi karena Alex yang tidak tahan melihat tubuh istrinya.
Ameera mengabaikan suaminya yang semakin mesum itu, dia membangunkan putrinya untuk mandi sebab hari ini mereka akan berkunjung ke rumah orangtua alex.
__ADS_1