
"iya Ra tadi mas mendengar Alea menangis jadi mas kesini ternyata dia bangun dan kamu tidak ada." jawab Alex sembari menepuk pelan punggung putrinya.
"dia memang begitu kalau terbangun tidak ada Ameera di sampingnya. maaf ya mas Ameera tadi ke bawah membantu mama." ucap Alex mendekati anaknya.
"kenapa minta maaf Ra, tidak ada salahnya kalau mas juga ikut andil menjaganya karena dia tanggung jawab kita berdua." jawab Alex tersenyum ke arah istrinya.
"yasudah.. ayo kita makan dulu mas, mama dan papa pasti sudah menunggu kita di bawah." ajak Ameera pada suaminya.
"ayo." kata Alex mengikuti istrinya berjalan ke bawah dengan menggendong Alea.
"kenapa Alea lex?" tanya papa Dirga yang melihat sisa air mata di pipi cucunya.
"biasa pa, bangun tidur mamanya tidak ada di sampingnya jadi dia menangis." jawab Alex duduk di samping papanya.
"manja sekali cucu oma." kata Mila mencubit pelan pipi Alea.
"mas makan duluan saja biar Alea sama aku dulu mas." ucap ameera setelah mengambilkan makanan untuk suaminya.
"kamu makan saja Ra, mas bisa kok." tolak Alex.
.
.
.
__ADS_1
***
"malam Opa." sapa Dio pada opa Hardi.
"malam juga, tumben kamu bisa menyempatkan makan malam bersama opa." tanya opa Hardi.
"Dio sengaja menemani opa biar opa tidak kesepian lagi." jawab Dio santai.
"bilang saja sogokan supaya Opa tidak meminta mu segera menikah." sinis Opa Hardi yang sudah paham dengan sifat cucunya itu.
"opa tahu saja, sudahlah opa sebaiknya sekarang kita makan saja dari pada keburu dingin makanan
nya nanti tidak enak." ucap Dio.
"selalu saja menjawab." kata Opa Hardi kemudian mulai memakan makanannya.
"Dio.. apa yang opa lakukan sekarang itu demi kebaikan kamu, opa mau kamu ada yang mengurus, ada yang memperhatikan." ucap opa Hardi.
"iya opa Dio berterimakasih karena opa sudah peduli dengan Dio." jawab Dio tersenyum ke arah opanya.
"Keinginan Opa hanya satu io, opa ingin melihat kamu bahagia bersama keluarga mu sendiri, opa juga ingin bermain dengan cicit opa sebelum opa pergi." kata Opa Hardi lagi.
"Opa Jangan berbicara seperti itu, opa akan selalu baik-baik saja" potong Dio yang tidak setuju dengan ucapan Opanya.
"opa hanya mengungkapkan keinginan opa io, opa harap kamu bisa mengabulkannya." ucap opa Hardi menepuk lengan Dio.
__ADS_1
"jangan terlalu terbebani dengan ucapan Opa, jalani saja alurnya." nasehat Opa hardi pada Dio.
"terimakasih opa." jawab Dio menganggukkan kepalanya.
"sudah malam opa istirahat dulu, kamu jangan tidur terlalu larut tidak baik untuk kesehatan." kata Opa sebelum pergi meninggalkan Dio sendiri.
.
.
.
***
"bu besok Kirana mulai jualan lagi ya." kata Kirana pada ibunya.
"memangnya badan kamu sudah enakan?" tanya Bu ayu pada Kirana.
"sudah bu, kirana juga tidak betah tidur seharian."jawab kirana membujuk ibunya.
Hari ini memang kirana tidak berjualan karena sedang sakit, itulah sebabnya opa Hardi tidak menemukan Kirana di sekitar taman.
"terserah kamu saja, kalau memang belum kuat jangan di paksakan." kata Bu ayu.
"ibu tenang saja, Kirana sudah sehat kok bu lagi pula kalai kirana tidak jualan kita tidak ada pemasukan sama sekali bu." ucap Kirana.
__ADS_1
"iya tapi kesehatan kamu jauh lebih penting bukan." jawab bu ayu.