Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 115. Kevin VS Kaisar


__ADS_3

"Xi Lin, karena itu adalah tempat kakak, itu adalah tempat yang terbaik untuk saat ini. Lalu, karena kakak tidak memberitahukan masalah ini padaku, aku yakin kakak memiliki rencananya sendiri."


"Tapi nona, bagaimana jika si kembar merengek untuk menemui anda?"


"Tidak mungkin. Aku tahu bukan aku lah yang mereka ingin temui sebenarnya. Kamu tenang saja. Masalah anak-anak serahkan pada kakak. Apapun yang kakak minta kamu lakukan, lakukan saja." Tania yakin jika kakaknya ini memiliki rencana dengan kedua anaknya ini. Ia tahu jika kakaknya juga mengetahui apa yang dia khawatir kan. Ia yakin kakaknya tidak akan mungkin membiarkan keduanya bertemu dengan ayah mereka tanpa izinnya.


"Maksud nona... Daddy mereka?" Tanya Xia Xi Lin ragu. Meskipun Tania tidak pernah menceritakan masalah ayah kandung anak kembar yang diasuhnya itu, namun ia mengetahui jika laki-laki itu masih hidup dan berada di negara asal Tania melihat bagaimana Tania menentang keduanya ikut pergi dengannya.


"Mm... Aku tahu bagaimana kedua anak itu. Jadi jangan khawatir."


"Baik nona."


"Baiklah. Aku masih harus bekerja. Tolong jaga mereka untukku." Tania mengakhiri panggilannya.


"Ya nona. Sampai jumpa."


Tania menghela napas dalam. Ia sangat merindukan kedua buah hatinya, namun dia tidak bisa sembarangan menemui mereka saat ini. Ia harus kembali fokus pada pekerjaannya. Melihat progres yang sangat baik, seharusnya satu atau dua bulan lagi ia sudah bisa kembali.


Seperti yang diduga oleh Kaisar dan Kaylee, Arsya tidak berani memberitahu Tania jika ia telah membawa Kaisar dan Kaylee datang ke Indonesia. Jadi dia harus bertanggung jawab atas keduanya saat ini. Lagipula ia telah mengambil cuti selama tiga hari sebelumnya.


Pagi keesokan harinya, Arsya sudah datang dan menjemput Kaisar dan Kaylee di apartemen mereka. Rencananya, ia akan membawa kedua anak ini berjalan-jalan di beberapa tempat yang menarik.


"Paman, dimana mami?" Tanya Kaylee dengan mata cerahnya saat melihat Arsya di depan pintu.


"Eh... Mami kalian sibuk hari ini. Jadi biarkan paman membawa kalian berjalan-jalan di taman. Bagaimana?" Arsya menjawab dengan senyum lebarnya untuk menutupi kegugupannya.


Kaylee tampak cemberut. 1Sedangkan Kaisar terlihat dingin seperti biasanya. Kedua anak ini kemarin merengek padanya untuk membawanya menemui ibu mereka. Sekarang, mereka sudah sampai di sini namun masih juga tidak dapat bertemu dengan ibu mereka, mereka tidak akan curiga kan?


"Huh? Oke paman. Tapi paman harus membawa kami bersenang-senang hari ini untuk menggantinya." Kaylee memberikan jari kelingking tangan kanannya untuk membuat Arsya berjanji.


"Uh oke!" Arsya berseru senang. Ia mengaitkan jari kelingking nya dengan kelingking Kaylee.


"Xia Xi Lin, apakah semua sudah siap?" Tanya Arsya mengalihkan perhatiannya pada gadis cantik di belakang kedua anak kembar itu.


"Sudah tuan." Xia Xi Lin menjawab dan mengangguk.

__ADS_1


"Baik. Mari kita berangkat!" Arsya memegang tangan Kaylee di depan. Kaisar berjalan di sampingnya. Dengan wajah datar yang angkuh. Lalu Xia Xi Lin berjalan di belakang mereka bertiga. Formasi seperti ini berlangsung hingga mereka sampai di sebuah taman kota yang berada di seberang apartemen mereka.


Arsya memilih tempat tinggal yang tidak hanya nyaman dan dekat dengan perusahaan nya, tapi juga dekat dengan taman kota yang luas agar dia dapat joging atau sekedar menghabiskan waktu di sana. Tidak sangka, hari ini ia akan membawa kedua keponakannya kesana.


Meskipun hari itu bukanlah hari libur, suasana taman kota cukup ramai. Namun kebanyakan dari mereka adalah anak balita dan juga lansia. Arsya membawa kedua anak itu di bagian Utara yang memiliki berbagai macam wahana permainan anak.


Kaylee sangat senang melihat semua permainan ini. Namun yang paling dia sukai adalah ayunan. Jadi dia segera bermain ayunan dengan Xia Xi Lin yang mendorongnya dengan hati-hati. Sedangkan Kaisar, dia tidak begitu menyukai aktivitas yang menghabiskan tenaga seperti itu. Ia lebih memilih bermain dengan ponselnya dan duduk di salah satu bangku yang ada di satu sisi.


"Kaisar, kamu tidak bermain?" Arsya menghampiri Kaisar yang asik dengan dunianya.


"Bermain. Aku bermain game di ponsel." Kaisar menunjukkan layar ponsel yang memang memperlihatkan sebuah permainan.


"Ah! Leluhur! Tolong bantu aku! Aku dikepung!" Suara seorang remaja putra saat salah satu pemain diserang dari berbagai arah.


Mendengar suara itu, Kaisar segera kembali fokus pada ponselnya. Menggerakkan jari kecilnya dengan cepat. Terlihat sangat handal dan profesional.


"Terima kasih leluhur! Kamu bukan hanya menyelamatkan ku tapi juga membawa tim kita menjadi pemenang. Aku akan memberikan hadiah untuk mu nanti!" Ucap orang yang sama setelah ia diselamatkan. Dan bahkan bendera mereka berhasil dipasang dan memenangkan pertandingan.


Hanya beberapa detik setelah itu, sebuah gambar babi emas terbang di layar sebelum berputar dan menyebarkan koin emas yang banyak. Lalu hujan koin emas itu segera masuk ke dalam gambar peti harta Karun di sudut layar.


"Kaisar, kalau begitu paman akan membelikan kalian sesuatu. Kamu tunggu di sini dan jangan kemana-mana, oke?"


"Mm. Ya paman." Kaisar mengangguk patuh. Ia meletakkan ponselnya di sampingnya setelah ia keluar dari game.


Melihat Kaisar meletakkan ponselnya, Arsya berhenti. "Apa kamu mau ikut paman saja dan memilih sendiri apa yang kamu mau?" Tanyanya penuh harap.


"Tidak perlu paman. Aku akan di sini menjaga Kaylee." Jawab Kaisar mengalihkan pandangannya pada Kaylee yang sedang tersenyum senang di ayunan.


"Oh... Oke. Kamu memang seorang anak laki-laki yang bertanggung jawab. Bagus-bagus." Arsya melambaikan tangannya dan berlalu. Dia pergi ke area yang merupakan tempat berkumpul banyak penjual.


Namun setelah Arsya pergi, Kaisar kembali mengambil ponselnya. Namun kali ini, bukan lagi layar game yang terlihat. Melainkan layar dengan rangkaian kode unik yang akan membuat orang biasa pusing saat melihatnya. Beberapa Minggu yang lalu, ia telah berhasil menyusup ke dalam ponsel Tania dan melihat interaksi di sana. Lalu dia menemukan interaksi yang mencurigakan dan dia curiga jika itu mungkin adalah Daddy mereka. Namun sayangnya, sampai saat ini ia masih tidak bisa menemukan apapun lagi selain itu.


Kaisar juga berusaha menyusup ke perusahaan Kev Fashion karena ia ingin melihat siapa saja yang berinteraksi dengan Tania di tempat kerjanya. Namun dia bukan hanya tidak berhasil masuk ke dalam sistem CCTV perusahaan, tetapi ia bahkan tidak dapat lagi masuk ke dalam ponsel Tania sebelumnya. Sepertinya, seseorang dengan sengaja memblokir nya.


Di saat yang bersamaan, Danil sedang melaporkan hal penting pada Kevin. Dan hal penting itu adalah....

__ADS_1


"Tuan, baru saja ada yang berusaha menerobos sistem CCTV lagi. Dan setelah kami cek, sumbernya masih sama seperti sebelumnya."


"Oh....? Orang ini menyerang terus menerus tidak menyerah sama sekali. Tapi melihat dengan polanya, sepertinya dia hanyalah seorang amatir." Kevin mengerutkan keningnya berpikir.


"Tuan benar. Saya juga berpikir demikian."


"Karena dia hanyalah amatir, biarkan saja. Tapi kali ini tutup akun itu dengan paksa agar dia tahu bahwa sebagian orang tidak bisa dikacau sembarangan." Ucap Kevin dengan tenang. Namun setelah ia memikirkan sesuatu, ia melanjutkan. "Bagaimana dengan ponsel Tania, apakah juga dimasuki?"


"Ya tuan, namun kali ini meskipun akun itu sama tetapi tidak berasal dari Italia, melainkan dari sebuah taman yang ada di daerah H."


"Daerah H? Beritahu bagian IT untuk menemukan ID hacker itu. Jika bisa temukan wajahnya dan bawa padaku. Aku ingin melihat siapa yang ingin bermain-main denganku." Ucap Kevin tegas. Ia memicingkan matanya.


Kembali ke taman. Kaisar yang baru saja menutup ponselnya tiba-tiba merasa punggungnya dingin. Lalu perasaannya menjadi tidak nyaman.


"Ada apa Kai?" Tanya Arsya yang baru saja kembali dengan beberapa es krim cone di tangannya.


"Tidak apa-apa paman." Kaisar memaksa senyumnya yang datar. Arsya berkedut. Anak ini lebih baik diam saja dari pada tersenyum dingin seperti itu.


*


*


...🍁Belenggu Cinta Mantan Sua1mi_115🍁...


...Terima kasih sudah mampir 😘...


...Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗...


...Mohon maaf jika menemukan banyak-banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...


...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...


...***...


...Salam sayang 😘...

__ADS_1


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


__ADS_2