
"sayang kenapa di cubit?" tanya Alex menatap ke arah istrinya.
"kan tadi sudah Meera bilang, sudah cukup kenapa mas Alex masih saja berulah." jawab Ameera.
"iya iya aku menurut dengan istriku ini." kata Alex mengalah, membuat Dio menahan tawanya karena melihat alex yang tidak berkutik di depan istrinya.
Alex yang merasa di tertawakan hanya bisa menatap tajam sepupunya.
"keponakan cantik ku dimana Ra?" tanya Dio.
"dia bersama Kirana dan amel di sana kak." jawab Ameera, menunjuk ke arah sofa tempat kirana duduk.
"kalau begitu kakak kesana dulu ya." pamit Dio pada Ameera.
setelah Dio pergi, tinggal Ameera dan Alex berdua disana.
"sebenarnya mas Alex masih menunggu siapa?" tanya Ameera lagi.
"kan sudah mas bilang rahasia, nanti kamu juga tahu sendiri." jawab Alex tersenyum.
"terserah mas Alex, Meera menyusul Alea dulu takutnya dia rewel mas." kata Ameera pada akhirnya.
setelah istrinya pergi Alex menelpon papanya Ameera, sedari tadi yang di tunggu-tunggu oleh alex adalah mertuanya padahal Harsana sudah berjanji akan datang tapi sampai sekarang belum juga sampai.
__ADS_1
"halo.. papa tidak lupa kan kalau hari ini acara syukuran Alex dan Ameera?" tanya Alex begitu mertuanya mengangkat telponnya.
"iya nak, papa masih di jalan. mulai saja dulu acaranya nanti papa menyusul." jawab Harsana, dia terlambat karena sebelumnya dia harus berdebat dulu dengan istrinya.
"baiklah.. tapi papa janji datang ya, Alex tidak mau mengecewakan Ameera pa." kata Alex.
"iya nak, papa pasti datang." jawab Harsana kemudian mematikan sambungan teleponnya.
.
.
"halo Amel Kamu apa kabar?" tanya Dio pada Amel yang duduk di samping kirana.
" Amel baik om Dio." jawab Amel tersenyum.
"dan ini Cantiknya om, om Dio kangen sekali." kata Dio, langsung menghadiahkan ciuman di seluruh wajah alea, membuat si kecil alea tertawa karena geli.
"pak Dio sudah, kasian nanti perutnya sakit terlalu banyak tertawa." kata kirana pada Dio.
"habisnya aku tidak tahan kira, dia terlalu gemas." jawab Dio sambil menciumi tangan alea.
"ehemm.. kalau gemas makanya cepat menikah kak Dio biar bisa membuat yang lucu seperti ini." kata Ameera yang baru datang bergabung.
__ADS_1
"bagaimana kalau ini buat aku saja Ra, nanti kamu buat lagi yang baru bersama Alex." jawab Dio tertawa.
"enak saja." kata Ameera menatap tajam Dio.
"ahahahha.. aku bercanda Meera." kata Dio menertawakan Ameera.
Setelah menelpon mertuanya alex pun menghampiri mamanya dan memintanya untuk memulai acaranya.
"ma.. acaranya di mulai saja, kasian anak-anak kalau terlalu malam." kata alex pada mama Mila.
"papanya Ameera sudah datang?" tanya mama Mila.
" belum ma, masih di jalan tapi tadi katanya dimulai saja tidak apa-apa nanti papanya Ameera menyusul saja." jawab Alex.
"baiklah mama mulai sekarang kalau begitu." kata Mama Mila.
Kemudian Alex menyusul istri dan anaknya, yang sedang duduk bersama Amel, Dio, dan Kirana.
"ayo sayang acaranya sudah mau di mulai." kata Alex mengajak istrinya untuk bergabung dengan yang lain.
"ayo mas." jawab Ameera.
"lex, aku disini saja ya tidak usah bergabung biar Alea dan amel disini bersama ku dari pada nanti dia rewel." kata Dio pada alex dan Ameera.
__ADS_1
"terserah kamu aja." jawab Alex malas, dia masih kesal dengan sepupunya itu.
"titip Alea dan amel ya kak Dio, kirana." kata Ameera sebelum pergi bersama Suaminya.