
Nelson masih kaget kembali termangu, dan tidak bereaksi ketika Dean memanggil Bella sebagai ibunya.
“ Ibu, apa yang terjadi denganmu? Kenapa kau sangat berantakan? Dean memberondong pertanyaan kepada ibunya.
Bella mengeluarkan sapu tangannya untuk menghapus keringat di wajahnya seraya berkata. “ Bagaimana bisa aku memikirkan penampilanku jika kau berada di rumah sakit Nak?”
“ Apa yang terjadi, di mana Dion?” Bella balik bertanya pada Dean. Bella meminta Dean untuk menjelaskan semuanya. Namun dengan santainya, sedikit mengejek dia mengabaikan pertanyaan ibunya.
“ Ayah perkenalkan ini ibuku. dan ibu, ini adalah paman Nelson yang ingin menjadi ayah kami.”
Bella yang mendengar ucapan putranya itu tidak bereaksi, dia berpikir keras bagaimana bisa putranya memanggil Nelson dengan sebutan ayah dengan begitu gamblangnya?
Bella ingin menegur Dean namun di hentikan oleh Nelson, “ Jangan memarahinya, dia sedang sakit. Sebaiknya kita keluar,” Nelson menenangkan Bella bahwa Dean sedang sakit dan memintanya keluar untuk membicarakan tentang kondisi Dean saat ini.
Bella menurut dan mengikuti Nelson keluar dari kamar menuju taman yang berada di atap gedung, Dean di titipkan pada perawat untuk menjaganya.
Sedangkan di mansion Dion meminta untuk pergi ke rumah sakit. Dia terus merengek, kepala pelayan mencoba menghubungi Nelson, namun tidak ada jawaban sama sekali.
Ponsel Nelson tertinggal di dalam kamar Dean, kepala pelayan pun mencoba menghubungi Nyonya besar setelah tersambung dia menjelaskan situasi di mansion. “ Tuan kecil ingin pergi ke rumah sakit.” ucapnya.
Setelah Sandra Hongli menyadari situasinya, dia pun mengizinkan Dion untuk datang ke rumah sakit dan meminta sopir yang lain mengantarkan Dion.
Di sisi lain Nelson sedang menjelaskan apa yang terjadi pada Dean, namun Nelson tidak bisa memberitahunya secara detail karena pemeriksaan terhadap Dean belum selesai.
Bella yang mendengarnya merasa hatinya sangat hancur, bagaimana dia bisa mengabaikan putranya yang sedang sakit? Dan lebih memilih untuk menghabiskan waktunya untuk bekerja, Bella sangat menyesal dia menangis sejadi-jadinya di pelukan Nelson.
__ADS_1
Dean yang di tinggal perawat sebentar di dalam kamar sedang merintih kesakitan, dia bahkan tidak mengeluarkan suara sedikit pun. Kedua orangtua Nelson yang baru tiba dari luar melihatnya dari kaca kecil pintu begitu kaget. Mereka segera masuk ke dalam seraya membawa Dion.
“ Apa yang terjadi? Bagian mana yang sakit?” Mereka bertanya dengan panik.
Dean yang tadinya merintih seketika ceria menatap dengan tersenyum. Saat melihat adiknya masuk, Dion yang berlari berhambur memeluk Dean, dengan antusias Dean menyambut pelukan adiknya.
Dean merasa bahagia karena Nyonya besar dan Tuan besar membawa adiknya. Sekarang bahkan Dean tidak terlihat sakit, dia sedikit tertawa karena lelucon yang di lontarkan oleh Dion, jam sudah menunjukkan pukul 13.00 siang waktunya Dean istirahat, semua orang meninggalkan ruangannya.
Saat Nelson dan Bella kembali dia melihat Dion sedang duduk di kursi tunggu. Bella segera memeluknya seraya berkata. “ Apa kau baik-baik saja, Nak?”
Dion hanya menganggukkan kepalanya, Dion yang melihat Nelson pun berkata. “ Ayah bagaimana kau bisa bersama ibuku?”
Nelson menjelaskan kepada Dion bahwa dirinya dan Bella ibunya sudah saling mengenal satu sama lain. Bahkan dia berencana untuk menikahi ibunya. Dion bersorak gembira, bagaimana tidak? Dia begitu menginginkan Nelson menjadi Ayahnya. Dia ingin segera memberitahu kabar gembira ini pada kakaknya.
Saat pertama kali mereka melihat Bella kedua orangtua Nelson tidak mempersalahkannya, mereka bahkan ikut berbahagia karena Bella adalah ibu dari Dean dan Dion.
Mereka sangat mendukung Nelson untuk bersama Bella, Sandra Hongli bahkan tidak menanyakan asal-usul keluarganya, mengingat kedua putranya saja memiliki perilaku yang sangat baik, Sandra Hongli bahkan meminta mereka agar segera menikah.
“ Kau sangat cantik Bella, pantas saja Dean dan Dion sangat tampan,” ucap ibu Nelson
“ Terima kasih Nyonya, saya minta maaf atas nama anak-anak karena sudah merepotkan Anda sekeluarga, saya sungguh minta maaf,” ucap Bella sambil membungkukkan tubuhnya di depan kedua orangtua Nelson.
Orangtua Nelson segera menghampiri Bella, dia memeluknya seperti putri kecilnya dengan penuh kasih sayang. Tiba-tiba tangis Bella pecah kala mendapat perlakuan yang hangat dari orang lain.
Nelson yang menatap mereka merasa bahagia, bagaimana tidak? Dia bisa hidup bersama anak-anak yang di harapkannya menjadi putranya itu akan menjadi kenyataan, jika Nelson menikahi Bella otomatis nama belakang mereka akan memiliki marga keluarga Hongli.
__ADS_1
“ Kalian pergilah ke restoran terdekat mencari sesuatu untuk kalian makan, ibu dan ayah akan menunggu Dean di sini selagi kalian pergi makan.”
“ Setelah kembali ibu akan membawa Dion pulang ke rumah, bagaimana?” Sandra bertanya kepada Nelson dan Bella, namun mereka saling memandang dan serempak berkata tidak.
“ Tidak ibu, sebaiknya kalian pulang sekarang dan beristirahatlah, bawa Dion bersama juga, dia pasti lelah dengan semua yang terjadi hari ini,” ucap Nelson. sambil memegangi tangan Dion dia berkata.
“ Pulanglah bersama kakek dan nenek, istirahatlah di rumah, ayah dan ibumu akan menjaga Dean di sini, jadi Dion harus menunggu di rumah dengan patuh,” Nelson berkata seraya mengelus puncak kepala Dion dengan lembut.
“ Baiklah, Nak! Ibu dan Ayah akan pulang bersama Dion, hubungi kami jika terjadi sesuatu di sini.” Seraya mengelus pundak Bella ibu Nelson berkata bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Waktu sudah menunjukkan waktunya makan malam, Dean di bangunkan untuk makan, namun Dean hanya makan sedikit, setelah meminum obat dia kembali tidur. Nelson membawa makanan untuk Bella karena sedari tadi dia tidak makan apa-apa.
“ Makanlah, aku membawakan beberapa makanan untukmu,” peritah Nelson, seraya menyodorkan kotak makanan pada Bella.
“ Terima kasih Nelson, terima kasih banyak untuk semua yang telah kau lakukan untuk kami,” ucap Bella.
“ Tentu saja aku akan melakukan apa pun untuk kalian.” ucapan Nelson seakan menyentuh dasar hatinya.
Bella pun memakan makanannya, setelah selesai makan Nelson membiarkan Bella beristirahat sedangkan Nelson menjaga Dean. Nelson menggendong Bella ala Bridal lalu lalu membaringkannya di tempat tidur di ruangan satunya.
Nelson mengecup mesra bibir tipis Bella yang tertidur dan juga mengecup lembut keningnya, Nelson pun pergi meninggalkan Bella yang tertidur.
Jangan lupa like, vote, dan komen ya guys. Terima kasih.🙏🥰🫶🌹
Bersambung
__ADS_1