ANAK KEMBAR JENIUS

ANAK KEMBAR JENIUS
Bab. 51


__ADS_3

Sopir pun segera menuju ke rumah sakit Hongli Group agar Dean segera mendapatkan perawatan. Di depan pintu kedua orangtua Nelson yang baru saja sampai melihat putranya berlari sambil menggendong seorang anak, ikut mengejar mobil yang dikendarai Nelson dan menuju rumah sakit.


Leo Hongli sangat khawatir, apa yang membuat Nelson begitu panik? Siapa yang di gendong Nelson, Dean atau Dion? Di dalam mansion semua orang ikut panik dan khawatir dengan keadaan Dean.


Dion tidak tahu tentang apa yang terjadi, hingga akhirnya kepala pelayan menceritakan apa yang terjadi pada Dion, tuan muda meminta Dion untuk menunggu sebentar. Jika keadaan Dean sudah membaik Dion akan diantarkan ke rumah sakit.


Setelah 20 menit berkendara akhirnya Nelson dan Dean sampai di rumah sakit, dia membawa Dean ke UGD untuk mendapatkan penanganan namun di sana tidak ada dokter yang berjaga hanya perawat. Nelson marah melihat pelayanan rumah sakit yang buruk, melihat Dean kesakitan membuat Nelson semakin emosi, “ Tolong, tolong putraku! Aku mohon.” Nelson meminta dokter untuk segera menangani Dean namun dokter itu berdalih sedang sibuk.


Padahal dia hanya melihat laporan pasien, Nelson mengambil ponselnya, dan menekan beberapa nomor lalu menghubunginya, “ Halo, aku Nelson, aku sekarang ada di bawah. Tolong segera kemari!” Nelson semakin murka, Nelson menghubungi pimpinan rumah sakit.


“ Tuan muda, ada apa? Apa? Pimpinan Rumah sakit terkejut mendengar penjelasan Nelson, dia pun menghubungi dokter-dokter yang sedang berjaga untuk segera menuju ruang UGD di mana Nelson berada.

__ADS_1


Semua dokter mengikuti pimpinan rumah sakit ke ruang UGD, para perawat pun tidak mengetahui apa yang sedang terjadi kenapa semua dokter berada di ruang UGD. Pimpinan Rumah Sakit seketika mengetahui keberadaan Nelson, dia membungkuk hormat pada Nelson. “ Tuan muda,” ujarnya.


Namun dia merasakan ada sesuatu yang salah, raut wajah dan aura Nelson sangat menakutkan bahkan dia tidak berani menatap mata Nelson. “ Segera beri perawatan pada putraku. Jangan biarkan dia menunggu terlalu lama,” pinta Nelson pada pimpinan rumah sakit. Seraya menunjuk Dean yang terbaring.


Para dokter semakin terkejut mendengarnya, pimpinan pun segera memeriksa keadaan Dean, dokter jaga pun dengan sigap mempersiapkan peralatan yang di butuhkan untuk pemeriksaan. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan pertama Dean dianjurkan untuk menginap di rumah sakit untuk melakukan serangkaian tes lagi. Mengingat kondisinya cukup serius.


Nelson mengurus administrasinya, dia meminta agar Dean di tempatkan di ruang VVIP agar Dean merasa nyaman. Dean sudah di pindahkan ke kamarnya. Nelson hanya menatap Dean yang sedang tertidur.


Orangtua Nelson yang sampai di rumah sakit pun mencari Nelson, dan akhirnya menemui mereka dan bertanya. “ Apa yang terjadi?” Tanyanya pada Nelson.


Di Perusahaan Hongli Group

__ADS_1


Suasana kantor di jam makan siang, seperti biasanya sudah satu bulan ini Nelson selalu mengirimkan makanan pada Bella, terkadang Bella yang menemuinya di ruangan presdir di tempatnya bekerja, hubungan Bella dan Nelson sudah mulai ke jenjang yang lebih serius bahkan jika kedua putra Bella menyetujui, Bella dan Nelson sudah dipastikan mereka akan menikah.


Hari ini Nelson tidak ada di perusahaan, dia juga tidak menghubungi Bella siang ini entah mengapa? Biasanya Nelson selalu mengiriminya pesan.


Bella juga memikirkan kondisi Dean, pagi ini dia mendengar suara Dean sangat lemah dan nada suaranya begitu lirih. Perasaan Bella sangat tidak enak, dia pun memutuskan untuk menghubungi Dean, karena ponsel Dion tidak aktif Bella pun mencobanya.


Tuuut…tuuut…tuuut..


Setelah berapa lama akhirnya teleponnya tersambung, namun Bella sedikit kaget karena yang menjawab panggilannya adalah seorang pria bukan Dean.


“ Halo, apakah ini ibu dari Dean dan Dion? Jika benar, saat ini Dean sedang berada di rumah sakit S. Sebaiknya Anda segera datang kemari.” Pinta Nelson di seberang telepon.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote, dan komen ya guys. Terima kasih 🙏🥰😘🫶🌹🌹


Bersambung


__ADS_2