ANAK KEMBAR JENIUS

ANAK KEMBAR JENIUS
Bab. 52


__ADS_3

Nelson menjelaskan bahwa Dean sedang berada di rumah sakit. Bella yang mendengarnya seketika kakinya melemas, dia meminta alamat rumah sakit serta di kamar mana Dean di rawat.


Dia dengan panik meminta ijin pada atasannya, untuk pulang karena putranya sedang di rawat di rumah sakit, perusahaan pun mengizinkannya untuk pulang lebih awal. Bella naik taksi menuju rumah sakit tempat Dean dirawat.


Di Bangsal VVIP Dean sudah sadar dia bertanya pada Nelson. “ Apa yang menelepon itu ibuku?


“ Ya, itu ibumu. Dia sedang menuju ke sini, sepertinya dia sangat mencemaskanmu.” Jawab Nelson


“ Apakah kau bisa membantuku?”


Nelson terdiam sejenak seraya berkata. “ Apa yang kau inginkan dariku?” Tanya Nelson.


“ Aku mohon padamu jangan katakan apa pun pada ibuku, tentang penyakitku ini! Aku tidak ingin ibuku khawatir dan juga sedih,” ucap Dean seraya memohon. Kemudian berkata lagi, “ Aku sudah tahu sejak awal tentang penyakitku, dan kondisiku perlahan memburuk.”


Nelson terdiam dia tidak mempercayai perkataan anak yang ada di depannya ini.


“ Ini sudah berlangsung selama satu tahun, selama kami pindah ke sini,” lanjut Dean.


Nelson bertanya, “ Lalu bagaimana kau tahu tentang penyakitmu? Sedangkan kau tidak di dampingi oleh orang dewasa.


“ Tentu saja aku menggunakan uangku untuk menyewa seseorang untuk berpura-pura menjadi ibuku, setiap aku datang ke rumah sakit.

__ADS_1


Nelson kembali tercengang dengan apa yang di katakan olehnya. Dia benar-benar tidak bisa mempercayai semua itu.


Dengan suara yang sedikit bergetar Dean mengatakan kebenarannya. Namun Dean tidak menangis, dia memaksakan senyuman dalam raut wajahnya yang pucat pasi itu, membuat hati Nelson begitu hancur kala melihat dan mendengar ceritanya.


Nelson merasa sikap Dean sudah sangat dewasa, Nelson memegang tangan Dean seraya berkata dengan optimis. “ Bersabarlah, kau akan sembuh. Aku dan dokter akan berusaha mengobatimu, Nak.”


Dean tersenyum lembut seraya berkata. “ Kami sangat beruntung bertemu denganmu, bahkan dengan sekejap kau menjadi ayah kami.”


“ Lalu bagaimana dengan Dion? Apakah dia baik-baik saja?” Di saat sakitnya Dean masih menanyakan keadaan adiknya Dion.


Nelson berkata. “ Dion baik-baik saja, dia akan segera datang menemuimu,” ujarnya pada Dean.


Tok… tok… tok.. ketukan pintu terdengar.


Sandra hongli menghampiri Dean seraya bertanya dengan cemas. “ Bagaimana keadaanmu? Apa yang sekarang Dean rasakan?


Dean mengulas sebuah senyuman seraya berkata. “ Aku baik-baik saja, nenek tidak perlu khawatir. Maafkan aku karena sudah membuat kalian khawatir.”


Sandra Hongli mengusap punggung tangan Dean seraya berkata. “ Lekas pulih sayang, aku ingin berbincang dan bermain bersama lagi,” ujarnya pada Dean.


Dean hanya menganggukkan kepala seraya berkata. “ Tentu aku akan segera pulih dan keluar dari sini!” Nelson yang mendengarnya tersenyum getir, dia tidak bisa bicara apa-apa.

__ADS_1


Bella akhirnya tiba di Rumah Sakit.


Setelah sampai di rumah sakit Bella berlari menuju meja resepsionis, dia menanyakan di mana ruang VVIP atas nama Dean Xia? Sang perawat pun menjelaskan di mana kamar itu berada.


Bella segera menuju ruangan yang bertuliskan VVIP denga nama Dean Xia di bawahnya dan akhirnya dia menemukannya.


Saat Bella membuka pintu dengan kasar, Nelson seketika berbalik dan menoleh ke belakang, betapa terkejutnya Nelson melihat Bella datang dengan wajah yang berantakan karena berlarian ke sana kemari.


Nelson masih termangu, berusaha mencerna situasi apa yang sedang terjadi? Dalam batinnya berkata. “ Situasi apa ini?”


Begitu juga dengan Bella, hingga akhirnya Bella bertanya. “ Apa yang sedang Anda lakukan? Mengapa Anda berada di sini?”


Nelson menjawab. “ Putra sulungku sedang sakit, tentu saja aku menemaninya di sini!”


Dean yang menyadari kecanggungan di kamarnya lantas memanggil ibunya. “ Ibu.”


Udahan dulu yah. Jangan lupa like, vote, dan komen ya guys. Terima kasih. 🙏🥰🫶🌹🌹


Bersambung


__ADS_1



__ADS_2