ANAK KEMBAR JENIUS

ANAK KEMBAR JENIUS
Bab. 43


__ADS_3

Bella segera berlari ke kamar mandi. Nelson yang melihatnya hanya tersenyum lembut, menatap tingkah laku Bella.


Bella telah selesai mandi dia kemudian membuka lemari dan melihat ada banyak pakaian wanita di dalamnya. Ada juga pakaian dalam yang masih baru dan masih ada merknya.


Dia sangat terkejut ketika melihat harga pakaian dalam itu. “ Apa ini? Mengapa begitu mahal?” ucapnya yang sedikit terkejut.


Dia mengambil satu set pakaian dalam dan sebuah gaun selutut dengan warna cream, yang terlihat cantik ketika di kenakan oleh Bella.


Dia merias sedikit wajahnya agar terlihat lebih segar, ketika Bella menuruni anak tangga para pelayan melihat calon nyonya mudanya itu sangat memesona, kecantikannya sungguh tiada bandingannya.


Semua orang terpana oleh ke anggunan dan kecantikan Bella, tak terkecuali Nelson. Pandangannya tak lepas dari Bella. Dia seraya tersenyum mempersilahkan Bella duduk di sebelah kursinya.


Bella merasa semua orang memandangnya, Nelson hanya menganggukkan kepalanya dan para pelayan serta pekerja segera meninggalkan ruang makan menyisakan mereka berdua.


Semua makanan telah tersaji, ada berbagai makanan yang dihidangkan di meja, Bella memakan makanannya, Nelson menambahkan daging dan sayuran ke dalam mangkuk Bella, kemudian berkata. “ Makanlah lebih banyak,” ucapnya.

__ADS_1


Agar Bella makan lebih banyak, tak henti-hentinya Nelson memandang Bella. Bahkan ketika makan pun Nelson dan Bella terlihat anggun.


Setelah selesai sarapan mereka mengobrol di ruang tamu, kepala pelayan datang menghampiri dan memberikan sebuah sup pereda pengar untuk Bella agar dia merasa lebih segar.


“ Silahkan nona di nikmati,” ucapnya.


Bella dengan senang hati menerimanya seraya mengucapkan. “ Terima kasih,” ucapnya pada kepala pelayan.


Nelson hanya tersenyum dia merasa tidak salah memilih Bella untuk jadi pendampingnya, selain cantik dia juga memiliki attitude yang sangat baik.


Bella bangkit dari duduknya, seharusnya pagi ini dia berangkat ke perusahaan lebih pagi namun dia sendiri lupa. Bella berpamitan pada Nelson untuk pergi bekerja, dia terlihat panik.


Nelson hanya berkata. “ Kau tidak perlu panik begitu, kau bahkan bisa datang ke perusahaan siang hari pun tidak akan ada yang menegurmu,” ucapnya.


Namun Bella tidak menerima semua itu, dia berkata dengan tegas. “ Maafkan saya Presdir. Urusan pribadi dan pekerjaan itu berbeda. Jangan samakan semua urusan yang ada,” ucapnya.

__ADS_1


Nelson yang mendengar ucapannya sungguh bangga pada Bella. Dia bahkan tidak memanfaatkan kekuasaan Nelson. Dia tersenyum seraya berkata.


“ Aku tahu. Aku akan mengantarmu, ayo.” ucapnya. Seraya bangkit dari duduknya.


Sopir sudah menunggu di depan mansion, Bella dan Nelson pun pergi bersama menuju perusahaan. Bella baru pertama kali di perlakukan begitu terhornatnya selama sembilan tahun yang lalu. Dia benar-benar tidak menyangka bahwa Nelson adalah pria yang perhatian dan hangat.


Kembali ke Dean dan Dion.


Di sisi lain, Dean san Dion membeli sebuah apartemen kecil untuk tempat merekaI belerja sebagai pemrograman, ruangan itu dipenuhi dengan perangkat komputer dengan teknologi yang canggih.


Mereka bekerja semalaman karena sebuah virus menyerang terus menerus seperti kanker, bahkan mereka tidak tidur untuk memperbaiki sistem, ketika menjelang pagi akhirnya Dean bisa menyelesaikannya.


“ Akhirnya selesai,” ungkapnya lega.


Mereka pun beristirahat untuk mengistirahatkan mata dan otaknya yang bekerja semalaman tanpa istirahat.

__ADS_1


Dukung author dengan cara; like, vote, dan komen ya guys. Terima kasih.🙏🥰🫶🌹


Bersambung


__ADS_2