Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Menemani Suami Bekerja


__ADS_3

meeting berjalan dengan lancar sekecil Alea pun tidak rewel sama sekali dia duduk anteng di pangkuan mamanya.


"senang sekali bisa bekerja sama dengan anda pak Alex." ucap pak Robert Rekan bisnis Alex.


"saya juga senang pak, terimakasih juga untuk jamuan makan siangnya." jawab Alex tak kalah ramah.


"sama-sama pak, anda beruntung pak Alex mempunyai istri yang cantik dan mendukung anda sepenuhnya." kata Pak Robert.


"terimakasih pak, anda benar saya memang beruntung memilikinya." jawab Alex tersenyum menoleh ke arah istrinya.


"karena semuanya sudah beres, saya duluan ya pak Alex." pamit pak Robert.


setelah pak Robert sudah menghilangkan di balik pintu Ameera mulai bertanya pada suaminya.


"mas kenapa pak Robert tidak mengajak istrinya juga?” tanya Ameera penasaran.


"istrinya baru meninggal belum lama ini Ra." jawab Alex.


"untung saja tadi aku tidak bertanya langsung kepada pak Robert mas." ucap Ameera.


"Beliau dari dulu memang dikenal suami yang begitu memuliakan istrinya Ra." kata Alex memberitahu istrinya.


"kita doakan yang terbaik untuk beliau mas." kata Ameera kemudian.

__ADS_1


"sebelum pulang kita mampir ke kantor mas sebentar ya Ra, ada berkas yang harus mas periksa." ucap Alex pada istrinya.


"Ameera ikut saja mas." jawab Ameera.


Kini mereka sudah sampai di kantor Alex, Ameera berjalan di samping suaminya dengan Alea di gendongan Alex.


"tunggu mas sebentar ya Ra, kalau kamu mengantuk tidur saja di kamar pribadi mas disana Ra." ucap alex menunjuk ke arah kamar pribadi miliknya.


"iya mas, Ameera temani Alea bermain disini saja." jawab Ameera.


Setelah memastikan anak dan istrinya nyaman, Alex segera menyelesaikan pekerjaannya dia tidak mau membuat anak dan istrinya menunggu terlalu lama.


.


.


.


***


"baiklah, jangan bekerja terlalu keras bekerja jaga kesehatan mu juga." jawab opa Hardi.


"iya Opa, Dio langsung jalan ya Opa." pamit Dio kemudian memutar mobilnya setelah memastikan opanya masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


Sesampainya di kamar Opa Hardi segera mengistirahatkan tubuhnya. Dia pun kembali teringat dengan gadis penolongnya kemudian opa hardi mengambil Handphonenya untuk meminta bantuan orang suruhannya untuk mencari keberadaan Kirana.


"....."


" cari gadis penjual buah keliling yang bernama Kirana, cari tahu tempat tinggalnya sesegera mungkin. kirimkan padaku foto dan datanya." kata Opa hardi pada orang suruhannya.


"....."


"jangan sampai salah orang pastikan itu benat gadis yang ku maksud." ucap Opa hardi, yang langsung mematikan sambungan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari orang suruhannya.


"aku harus secepatnya menemukan gadis itu, aku tidak mau kalau Dio sampai salah memilih istri." ucap opa Hardi pada dirinya sendiri.


.


.


****


"Ayo Ra kita pulang." ajak Alex pada Istrinya.


"mas sudah selesai?" tanya Ameera, karena belum ada satu jam dia menunggu suaminya bekerja.


"sudah Ra, hanya memeriksa berkas tidak banyak kok. mas tidak mau membuat kamu menunggu terlalu lama kasian Alea terlalu lama di luar." jawab Alex kemudian menggendong Alea.

__ADS_1


Ameera pun menurut dan mengikuti suaminya keluar ruangan Alex.


banyak karyawan menatap kagum pada sosok Alex yang berjalan beriringan dengan istrinya yang cantik dan bayi lucu di gendongannya. Apalagi sosok alea yang lucu menarik perhatian para karyawan Alex, mereka Sangat gemas dengan bayi lucu itu.


__ADS_2