Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Calon Mantu


__ADS_3

"tidak ada tapi-tapian kira, ayo kita masuk sekarang." kata Dio, kemudian dia turun dan membukakan pintu untuk kirana.


Akhirnya Kirana pun menurut dan mengikuti Dio dari belakang.


"malam semua."sapa Dio kepada semua orang yang sudah ada di sana.


"Dio kamu datang bersama siapa itu?" tanya mama Mila penasaran.


"calon mantu Mil." jawab opa Hardi menggoda cucunya, dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari Dio.


"benarkah.. ayo sini kenalkan pada kita calonmu itu Dio." kata mama Mila dengan antusias.


"ayo kira.. jangan di belakang terus." ajak Dio, menuntun kirana bergabung dengan keluarga Alex.


"cantik sekali.. nama kamu siapa sayang?" tanya mama Mila.


"Kirana tante." jawab kirana dengan malu-malu.


Setelah itu Kirana pun menyalami satu persatu keluarga Alex termasuk si kecil Alea dan Amel.


"wah.. gerak cepat juga ternyata." kata Alex menggoda sepupunya.


"Ck.. diam saja, lebih baik kamu mulai saja acaranya." kata Dio Dengan malas.

__ADS_1


Beralih ke Ameera dan kirana, keduanya sedang asik mengobrol.


"kak Dio beruntung sekali mendapatkan calon secantik kamu." kata ameera pada kirana, setelah berkenalan tadi kirana memutuskan duduk di dekat Ameera karena dia tertarik sekali dengan si kecil alea yang duduk di pangkuan Ameera.


"kamu terlalu berlebihan mbak." jawab kirana malu.


"panggil Ameera saja, sepertinya kita seumuran." kata Ameera.


"baiklah Ameera. apa aku boleh menggendong si kecil imut ini?" tanya Kirana yang sedari tadi sudah gemas dengan Alea.


"tentu saja, sayangnya mama mau ikut Tante kirana tidak?" kata Ameera pada anaknya, dia sengaja bertanya terlebih dahulu takut nya alea tidak nyaman karena baru pertama kali bertemu dengan kirana.


"nte.?" tanya alea bingung.


"iya ini sama tante kirana ya." kata Ameera menunjuk ke arah kirana.


"kirana.. aku titip alea sebentar kalau gitu ya, aku mau menemui mas Alex dulu." kata Ameera.


"iya Ameera, kamu tenang saja dia aman dengan ku." jawab kirana sambil menciumi pipi gembul Alea.


Ameera pun tersenyum kemudian menghampiri suaminya yang sedang duduk bersama Dio.


"mas.. acaranya kapan di mulai? anak-anak juga sudah berkumpul." kata Ameera pada suaminya, karena syukuran kali ini mereka mengundang anak-anak yatim dari panti asuhan.

__ADS_1


"sebentar sayang, mas masih menunggu satu orang lagi." jawab Alex sambil melihat ke arah pintu depan.


"siapa mas?" tanya Ameera, mengikuti arah pandang suaminya.


"rahasia Sayang ku." jawab alex tersenyum.


"ehemm.. apa aku tidak salah dengar? apa tadi sayang? ahahahhhaa." kata Dio menertawakan Alex.


"memangnya kenapa yang aku panggil sayang juga Istri ku sendiri." kata Alex ketus.


"kesambet apa dia Ra? atau salah minum obat? sekarang saja sayang-sayang dulu bagaimana?" tanya Dio mengejek.


Ameera hanya tersenyum mendengar ucapan Dio.


"sayang lihat Dia." kata Alex pada istrinya.


"kak Dio sudah, Kalian ini seperti anak kecil saja tidak malu apa sudah tua masih saja berantem." kata ameera melerai kedua sepupu itu.


"aku senang kalau kalian sudah akur begini, apalagi melihat kamu sudah bahagia Ra aku ikut senang melihatnya." kata Dio pada Ameera.


"terimakasih banyak kak Dio." jawab Ameera tersenyum.


"jangan sok manis pada istriku, ingat kamu sudah punya calon sendiri." ucap Alex menatap tajam Dio.

__ADS_1


"hei.. apa-apaan, kamu cemburu? Ameera ini sudah seperti adikku sendiri Kalau tidak percaya tanya saja pada istrimu." jawab Dio dengan kesal juga.


"alasan sa... aduh." ucap Alex terpotong karena Ameera sudah lebih dulu mencubit pinggang suaminya.


__ADS_2