ANAK KEMBAR JENIUS

ANAK KEMBAR JENIUS
Bab. 54


__ADS_3

Sudah hampir dua minggu Dean di rumah sakit. Nelson maupun Bella bergantian menjaga Dean, kondisi Dean juga semakin stabil, beberapa hari yang lalu hasil lab dan CT-Scan Dean sudah keluar, namun Bella tidak mengetahui bahwa Dean menderita kanker otak stadiun satu, yang sangat mematikan jika tidak segera mendapatkan perawatan.


Bahkan dokter mengatakan akan sangat sulit untuk dilakukannya operasi, resikonya sangat besar, mengingat letak sel kankernya berada di batang otak. Nelson meminta kepada dokter agar tidak memberitahu Bella yang sebenarnya karena Dean yang memintanya sendiri.


Dua hari yang lalu Nelson sangat cemas memikirkan bagaimana dia akan menjelaskan situasinya pada Dean, namun hal tidak diduga Dean sudah mengetahui penyakitnya, bahkan dia mengerti tentang segala resikonya dengan santainya dia berkata.


“ Aku sudah tahu segalanya, Ayah tidak perlu bingung bagaimana mengatakan semuanya padaku?” Dengan begitu tenangnya, seraya memakan apelnya.


“ Jangan terlalu dipikirkan, sudah aku katakan bukan sudah setahun yang lalu, aku sudah tahu kondisi tubuhku sendiri. Aku tidak selemah yang kau pikirkan ayah, apakah ibu mengetahuinya?” Tanya Dean sedikit cemas.


“ Tidak, ibumu tidak tahu.” Jawab Nelson.


“ Baguslah, setidaknya ibuku tidak akan cemas dan khawatir lagi.” ucap Dean.


“ Ayah kapan aku akan keluar dari sini?” Dean merasa dirinya sudah pulih jadi dia ingin segera pulang ke rumah.


“ Mungkin dua hari lagi, jika kondisimu lebih stabil kau akan dipulangkan dari sini,” Nelson melihat Dean dengan tidak berdaya seraya mengusap kepalanya,” kau akan baik-baik saja.


“ Aku ingin jalan-jalan, bisakah ayah membawaku pergi? Dean sedikit memohon pada Nelson.


“ Tentu saja, Ayah akan menemani ke mana pun kau pergi,” jawab Nelson seraya mempersiapkan kursi roda untuk Dean, namun Dean tidak ingin menggunakannya, dia hanya ingin berjalan kaki.


Nelson hanya bisa menurutinya tanpa berdaya, Nelson berbicara dengan Dean sambil berjalan di taman rumah sakit, dia memberitahu Dean bahwa dia dan ibunya Bella akan menikah.


Dean yang mendengarnya sangat bahagia, setidaknya jika dia pergi meninggalkan ibunya, dia bisa pergi dengan tenang karena ada Nelson yang akan menjaganya. Nelson yang melihat Evan sekretarisnya, meminta Dean untuk menunggunya sebentar. Karena ada yang mau di bicarakan pada Evan.

__ADS_1


Ketika Nelson pergi bersama Evan, Bella menghampiri Dean dan membawa kotak makan yang berisi buah-buahan, dia bertanya ke mana perginya Nelson? Dean mengatakan bahwa Nelson pergi bersama tuan Evan. Dan meminta untuk menunggunya di sini.


Tiba-tiba ada seorang wanita muda menghampiri Bella dan Dean. Ya, dia adalah Yeni Xia kakak perempuan satu ayah beda ibu, Ayahnya berselingkuh dengan wanita lain ketika masih bersama dengan ibu Bella.


“ Bella… kau benar Bella.” seru Yeni. “ Siapa anak ini? Ah, aku tahu dia adalah anak haram dari hasil hubungan gelapmu dengan laki-laki itu!”


“ Jaga mulutmu Yeni, Kau sama saja seperti sepuluh tahun yang lalu dasar wanita ******,” umpat Bella.


“ Ibu siapa orang ini? Kenapa dia berbicara seperti itu padamu?” Dean sedikit kebingungan.


“ Dia bukan siapa-siapa sayang, sebaiknya kita pergi tidak ada hal baik yang bisa kita dapatkan dengan meladeni orang seperti ini!” Seraya meninggalkannya.


Tiba-tiba Yeni mendorong Bella hingga dia terjatuh, Dean yang melihatnya pun segera membantu Bella untuk bangkit.


“ Apa yang kau lakukan? Kenapa kau bersikap kasar pada ibuku?” Dean dengan tubuh tegap menghadang Yeni yang ada di depannya.


Dia yang mengejek Bella habis-habisan itu seakan menang dari Bella, karena pada akhirnya yang menikah dengan Mario adalah dirinya.


Bella sangat marah dia dengan berani menampar Yeni seraya berkata. “ Kau yang wanita ******, bahkan kau rela membuat dirimu jadi pelacur untuk memdapatkan Mario. Kau wanita yang tidak tahu malu, bahkan tunanganku kau rebut dengan cara kotor. Kau pikir aku tidak tahu yang membuatku mabuk dan tidur dengan lelaki yang tidak aku kenal itu adalah ulahmu dengan ibumu, ternyata ibu dan anak sama-sama wanita ******!” Seru Bella, kembali memaki Yeni.


“ Apa yang kau katakan dasar wanita sialan.” Yeni bergegas menghampiri Bella ingin baku hantam.


Bella di tampar dan di dorong oleh Yeni, Dean yang melihat kejadian itu di depan matanya berusaha melerai perkelahian itu, namun nahas Dean malah terlempar dan kepalanya mengalami benturan.


Bella yang melihatnya segera mendorong Yeni, namun Yeni kembali mendorongnya, Bella yang kehilangan keseimbangannya sudah pasrah ketika akan jatuh dan mengenai batu besar yang ada di bawahnya.

__ADS_1


Bella memejamkan matanya siap menerima rasa sakit itu, namun nyatanya dia tidak merasakannya karena tiba-tiba Nelson dengan sigap menangkap tubuh Bella sehingga dia tidak terjatuh.


Yeni yang mengenal wajah Nelson Hongli segera memperbaiki penampilannya, dia juga menyapa Nelson dengan anggun dan manis, dia berharap jika dirinya memiliki kesan yang baik di hadapan Nelson Hongli.


“ Apa kau tidak apa-apa? Apa yang sedang terjadi di sini?” Tanya Nelson.


Yeni dengan tidak tahu malu memperkenalkan dirinya bahwa dia adalah nona besar di keluarga Xia, dia mengatakan bahwa Bella lah yang memulai pertengkaran dengannya.


Bella menundukkan kepalanya, seraya berkata. “ Wanita ini memanggil Dean dengan sebutan anak haram dan juga anak sial. Aku sebagai ibu tidak bisa menerima dia menghina putraku.”


Nelson yang mendengarnya seakan dia ingin merobek mulut Yeni agar tidak berbicara sembarangan. Yeni tanpa sadar menyentuh batas sabar Nelson yaitu Bella dan anak-anaknya.


Nelson sangat marah, wajahnya yang dingin, aura di sekitarnya seketika berubah jadi sangat mencekam, Bella berusaha menjelaskan semuanya, Namun Nelson menghentikannya.


Yeni yang mendengarnya tersenyum puas bahwa sepertinya tuan muda Nelson lebih berpihak padanya. Namun kenyataannya adalah Yeni yang telah menyinggung Nelson. Saat Nelson hendak memberi pelajaran pada Yeni, dia di kagetkan dengan teriakan Evan.


“ Presdir… “ pandangan Nelson dan Bella tertuju pada Dean yang bersimbah darah.


“ Sepertinya kepalanya terbentur,” teriak Evan.


Nelson segera berlari dan bergegas menggendong Dean kembali ke kamarnya, seraya berkata. “ Aku tidak akan memaafkanmu jika sesuatu terjadi pada putraku,” ucapnya.


“ aku tidak akan melepaskanmu, aku akan kejar sampai ke ujung dunia sekalipun, camkan itu!” Seru Bella melayangkan ancaman padanya.


Jangan lupa like, vote, dan komen guys. Terima kasih.🙏🥰🫶🌹

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2