
"papa..pa..pa!!" Alea sudah berada di belakang papanya.
"papa sedih putri cantik papa tidak sayang papa lagi." alex masih pura-pura di depan anaknya.
tanpa di duga Alea pun langsung merangkak naik ke pelukan sang papa merangkul erat leher alex.
"pa..papa." Alea masih terus memanggil papanya karena merasa Alex belum juga membalas pelukannya.
"mas.. jangan di godain terus anaknya." kata Ameera pada suaminya.
"hahahahha... habisnya di lucu sekali Ra." jawab Alex tidak dapat menahan tawanya melihat anaknya seolah sedang membujuk dirinya.
"anak papa gemes banget sih ini, sudah bisa merayu rupanya hem.." ucap Alex memeluk tubuh mungil anaknya.
Alea pun tertawa karena alex membawa tubuh putrinya itu berputar-putar.
"mas sudah..kasian nanti perutnya sakit terlalu banyak tertawa." kata Ameera melihat anaknya tertawa sampai terbahak-bahak.
"sudah ya sayang nanti mama marah." kata alex Kemudian menurunkan anaknya untuk kembali bermain.
"ternyata begini ya Ra bahagianya bermain dengan anak sendiri." kata Alex pada Istrinya.
"iya mas, Ameera juga bahagia bisa merasakan ini semua." ucap ameera dengan binar bahagia di wajahnya.
__ADS_1
tiba-tiba terlintas ide jail dari Alex untuk menggoda anaknya kembali, dia mendekati istrinya dan duduk di samping Ameera kemudian memeluk ameera dari samping.
"alea.. lihat mama punya papa." panggil alex pada anaknya yang sedang bermain boneka.
"mama..mama..ma..ma." sontak Alea pun melepas boneka tersebut dari tangannya dan bangkit menuju ke arah mamanya berusaha merebut Ameera dari pelukan alex.
"ini punya papa." goda alex lagi pada anaknya.
"huuaa...huaa.. mama..huu ma..ma hiks..hiks ma ma." alea pun menangis karena tidak bisa merebut sang mama dari pelukan papanya.
"mas ih jail sekali sama anaknya, lihat dia menangis kan." kata ameera kemudian mengambil anaknya ke gendongannya.
"maaf Ra, aku tidak tahu kalau dia akan menangis." jawab Alex dengan tampang polosnya.
"cup .. cup..maaf ya sayang papa kan cuma bercanda sayang." bujuk alex pada anaknya.
"sudah anak mama kan pintar, ini sudah sama mama.. papa cuma bercanda sayang." bujuk ameera sambil mengelus punggung anaknya.
Lama kelamaan Alea pun tertidur di pelukan mamanya mungkin karena terlalu lelah menangis membuatnya mengantuk.
"dia tertidur Ra." kata Alex mengintip anaknya dari samping.
"iya mas, mungkin dia kelelahan menangis." ucap Ameera kemudian menidurkan anaknya ke ranjang dengan pelan.
__ADS_1
"selamat tidur Princess, papa sayang Alea." ucap Alex kemudian mencium kening anaknya.
"aku keluar dulu ya Ra, kamu jangan tidur malam-malam." pamit alex sebelum keluar kamar.
.
.
.
***
Pagi harinya Dio berangkat ke kantor dengan wajah yang kusut karena semalaman dia tidak bisa tertidur memikirkan janjinya dengan sang opa.
Seharian ini pun dia tidak bisa maksimal dalam bekerja suasana hatinya sedang tidak baik-baik saja. hingga ketukan pintu membuyarkan lamunannya.
tok..tok..
"permisi pak, saya ingin memberitahu bapak kalau nanti ada meeting jam 2 di cafe x." kata Kirana menunduk takut kalau dia melakukan kesalahan karena ini adalah hari pertama dia aktif bekerja sebagai sekretaris.
"kamu ikut saya nanti, supaya kamu juga bisa belajar apa saja tugas sekretaris lainnya." ucap Dio.
"baik pak, saya permisi." Kirana pamit setelah mendengar perintah Dio.
__ADS_1
saat Kirana menutup pintu ruangannya tiba-tiba Dio mendapatkan ide untuk masalah janjinya dengan opa Hardi.
"sepertinya aku tahu." kata Dio dengan senyum cerah di wajahnya.