Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 42. Perpisahan Keluarga


__ADS_3

"Baiklah. Aku akan menganggap impas di antara kita berdua. Aku tidak akan mengganggumu di masa depan. Dan aku juga berharap begitu juga sebaliknya." Tania berkata dengan serius. Setelah memasukan dokumen ke dalam tasnya. Berdiri dan mengulurkan tangannya pada Kevin.


"Oke." Kevin menyambut tangan Tania. Menjabat nya dengan tegas. Setelah ini, mereka berdua benar-benar tidak akan memiliki hubungan apapun.


***


Setelah mendapatkan dokumen yang bisa membantu mengatasi kesulitan di perusahaan Wiratmaja, Tania tidak sabar untuk segera pergi menemui Robi di kantornya. Dengan cepat, ia mengendarai mobilnya dan memarkirkannya dengan rapi di depan kantor. Lalu, berjalan masuk ke dalam lobi. Tetapi ia tidak menyangka....


Mendengar hal itu dari Kevin, meskipun Tania mengetahui jika Kevin tidak akan membohongi nya, ia masih berharap jika apa yang didengarnya dari Kevin hanyalah dugaan semata. Dan meskipun jika itu benar-benar terjadi, ia berharap dengan adanya dokumen itu, Robi akan membatalkan apa yang telah diputuskan olehnya sebelumnya dan kembali menyayanginya seperti putri kandungnya sendiri seperti di masa lalu. Maka dari itu, ia bergegas pergi ke kantornya untuk menemui Robi dan memberikan dokumen tersebut.


Tetapi pada saat ia tiba di lobi, ia benar-benar tidak menyangka jika ia akan melihat hal yang sangat mengejutkannya.


Di depan lobi, Robi duduk dengan penuh wibawa. Wajahnya terlihat dingin. Berbanding terbalik dengan wajah yang selalu Tania lihat pada hari biasa. Di sampingnya, Tari duduk dengan menundukkan kepalanya. Meskipun hari ini ia masih memakai pakaian mewah dan riasan yang elegan, namun wajahnya yang tampam pucat dan kantung matanya yang masih terlihat meskipun sudah ditutupi oleh make up membuat Tania dapat mengetahui bagaimana perasaan ibunya saat ini.


Duduk di samping kiri Robi, Arsya duduk bersama dengan Fina yang terlihat sangat sedih. Wanita muda itu terus menerus mengelus perut besar nya sambil sesekali menyeka air mata dari sudut matanya dengan menggunakan tisu.


Di depan mereka semua, banyak wartawan yang sedang berkumpul. Mengulurkan mikrofon mereka dengan menyampaikan beberapa pertanyaan secara bergantian. Kebanyakan, mereka menanyakan maksud Robi yang secara tiba-tiba mengumumkan pemutusan hubungan keluarga nya dengan Tania yang telah mereka adopsi sejak masih kecil.


"Tentu saja karena kami tidak ingin terlibat dengan kelakuan buruk Tania. Semua orang harus tahu bahwa mulai hari ini, apapun yang dilakukan oleh anak itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan keluarga Wiratmaja. Jadi, tolong jangan menyangkut pautkan urusan kamu dengannya." Jawab Robi tegas.


"Tuan Robi, pengumuman ini begitu tiba-tiba. Apakah karena keluarga anda terlalu kecewa dengan kelakuan nona Tania?" Seorang wartawan yang telah disewa oleh Fina bertanya. Matanya menatap Robi dengan penasaran. Namun, jika seseorang memperhatikan nya, mereka akan tahu jika sekilas, mata wartawan itu bersinar licik saat bertemu pandang dengan mata Fina. Tetapi sayangnya, tidak ada yang melihatnya.


"Huh! Anak ini memang sedikit luar dari dulu. Ya bagaimana lagi, di masa lalu kamu terpesona oleh keimutan dan kemanisannya hingga membesarkan serigala bermata putih. Lihatlah dia sekarang ini, merusak nama keluarga kami hingga seperti ini." Robi menjawab. Di akhir kalimatnya ia menghela napas seperti seseorang yang sangat kecewa.


"Nyonya, anda lah yang telah membesarkan nona Tania sejak masih bayi. Bagaimana perasaan anda sekarang?" Wartawan lain memperhatikan jika Tari diam sejak awal dan mulai bertanya. Lagipula meskipun Tari bukanlah ibu kandung Tania, namun ia lah yang membesarkan Tania. Bohong jika tidak ada rasa sayang di antara mereka.


"...." Tari mengangkat matanya yang mulai menumpuk air mata. Ia akan berbicara ketika Fina datang kepadanya dan memeluk bahunya.

__ADS_1


"Apa yang kalian tanyakan? Tentu saja mama sangat bersedih. Dikecewakan oleh anak yang telah dibesarkan nya tentu saja adalah pukulan yang sangat besar. Mama sangat menyayangi Tania sejak ia kecil, namun dikecewakan seperti ini. Ibu mana yang tidak akan bersedih?" Fina berkata seperti dia mewakili Tari. Mengerti apa yang dirasakan Tari pada saat itu. Mendengar perkataan Fina, semua orang mengangguk paham.


Tetapi kenyataannya sangat jauh dari yang dikatakan Fina. Tari memang sedih dan kecewa. Namun bukan Tania yang menjadi alasannya melainkan sikap keluarganya memperlakukan Tania. Dia lah yang membesarkan Tania dengan kedua tangannya. Ia menyayangi Tania melebihi rasa sayangnya terhadap anaknya sendiri. Dia mengenal putri angkatnya ini dengan baik dan ia yakin jika putrinya tidak akan pernah melakukan hal yang dituduhkan di internet padanya. Ia sudah membujuk Robi untuk mencari tahu kebenaran nya, namun suaminya ini bahkan menutup mata dan telinganya. Dan membuatnya kecewa. Lalu ia menyadari jika di mata suaminya, tidak ada yang lebih penting dibandingkan dengan urusan perusahaannya.


Di sudut, Tania yang bersembunyi dari semua orang melihat semuanya. Ia bersembunyi tidak jauh dari mereka dan mendengar perkataan semua orang tentangnya. Semakin ia mendengar, semakin ia merasa kecewa dan sakit hati. Inikah keluarga nya yang ia kenal selama ini? Kenapa ia seperti tidak mengenali mereka?


Menyeka air matanya, Tania menggenggam erat dokumen di tangannya dan maju membelah kerumunan. Namanya sudah tercemar saat ini sebagai seorang wanita murahan yang tidak bermoral. Ditambah dengan seorang anak yang kurang ajar juga tidak apa-apa.


Melihat Tania, semua orang menyingkir memberi jalan. Membiarkan Tania maju dan mendekati 'keluarganya'.


Tari adalah orang yang paling cepat bereaksi. Ia segera memanggil putri angkatnya ini, namun tangannya segera digenggam erat oleh suaminya. Memberi isyarat agar diam. Dengan itu, Tari kembali menyusut dan menundukkan kepalanya. Meskipun ia menyayangi Tania, keluarga nya masih lebih penting.


Karena kedatangannya, perhatian para wartawan beralih kepada Tania. Semua orang langsung mengerubungi Tania yang baru saja datang.


"Nona Tania, tolong katakan sesua6 mengenai masalah ini."


"Nona Tania, apakah ada penjelasan mengenai kabar miring tentang perselingkuhan anda?"


"Nona Tania, bagaimana tanggapan Tuan Kevin mengenai perselingkuhan anda? Apakah tuan Kevin akan menceraikan anda?"


"Nona Tania..."


"Nona Tania..."


"Nona Tania..."


Pertanyaan demi pertanyaan terus diberikan dan tak terkendali. Para wartawan berebut mendapatkan perhatian, berharap pertanyaan mereka akan segera dijawab. Namun dari sekian banyak pertanyaan, tidak satu pun yang berhasil masuk ke dalam telinga Tania. Apalagi dia pikirkan. Tania sendiri larut dalam perasaanya. Mengalami perasaan yang campur aduk membuat nya gagal memperhatikan orang lain.

__ADS_1


"Apa yang kamu inginkan di sini?" Fina adalah orang yang pertama berbicara.


"Bagus kamu di sini. Jadi kamu bisa mendengarkan secara langsung pengumuman resmi ini. Mulai hari ini, saya, Robi Wiratmaja mengumumkan bahwa Tania Wiratmaja telah keluar dari daftar anggota keluarga Wiratmaja. Nama Tania Wiratmaja akan secara resmi dicoret dari kartu keluarga dan ahli waris keluarga Wiratmaja. Dengan ini, segala hal yang berhubungan dengan Tania, tidak akan ada hubungannya lagi dengan keluarga Wiratmaja." Suara Robi jelas.


Tania mendengarkan dengan seksama. Ia mengepalkan tangannya pada dokumen yang sejak awal ia pegang erat.


Dibandingkan dengan Tania yang tegar, Tari tidak dapat menahannya. Air matanya sudah luruh begitu saja mendengarkan Robi mengumumkan keluarnya Tania dari keluarga. Sejak ia membawa Tania masuk ke dalam rumahnya, ia telah berjanji untuk menjaga dan menyayangi Tania layaknya putri kandung nya sendiri. Ia bertekad untuk menjaga rahasia ini sampai dia mati. Ia tidak menyangka hal ini akan terkuak dan bahkan membuat keluarga nya yang bahagia berantakan. Tari benar-benar merasa tidak layak menjadi ibu yang baik karena ia tidak bisa menjaga putrinya sendiri. Dia tidak pantas menjadi ibu Tania.


*


*


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_42🍁


Terima kasih sudah mampir 😘


Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya


***


Salam sayang 😘

__ADS_1


❤❤❤Queen_OK❤❤❤


__ADS_2