
Napas Nelson yang memburu seakan membangkitkan gairah Bella, dia bahkan seakan menginginkan perlakuan yang lebih dari Nelson.
Nelson kembali mengecup lembut bibir Bella, Nelson semakin bernafsu kala lidahnya saling memagut di dalam mulut Bella.
Dengan sekejap mata, Nelson sudah membawa Bella ke sofa ruang kerja, mereka semakin bergairah. Nelson melepaskan t-shirt yang membungkus tubuhnya, namun saat mereka semakin bernafsu tiba-tiba. Dion masuk ke dalam ruang kerja di mana Bella dan Nelson berada.
Bella yang menyadari kehadiran Dion pun terperanjat kaget, bagaimana bisa putranya menonton adengan dewasa seperti ini? Nelson yang terdorong oleh Bella, bangkit dia seakan kesal dengan Dion yang sedang mengganggunya dan Bella. ( Marah sama author g berani, nanti mogok g mau nulis lagiπ)
Dia berlagak seperti tidak terjadi apa-apa, Nelson kembali mengenakan pakaiannya dan bertanya dengan nada dingin sedingin es.
β Apa yang membawamu ke sini?β Tanya Nelson.
β Kakek dan Nenek memintaku untuk membawa kalian , makan malam sudah siap.β Ucap Dion.
Dion merasa dia datang di saat yang tidak tepat, dia bahkan menutup setengah wajahnya menggunakan telapak tangan kecilnya.
β Baiklah, kau pergilah dulu, Ayah dan Ibumu akan menyusul sebentar lagi.β Nelson membisikkan sesuatu pada Bella, yang membuatnya ngeri adalah.
β Bersabarlah, nanti malam aku akan menggarapmu habis-habisan.β Seraya tersenyum penuh kemenangan. ( Awas author gangguππ»)
Bella meninggalkan Bella yang masih termangu, berusaha mencerna perkataan Nelson, hingga akhirnya dia tersadar. Namun Nelson sudah keluar, Bella merapikan pakaiannya yang sudah berantakan, setelah terlihat rapih dia pun keluar menuju meja makan.
Nelson bertanya pada kepala pelayan apakah Dean sudah bangun? Namun nyatanya dia masih tidur.
__ADS_1
Nelson pun memerintahkan kepala pelayan untuk mengantarkan makanan ke kamar Dean. Dia menuruni tangga melihat ke meja makan semuanya telah berkumpul untuk makan, saat Nelson sudah duduk di tempatnya Bella menanyakan Dean, Nelson hanya menjawab.
β Dean masih tidur biarkan saja, dia mungkin sangat lelah.β Jawabnya.
Semua orang kembali melanjutkan makan malam, di meja makan tak ada suara selain sendok, dan piring yang bergesekan. Sampai semua orang meninggalkan meja makan, dan menyisakan Bella sendirian.
Dia mencoba mengerjakan pekerjaan rumah namun, Nelson tidak membiarkannya melakukan itu, dia menghampiri Bela dan membawanya ikut berkumpul bersama di ruang keluarga.
Semua orang terlihat sangat bahagia malam ini, bahkan kedua orangtua Nelson tersenyum lebar kala mengobrol bersama Bella dan Dion.
Nelson meninggalkan mereka, Nelson menuju kamar Dean, ketika dia mendorong pintu, hatinya terasa sakit melihat Dean tidak bergerak sama sekali sejak dibaringkannya tadi siang.
Nelson menatap makanan yang masih utuh, dia pun mengalihkan pandangannya pada Dean yang masih tertidur. Dia menatapnya dengan tatapan yang sangat dalam, seketika dia teringat akan wajahnya yang sama persis dengan Dean saat Nelson seusinya.
β Tapi besok kau harus bangun.β Dean tetap tidur. Nelson meminta pada pelayan agar membereskan makanan agar tidak terlihat oleh Bella.
Ketika malam tiba Nelson mencari-cari Bella, Nelson ingin segera melampiaskan hastratnya yang tertunda. Kini Nelson penuh dengan gairah, dia mencari ke sana dan kemari dan akhirnya menemukan Bella yang sedang bersama Dion, dengan sigap Nelson memboyong Bella menuju ke kamarnya.
β Jangan bertanya karena aku tidak akan menjawabnya, dan juga jangan datang ke kamarku!β Serunya. Nelson memberi peringatan keras pada Dion.
Dion mengerti apa yang di maksud oleh Nelson, bahkan dia mengangkat tangannya yang menandakan isyarat Ok.
Nelson keluar dari kamar Dion dia menggendong Bella ala bridal, Bella sedikit meronta karena dia tidak ingin ada orang yang melihat Nelson membawanya seperti ini.
__ADS_1
Namun Nelson tidak akan membiarkannya begitu saj, saat sampai di pintu kamar Nelson membuka pintu dan kemudian menguncinya, dia perlahan membaringkan Bella dan mulai mencumbunya, Bella juga membalas ciumannya , kini keduanya sedang di liputi gairah.
Nelson bahkan semakin bernafsu kala melihat tubuh polos Bella, dalam benaknya tubuh Bella sangat sempurna untuk seorang wanita yang telah memiliki anak, dia benar-benar menggoda pikirannya. Dia bahkan merasakan sensasi yang tak pernah dia rasakan ketika bercinta dengan mantan istrinya Elena.
Samar-samar suara desahannya itu terdengar familier bagi Nelson, yang semakin membuatnya bernafsu. Mereka bergumul di ranjang dengan berbagai gaya sampai menjelang pagi, Bella sudah kelelahan sehingga Nelson menyudahi aktivitas malamnya bersama Bella.
Dia memyelimuti tubuh Bella yang polos tanpa sehelai benang pun menutupi bagian tubuhnya, Nelson memeluk Bella dan membisikka sesuatu dengan lembut dan menggoda. β Tidurlah, terima kasih untuk semuanya istriku.β Nelson mengecup kening Bella , sembari tidur di sampingnya.
Di pagi hari, Bella terbangun saat dia meraba pada samping tempat tidur Nelson sudah tidak ada di sampingnya, sejenak dia menatap ke kaca jendela, dia melihat matahari sudah tinggi dan Bella tercengang lagi ketika dia melihat jam yang menunjukkan pukul 12.30 siang.
β Nelson keterlaluan, dia tidak kenal lelah bahkan menggarap tubuhku habis-habisan sampai menjelang pagi dia baru berhenti.β Kesal Bella. ( Maklum Bella, sudah lama puasaπ€ͺ)
Ketika dia turun dari ranjang, Bella merasa bagian bawah tubuhnya serasa di tabrak mobil, rasa sakit membuatnya meringis. Ketika dia mencoba berjalan bagian intinya seakan tidak menginginkan Bella bergerak.
Bella mengaduh dan kembali duduk di atas tempat tidur, kebetulan Nelson masuk ke dalam kamar, dia melihat Bella yang kesakitan pun merasa sedikit bersalah karena mengajak Bella bercinta tanpa henti sampai menjelang pagi.
β Apakah sesakit itu? Tanya Nelson .Bella hanya menganggukkan kepalanya pelan.
β Makan lah terlebih dahulu, ini sudah mau lewat jam makan siang, setelah makan, aku akan membantumu membersihkan tubuhmu.β Seraya Nelson membawakan nampan makanan kehadapan Bella.
Nelson terus memandangi tubuh Bella yang menggoda itu, dia bahkan tersenyum puas karena sudah mengerjai Bella sampai dia tak berdaya, terlebih lagi banyak jejak percintaan semalam di tubuh Bella. Bella bahkan tersipu kala Nelson memandangnya dengan lembut.
Jangan lupa like, vote, komen dan hadiahnya ya guys. Terima kasih. ππ₯°π«ΆπΉπΉ
__ADS_1
Bersambung