
Nelson bertanya. “ Apakah kamarnya sudah siap?”
Kepala pelayan pun menganggukkan kepalanya.
Nelson bergegas masuk ke dalam mansion, dia memasuki kamarnya dan membaringkan Bella di tempat tidurnya.
Nelson meminta beberapa pelayan untuk membersihkan tubuh Bella dan mengganti pakaiannya, setelah selesai Nelson masuk ke dalam kamar.
Dia menatap wajah Bella yang tertidur pulas, dalam batinnya. “ Di saat tidur pun dia tetap terlihat cantik.”
Di dalam mansionnya pun tersebar rumor bahwa tuan muda membawa pulang seorang wanita yang sangat cantik. Bahkan lebih cantik dari nona Elena Shen.
Semua menerka-nerka siapakah wanita itu? Dan apa hubungannya dengan tuan muda? Bahkan tuan muda merelakan tempat tidurnya di tempati orang lain, sungguh beruntung wanita itu.
Kepala pelayan yang mendengar rumor itu pun memperingatkan mereka agar berhenti menyebarkan rumor dan berhenti mengusik tuan muda.
“ Berhentilah bicara omong kosong, jika tidak ingin cepat di pecay,” ucapnya.
Semua orang pun seketika berhenti berbicara, mereka menutup mulut mereka rapat-rapat. Namun ada seorang pelayan yang memberikan informasi Kepada Nyonya besar, bahwa tuan muda membawa pulang seorang wanita bahkan menempati kamar tuan muda.
__ADS_1
“ Nyonya Anda harus tahu ini, tuan muda membawa seorang wanita pulang,” ucapnya.
Sandra Hongli yang mendengarnya merasa senang, jika putranya dekat dengan seorang wanita. Namun dia harus mencari tahu siapa wanita yang mendapatkan hati putranya itu?
Di sisi lain Nelson membuka laptopnya dan mengerjakan pekerjaannya sembari menjaga Bella hingga tengah malam. Nelson mengecup kening Bella dan mengelus kepalanya dengan lembut kemudian pergi tidur di kamar yang berada di sebelah kamarnya.
Di pagi hari Nelson sudah terbangun dan sudah berpakaian rapi, dia masuk ke dalam kamarnya melihat Bella masih tertidur. Dia menghampirinya dan duduk di samping tempat tidur, seraya mengecup keningnya dan berkata dengan sangat lembut di telinga Bella.
“ Bangunlah. Apakah kau tidak ingin bangun?” Bisiknya.
Tiba-tiba Bella terbangun, kedua matanya melakukan kontak mata dengan mata Nelson, dengan mata yang masih mengantuk berkata. “ Selamat pagi!”
“ Aaahhh….” Teriaknya.
Bella bahkan membungkus tubuhnya dengan selimut dan bertanya. “ Di mana aku? Apa yang kau lakukan? Teriaknya.
Nelson berkata. “ Aku membawamu ke rumahku. Karena ku pikir tidak baik jika kau dalam keadaan mabuk, di rumah sendirian,” ucapnya.
Nelson berusaha menenangkan Bella bahwa semalam dia membawanya ke mansion karena khawatir meninggalkan Bella sendirian di rumah.
__ADS_1
Nelson menjelaskan bahwa anaknya tidak pulang ke rumah. “ Kedua putranu tudak pulang ke rumah,” ucapnya.
“ Kenapa aku memakai pakaian ini? Ini bukan pakaianku? ucap Bella.
Nelson sedikit tersenyum dan menggodanya, dia mendekati Bella dan berbisik di telinganya menyebabkan jantung Bella berdebar-debar. Dia tidak tahu perasaan apa ini?
Namun ketika pikiran Bella melayang, semuanya terhenti ketika Nelson berkata bahwa yang mengganti pakaiannya adalah pelayan wanita.
Wajah Bella memerah dia merasa malu, pelayan itu pasti melihat semua bagian tubuhnya. Bella menggeleng-gelengkan kepalanya menepis pikirannya.
“ Pergilah mandi, aku menunggumu di meja makan,” ucap Nelson.
Nelson kembali mengecup bibirnya seraya berkata. “ Morning kiss.”
Bella yang masih termangu kembali mencoba mencerna apa yang terjadi? Nelson sudah beranjak keluar kamar lalu berkata.
“ Di dalam lemari ada beberapa pakaian wanita, pilihlah yang menurutmu cocok denganmu. Aku menunggumu di meja makan.” ucapnya.
Dukung author dengan cara; Like, vote, dan komen ya guys. Terima kasih. 🙏🥰🫶🌹
__ADS_1
Bersambung