
"hari ini kamu bisa mulai bekerja nanti ada yang mengajari apa saja yang harus kamu kerjakan." ucap Dio.
"ba..baik pak, terimakasih." jawab Kirana mengangguk.
Dio pun memanggil asistennya untuk mengajari Kirana tentang pekerjaannya.
"saya permisi pak." pamit Kirana, kemudian berjalan keluar mengikuti asisten Dio.
setelah memastikan Pintu ruangannya tertutup Dio kembali melanjutkan pekerjaannya yang tadi tertunda.
Hingga tiba jam makan siang Dio beranjak keluar untuk mencari makan siang. saat berjalan tidak sengaja dia melihat kirana yang sedang serius sekali mempelajari sebuah berkas.
"kira." panggil Dio.
"eh.. iya pak, bapak butuh sesuatu?" jawab kirana yang langsung berdiri di depan Dio.
"tidak.. ini sudah jam istirahat jangan terlalu keras bekerja." kata Dio menggelengkan kepalanya.
" ba..baik pak, kebetulan tadi ibu saya membawakan saya bekal." jawab Kirana menunjukan bekalnya di atas meja.
"baiklah.. kalau begitu jangan lupa makan siang ya." kata Dio kemudian meninggalkan Kirana sendirian.
.
.
__ADS_1
.
***
"Halo mas.?" ucap Ameera dalam sambungan telepon
"halo Ra, kamu sudah dimana?"tanya Alex.
"aku sudah di depan, apa mas alex masih sibuk?" kata Ameera menatap ke luar mobil.
"ini sudah jam makan siang Ra tentu saja aku sedang menunggu istriku yang cantik membawakan aku bekal." goda alex pada istrinya.
Hari ini alex memang meminta istrinya untuk datang membawakan makan siang untuk dirinya.
"baiklah, Ameera masuk ya mas." kata Ameera, kemudian mengambil tas bekal suaminya dan menggendong anaknya.
membuat mereka semakin kagum dengan istri dari bos mereka selain cantik, ameera ramah dan juga tidak sombong.
Begitu sampai di depan ruangan suaminya Ameera menurunkan anaknya dan mengetuk pintu tersebut.
tok...tok.
"mas, Ameera masuk ya." ucap Ameera setelah mengetuk pintu tersebut.
Ameera pun membuka pintu tersebut kemudian si kecil Alea yang sudah lancar berjalan itupun mendahului sang mama.
__ADS_1
"papa.." ucap Alea begitu masuk ke ruangan papanya.
"wah kesayangan papa sudah sampai ya." Alex segera menyambut dan menggendong putri itu tidak lupa hadiah kecupan di seluruh wajahnya membuat Alea tertawa karena geli.
"mas.." panggil ameera pada suaminya.
"sini sayang." ucap Alex tersenyum ke arah istrinya.
Ameera yang di panggil sayang oleh suaminya menundukkan wajahnya malu bahkan sekarang mungkin wajahnya sudah memerah seperti tomat.
"hahaha.. lucu sekali sih istriku ini, ayo sini duduk temani mas makan." ajak Alex yang melihat istrinya masih saja malu terhadap dirinya.
Ameera segera menyiapkan makan siang suaminya di atas meja.
"makan dulu mas, alea biar sama aku." kata Ameera setelah selesai menata makanan untuk Alex.
"suapi ya sayang." kata Alex manja.
"mas.." ucap Ameera menahan malu.
"tidak apa-apa kan sekali-kali manja dengan istri sendiri, kamu suapi mas biar Alea sama papanya." kata Alex menatap istrinya.
Ameera pun menuruti permintaan Alex, dia menyuapi suaminya dengan malu-malu karena alex terus saja menatap ke arahnya. apalagi alex memakan masakannya dengan lahap sekali membuat ameera senang, itu berarti suaminya menyukai masakan buatannya.
"kenapa dari tadi hanya mas saja yang makan, kamu tidak makan hem?" tanya Alex.
__ADS_1
"Meera nanti saja, mas dulu makan yang banyak kan mas yang berkerja dari pagi pasti lapar kan." jawab Ameera kembali menyuapi suaminya.