Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 89. Pertemuan Pertama Khanza dan Tania


__ADS_3

"Aku selesai. Nenek kakek, aku pergi dulu. Jaga kesehatan kalian." Kevin menyeka bibirnya dengan tisu sebelum ia berdiri dan berjalan meninggalkan meja makan.


"Kalau datang lagi, bawa cucu menantuku kembali. Kalau tidak, kamu bersiap saja untuk menyerahkan posisi kepala keluarga." Kevin berhenti saat mendengar suara kakek Seno memperingatkan nya.


Kevin berbicara tanpa menoleh. "Apakah kakek tidak bosan dengan ancaman yang sama setelah lima tahun berlalu? Apakah kakek pikir tidak ada cara yang lain untuk membungkam mulut tikus-tikus itu? Heh! Kakek masih saja sangat kuno dan naif." Setelah selesai berbicara, Kevin kembali melanjutkan langkahnya tanpa berbalik kembali.


Hal yang lebih penting untuk dilakukan Kevin adalah untuk segera pergi ke perusahaan. Bagaimana pun, hari ini adalah hari pertama Tania akan bertemu dengan Khanza dan sebaliknya. Ia tidak ingin ada keributan besar yang akan ditimbulkan oleh Khanza.


Danil sudah menunggu Kevin di halaman depan. Siap membawa Kevin kembali ke pusat kota dan pergi ke kantornya.


Setelah satu jam perjalanan, mobil yang dikemudikan oleh Danil sampai di besmen kantor Kev Fashion. Hal yang pertama Kevin lihat adalah mobil Tania dan mobil Khanza yang sudah terparkir di tempat mereka. Kevin segera turun begitu Danil memarkirkan mobilnya dengan rapi tanpa menunggu Danil membukakan pintu untuknya.


Jam kerja masih beberapa menit lagi, jadi baik di besmen maupun di koridor-koridor masih cukup ramai. Apalagi hari ini mereka melihat jika Tania sudah masuk kerja setelah cuti selama lima hari yang sebelumnya diberitakan hanya tiga hari. Dan tentu saja mereka juga menyadari bahwa dua hari terakhir, bos mereka juga tidak berada di kantor dengan tiba-tiba. Jika itu di masa lalu, mereka akan menanggapi Kevin yang tidak datang ke Kev Fashion dengan biasa karena memang sebelum Tania datang, Kevin hanya akan datang ke Kev Fashion setiap hari Rabu. Namun setelah Tania datang, laki-laki itu setiap hari bahkan terkadang sepanjang hari berada di Kev Fashion.


Seperti Kevin, mereka juga berpikir hal yang sama. Yaitu tentang bagaimana Tania bertemu dengan Khanza. Namun ternyata meskipun mereka bertemu satu sama lainnya, keduanya hanya diam saja. Padahal sebagai sesama wanita yang berada di sisi Kevin, mereka pasti saling mengetahui kan?


Tania juga baru diberitahu oleh Mona saat ia masih sarapan sebelum berangkat ke kantor pagi ini. Sebelum memberi tahu Tania mengenai Khanza, Mona telah banyak berpikir dan menimbang banyak hal dan kemungkinan selama beberapa hari ini. Membuat lingkaran mata gadis berkaca mata itu terlihat lebih tebal dari hari ke hari.


Dan semalam ia akhirnya memutuskan untuk memberi tahu Tania mengenai hal ini. Lagipula lebih baik jika Tania mengetahui hal ini lebih awal agar dapat bersiap.


Mendengar jika ada seorang wanita yang datang ke perusahaan dan sangat dekat dengan Kevin, Tania awalnya sedikit terkejut. Bagaimana pun juga, Kevin sepertinya menunjukkan bahwa ia sedang mengejarnya dan bahkan sampai menyusulnya pergi ke Italia. Namun saat ini saat ia kembali malah ada seorang wanita yang dikabarkan dekat dengan Kevin.


Namun setelah ia memikirkan semuanya, Tania akhirnya dapat menenangkan dirinya dan bersiap menghadapi wanita ini. Dapat dekat dengan Kevin, dia pasti bukanlah seorang gadis biasa. Gadis ini pasti memiliki sesuatu yang tidak dapat dijelaskan.

__ADS_1


Begitu juga dengan Khanza. Awalnya ia sudah akan menunjukkan pada Tania dia lah yang lebih pantas untuk Kevin. Namun setelah ia memikirkan jika kemungkinan besar Kevin tidak akan menyukai semuanya hal ini, ia tidak jadi melakukan niat awalnya dan menghadapi Tania dengan cara yang lain. Dibandingkan dengan menunjukkan kekuasaan nya terhadap Tania, lebih baik membuat Tania melihatnya sendiri secara langsung.


Jadi meskipun ia bertemu dengan Tania pagi ini, ia menekan keinginannya untuk mendominasi Tania, ia bahkan bersikap seolah-olah ia tidak mengenalinya. Yang secar otomatis membuat Tania juga hanya menganggapnya orang lewat karena Tania bahkan tidak mengetahui wajah Khanza yang diceritakan oleh Mona padanya.


Dan tentu saja reaksi seperti ini tidak dapat disangka sama sekali oleh orang-orang yang telah menunggu kesenangan. Jadi mereka hanya dapat berspekulasi di antara mereka.


Begitu Kevin dan Danil masuk, mereka semua panik dan segera menyapa dan memberi hormat pada keduanya sebelum beratur pergi ke ruang kerja mereka masing-masing. Mereka melarikan diri dengan cepat seperti seekor kelinci yang baru melihat seekor harimau yang akan memangsanya.


Sampai di lantai teratas tempat ruang kerjanya berada, Kevin tidak melihat hal lain selain semua pekerjanya sedang bersiap untuk memulai pekerjaan mereka.


"Kevin, aku sudah menunggumu datang sejak tadi." Khanza yang melihat Kevin keluar dari lift segera berdiri dan melompat memeluk Kevin. Namun kali ini Kevin tidak membiarkannya melakukannya dan bahkan mendorongnya untuk menjauh.


Khanza bukan orang yang bodoh yang langsung mengerti sikap Kevin yang tiba-tiba ini pasti karen Tania. Memikirkan hal ini, Dia benar-benar ingin segera menyingkirkan Tania dari hidup Kevin untuk selama-lamanya.


"Jaga sikapmu. Ini di perusahaan. Aku tidak akan memperingatkan mu lagi lain kali." Ucap Kevin datar.


"Jangan bicara sembarangan di kantor. Sudah masuk jam kerja. Duduk di tempatmu dan kerjakan pekerjaanmu." Kevin berjalan masuk ke dalam ruangannya.


"Oke siap! Aku akan bekerja dengan tekun." Jawab Khanza semangat meski pun Kevin sama sekali tidak melihatnya.


Setelah Kevin menghilang di balik pintu, Khanza berkacak pinggang dan berbicara sinis pada Danil yang hendak masuk ke dalam ruangan Kevin.


"Huh! Lihat saja. Bukankah aku memiliki posisi di hati Kevin." Sinis Khanza.

__ADS_1


Danil yang baru saja akan masuk ke dalam ruangan Kevin berhenti dan berbalik. "Saya berdoa agar nona Khanza mendapatkan apa yang nona inginkan." Ucap Danil dengan sangat santai. Ia menekan kekesalannya pada wanita ini. Ia penasaran bagaimana tuannya menahan amarahnya menghadapi wanita yang sangat menjengkelkan seperti Khanza ini. Tidak ingin berada lama bersama dengan Khanza, Danil segera membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan.


Meskipun kata-kata yang diucapkan Danil tidak ada yang salah, ia tahu bahwa sekretaris Kevin itu tidak mendoakannya dengan tulus dan bahkan mungkin mendoakan yang sebaliknya untuknya dilihat dari sikap dan ekspresi yang ditunjukkan padanya. Apa sebenarnya yang membuat laki-laki ini tidak dapat menerimanya menjadi calon nyonya dan menghormatinya? Dia bahkan tidak mengangapnya ada selama beberapa hari ini meskipun mereka berada di ruangan yang sama!


Sungguh menjengkelkan. Setelah ia berhasil menyingkirkan Tania dan menjadi nyonya Abraham, orang pertama yang akan dia singkirkan dari Kevin adalah laki-laki ini. Dia tidak akan melupakan jika Danil pernah menyulitkannya. Itu pasti!


*


*


*


...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_89🍁...


...Terima kasih sudah mampir 😘...


...Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗...


...Mohon maaf jika menemukan banyak-banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...


...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...


...***...

__ADS_1


...Salam sayang 😘...


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


__ADS_2