
Setelah Nelson sampai ke alamat yang ditujukan, dia ingat sepertinya dia pernah ke gedung apartemen ini! Dan anak-anak pun turun dari mobil menuju unit apartemen, pelayan mulai menurunkan semua hadiah dari dalam mobil dan membawanya ke unit apartemen Dean. Sekarang di dalam apartemen penuh hadiah dari Nelson dan orangtuanya. Dan juga ada beberapa hadiah untuk Bella, Nelson hanya mampir sebentar lalu pergi menuju perusahaannya.
Di perusahaan ada sebuah keributan dan Bella pun terlibat di dalamnya, Bella dituduh telah menggoda manajer pemasaran, sehingga manajer yang bernama Edwin Le selalu datang ke meja Bella Xia saat makan siang di kantin kantor.
Lusi yang tidak terima Bella di perlakukan seperti itu oleh Yulia pun tidak tinggal diam, mereka beradu mulut dan saling jambak. Bella yang melihat itu segera melerai perkelahian, namun ketika dia berada di antara Yulia. Bella terdorong, dia sudah pasrah saat melihat ujung meja yang akan menghantam kepalanya jika dia terjatuh. Namun di saat dia akan menerima rasa sakit itu, ternyata dia tidak apa-apa.
Karena Presdir Nelson dengan sigap melindungi Bella dengan menarik tubuhnya sehingga Bella berada dipelukan Nelson.
Manajer desainer pun merasakan akan ada api kemarahan setelah ini. Dengan sigap Carla membubarkan semua orang yang berkumpul melihat pertunjukan itu. Bella, Lusi, dan Yulia semuanya terlihat sangat berantakan, namun pesona dan kecantikan Bella tidak ada yang bisa menandingi walau dalam keadaan yang berantakan.
Lusi dan Yulia dibawa ke ruang Manajer desainer, sedangkan Bella di bawa ke lantai paling atas kantor presdir. Evan membawa Ice pack dan obat-obatan ketika melihat kondisi Bella ada memar di pipinya, dan sudut bibirnya bahkan mengeluarkan darah.
Nelson hanya berkata. “ Apakah kau harus terlibat perkelahian? Bagaimana jika kau terluka?” Ucapnya.
__ADS_1
“ Bagaimana aku bisa membiarkan Lusi melawan omong kosong sendirian,” ucapnya.
“ Sudah, diamlah. Aku mengerti aku akan mencari siapa dalangnya?”
“ Sudahlah tidak perlu diperpanjang lagi, mungkin ini semua terjadi karena kesalahpahaman saja,” ucap Bella.
“ Bagaimana kalau kita makan malam?” Ajak Nelson.
Nelson pun memberi alamat restoran yang sudah di reservasi olehnya, Bella pun menyetujui makan malam itu. Sorenya Bella pulang kerja lebih awal. Saat dia memasuki rumah betapa kagetnya dia melihat banyak barang-barang mahal di rumahnya.
Bella di luar apartemen melihat apakah dia salah masuk rumah, namun saat dilihat nomor unitnya sudah benar, Bella kemudian memanggil anak-anaknya. Dean dan Dion pun menghampirinya.
Dion langsung berhambur ke pelukan ibunya, berbeda dengan Dean dia hanya mengecup lembut kening ibunya. Selamat datang,” ucapnya.
__ADS_1
Bella hanya terdiam tidak bisa berkata apa-apa melihat sikap Dean seperti seorang kekasih baginya. Bella kemudian memeluk, mencium kedua putranya dan berkata. Selamat ulang tahun anak-anakku sayang, dan kemudian bertanya. “ Semua barang ini kalian dapatkan darimana?”
Dean tidak menjawab pertanyaan ibunya, Dion memberi tahu Bella bahwa ada seseorang yang ingin kami memanggilnya ayah. “ Bahkan paman itu mengadakan pesta ulang tahun untuk kami semalam. Aku sangat menyukai paman itu ibu,” Dean yang mendengar pernyataan adiknya itu langsung terbatuk-batuk.
Bella Xia bertanya. “ Siapa nama paman itu?”
Dion yang menjawab, “ Nelson Hongli,” ucapnya.
“ Nelson Hongli?” Di dalam benak Bella hanya terpikir, dia adalah seorang presdir yang dingin terhadap orang lain. Mungkin nama saja yang sama. Dia menepis segala pikirannya. Bella tidak meneruskan pertanyaannya kepada kedua putranya.
Jangan lupa; like, vote, dan komen ya guys. Terima kasih. 🙏🥰🌹🫶
Bersambung
__ADS_1