ANAK KEMBAR JENIUS

ANAK KEMBAR JENIUS
Bab. 16


__ADS_3

Kedua putra Bella adalah model, dari pakaian ternama, bahkan mereka memiliki sebidang usaha.


Nelson Hongli membuka dan membaca semua dokumennya, namun dia penasaran dengan nama kedua anaknya karena Bella Xia tidak menikah.


“ Apakah mereka berdua anak kandungnya?” Gumam Nelson.


“ Ya, mereka berdua adalah anak kandung dari Bella Xia.” Ungkap Evan.


“ Jadi Bella Xia memiliki dua orang putra tanpa terikat pernikahan.” Ucap lukas


Nelson Hongli termenung apakah jika dia memiliki seorang anak. Anak itu akan tumbuh hebat seperti anak Bella Xia!?


Nelson hanya bisa tersenyum getir mengingat apa yang terjadi dalam hidupnya, dia memiliki segalanya namun dia tidak memiliki satu orang pun putra, atau putri di sisinya.


“ Aaahh, apa yang aku pikirkan? dia hanya orang asing bagiku.” Nelson menepis segala pikirannya.


Disisi lain, Dean dan Dion masih berpikir, ke mana mereka akan pergi?


Dion bertanya, “ Dean bagaimana kalau kita jalan-jalan keliling kota Jincheng.”


“ Hmmmmpptt…” hanya kata itu yang terlontar dari mulut Dean.

__ADS_1


“ Dean berkata,” ayolah kita pergi ke Taman bermain saja aku ingin naik Tornado!”


“ Aku akan mengerjakan semua pekerjaan rumah, dan pekerjaanmu tapi kau harus membawaku ke tempat bermain!” Dion mencoba membujuk, dan melakukan penawaran dengan Dean.


“ Baiklah.” Ucap Dean.


Drttrrtt….dreeeet…


Sebuah pesan teks masuk ke ponsel Bella Xia. Berbunyi, “ Ibu, aku dan Dean akan pergi bermain ke taman bermain!”


“ Jangan khawatirkan kami, aku dan Dean bisa mengurus diri kami!”


Bella Xia membalas pesannya, “ Ya hati-hati, jangan terlalu jauh pergi bermainnya!”


Dean dan Dion pun pergi menuju tempat bermain menggunakan taksi.


Dua bersaudara itu saling mengobrol. “ Dean apakah kita perlu membeli mobil? agar kita tidak sulit mencari tumpangan! dan ibu tidak perlu lagi berangkat naik bus!” Tanya Dion.


Dean menjawab, dengan sinis dia berkata, “ Lalu jika kita membeli mobil siapa yang akan mengemudikannya?”


Dion sedikit termenung, dia berkata,” kau benar, usia kita belum cukup untuk memiliki mobil sendiri!”

__ADS_1


“ Ya, itu pun kau mengerti!” sahut Dean.


Setelah turun dari taksi, mereka menuju loket tiket, membeli tiket untuk masuk, dan kemudian bermain.


Dion sangat senang dan bahagia berada di sana, dia berlari ke sana kemari, menaiki berbagai wahana. Hingga Dion lelah, Dean pun mengajak Dion untuk pergi makan di sebuah restoran terdekat.


Saat mereka masuk ke sebuah restoran semua mata tertuju pada mereka berdua, saat Dean memanggil waiters, untuk memesan makanan dia begitu anggun, dan dingin, Dean memesan beberapa makanan, Dean dan Dion pun makan dengan anggun, dan elegan, mereka diperhatikan oleh semua orang yang ada di restoran.


“ Masih kecil namun sudah kelihatan aura mendominasinya!” Bisik seorang pengunjung.


“ Anak-anak itu begitu tampan dan anggun!”


“ Aku ingin melihat siapa ayah, dan ibu mereka?”


“ Mereka terlalu sempurna untuk wajah anak-anak!”


Tiba-tiba ada sepasang orangtua yang menghampiri Dean dan Dion.


Leon Hongli, dan Nyonya Hongli yang baru selesai makan di restoran itu, kembali berbalik ke dalam restoran, karena tidak sengaja melihat sosok Dean yang sedang sibuk dengan laptopnya. Mereka menghampiri Dean dan betapa terkejutnya Nyonya Hongli saat melihat Dean lebih dekat. Seluruh tubunya bergetar, kala melihat wajah Dean, wajah itu mengingatkannya pada seseorang.


Dukung author dengan cara; like, vote, dan komen ya guys. Terima kasih.🙏🥰😘🌹

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2