
Di atas panggung, seorang anak perempuan yang memakai pakaian bagus bernyanyi dan menari. Gadis cilik itu terlihat lincah saat ia menggerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri. Di bawah panggung, semua orang melihatnya dengan kagum. Sebagian dari mereka juga mengatakan bahwa penampilan gadis cilik ini memang baik dan pantas mengikuti final secara terang-terangan. Saat penampilan anak itu selesai, semua orang bertepuk tangan dengan meriah. Gadis di atas panggung tersenyum lebar karena bahagia. Semua orang menyukai penampilannya.
Saat Kaylee mendengar pujian dan tepuk tangan dari banyak orang pada gadis kecil berusia sekitar enam tahun itu, ia mengernyitkan alisnya dengan heran. Ia bisa melakukannya jauh lebih baik darinya. Dengan penampilan seperti itu saja sudah dapat membuat orang bangga?
"Kai, sepertinya selera orang di sini terlalu rendah ya! Lihat saja itu. Hanya seperti itu saja semua orang memujinya seperti seorang ratu. Bukankah kamu juga setuju jika aku melakukannya lebih baik darinya?"
"Em. Ya. Kamu melakukannya dengan lebih baik." Kaisar mengangguk-anggukkan kepalanya menyetujui.
Arsya yang mendengar percakapan kedua anak kecil ini tidak tahu harus berkata apa. Kedua anak ini berkata dengan begitu terang-terangan. Anak ini terlah berhasil masuk ke final. Setelah membaca latar belakang panggung yang digunakan, ia tahu jika kompetisi ini dilakukan oleh Starry Entertainment ya g merupakan perusahaan hiburan terkenal yang sedang menjaring anak berbakat yang akan mereka didik dsn kembangkan.
Perusahaan besar seperti Starry Entertainment tidak mungkin menjaring bakat yang biasa-biasa saja dan menetapkan standar yang rendah untuk bakat mereka. Mampu berada di babak final pada kompetisi mereka tentu saja bukanlah anak dengan bakat yang sembarangan. Mereka pasti adalah yang terbaik dari yang terbaik. Dan gadis cilik ini bahkan masih adalah anak yang paling berbakat dari semuanya.
Saat ini, Kaylee dan Kaisar tiba-tiba datang dan mengatakan jika penampilan anak ini biasa saja. Orang-orang yang mendengar pasti tidak akan terima bahkan jika mereka bukan siapa-siapa anak itu. Apalagi keluarga gadis kecil itu yang langsung marah dan tidak terima saat ia mendengar ucapan Kaylee dan Kaisar yang meremehkan anak mereka.
"Hei kalian ini sebenarnya datang dari mana?" Seorang ibu muda dan merupakan ibu dari gadis kecil itu tidak terima. Kebetulan ia berada tidak jauh dari Kaylee dan Kaisar dan mendengar sendiri apa yang dikatakan oleh kedua anak itu mengenai putrinya. Putrinya telah belajar menari dan bernyanyi sejak dua tahun lalu dan saat ini ia telah menguasai berbagai macam jenis lagu dan tarian setelah bekerja keras selama dua tahun ini. Putrinya telah menjadi pusat perhatian di manapun ia berada. Saat ini tiba-tiba saja ada anak kecil yang mengklaim bahwa kemampuan putrinya tidak sebanding dengannya. Apakah ia akan terima dan diam begitu saja? Tidak! Dia tidak akan diam begitu saja.
Ibu muda itu mengamati penampilan Kaylee dan Kaisar yang biasa saja. Apalagi pakaian mereka yang tidak pernah ia lihat sebelumnya. Pasti anak-anak ini adalah anak udik yang baru saja melihat dunia dan tidak mengerti jika mereka tidak boleh berbicara sembarangan atau mereka akan hancur karena kata-kata mereka.
__ADS_1
"Oh..aku tahu. Kalian pasti finalis yang kalah pada babak pertama bukan? Lalu dengan sengaja memprovokasi semua orang dengan mengucapkan kata-kata yang buruk mengenai putriku. Semua orang setuju jika penampilan putriku sangat bagus. Apa hak kalian menjelekkannya?" Ucap Ibu muda iru panjang lebar. Lalu ia melirik Xia Xi Lin dan Arsya yang berada di belakang mereka dengan mengejek.
"Dan kalian, sebagai orang tua seharusnya kalian mendidik anak kalian dengan baik dan tidak membiarkan anak-anak yang masih kecil mengatakan kata-kata yang menyinggung orang lain. Jika dibiarkan terus begitu saja, Bagaimana jika suatu hari mereka menyinggung orang lain yang tidak dapat mereka singgung. Jika sudah seperti itu, kalian akan menyesal." Ucao ibu muda itu dengan sinis.
"Sebelumnya saya memohon maaf jika kata-kata keponakan saya menyinggung anda. Selanjutnya, saya akan mendidik mereka dengan baik." Arsya berkata dengan tulus. Ia merasa tidak berdaya. Selama hidupnya, ia tidak pernah berada pada posisi seperti itu.
"Oh anda pamannya. Sama saja dengan orang tuanya. Selama ini anak-anak ini pasti tidak mendapatkan didikan yang baik dari orang tuanya kan?"
"Hei Tante, kami dididik dengan baik oleh Mami kami. Tante adalah orang luar. Bukan hak Tante untuk mengkritik bagaimana mami kami mendidik kami. Yang pasti, mami kami selaku mendidik kami dengan sangat baik." Ucapan ibu muda itu dipotong dengan kejam oleh Kaylee yang tidak terima.
Arsya yang sebelumnya berinisiatif meminta maaf pun menjadi geram. Wanita ini benar-benar tidak dapat diberi hati. Setelah i mengetahui jika kedua anak itu tidak bersama dengan orang tuanya, ia malah semakin berani dan melebihi batas saat ia berbicara.
"Adikku tidak mengatakan omong kosong. Dia memang bisa melakukannya lebih baik, tidak. Seharusnya jauh jauh lebih baik dari putri anda itu. Jadi hal itu tidak bisa dihitung jika kami berbohong." Kaisar berkata sambil menutupi Keylee dengan tubuhnya. Melindungi Kaylee dari jari telunjuk ibu muda itu yang menunjuk tajam pada mereka berdua.
"Oh...apakah akan ada orang yang percaya? Kalian datang entah dari mana. Apakah kalian pikir hanya karena kalian berkata bahwa penampilan kalian lebih baik, maka akan menjadi lebih baik? Putriku telah mengalahkan ribuan anak baik dari kompetisi online dan bahkan mampu mengalahkan mereka secara langsung sekali lagi. Kemampuannya juga sudah jelas di depan mata semua orang. Lalu bagaimana dengan kalian?"
*
__ADS_1
*
*
...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_123🍁...
...kasih sudah mampir 😘...
...Like, VOTE, rate dan komentar nya tunggu...🤗...
...Mohon maaf jika menemukan banyak-banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...
...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...
...***...
...Salam sayang 😘...
__ADS_1
...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...