
"Jadi, bagaimana dengan keputusan Anda, Miss Angela?" Dengan cerdik Kevin mengalihkan perhatian. Dia masih dengan sengaja mempermainkan pemanggilan Miss Angela untuk memberikan ancaman secara tidak langsung terhadap Tania.
"Huh! Baiklah jika seperti itu. Tapi aku memiliki beberapa syarat jika ingin aku menyetubuhi rencana ini. Bagaimana?" Tania menyeringai. Ia telah menemukan cara untuk membuat laki-laki itu menyerah.
"Oke. Sekarang katakan syarat apa yang Miss Angela ingin kan?" Kevin berbicara dengan percaya diri.
"Syarat yang pertama adalah aku tidak ingin di ganggu pada akhir pekan dan jika saya bekerja lembur, saya akan meminta gaji saya dua kali lipat." Kata Tania dengan senyum licik di bibirnya.
Semua orang tahu jika menjadi ketua produksi bahkan hampir tidak memiliki hari libur. Jangankan akhir pekan, bahkan pada hari libur pun sering memiliki pekerjaan. Ini saja sudah keterlaluan. Namun saat ini, wanita yang baru saja datang ini bahkan masih berani meminta upah dobel untuk sekali kerja? Apa dia tidak tahu berapa gaji seorang ketua produksi di Kev Fashion?
Jadi saat mereka mendengar syarat yang diajukan oleh Tania, mereka semua terkejut. Tuan mereka adalah orang yang paling memperhatikan kedisiplinan dan paling tidak menyukai orang yang suka membuat masalah dengan menghambat pekerjaan . Dia tidak akan mentolelir sikap Tania ini dan menyetujui syarat yang diajukan olehnya. Jadi bukankah sudah jelas jika Tania sebenarnya menolak permintaan tuan mereka?
Namun tanpa diduga, Kevin bahkan menyetujui syarat itu tanpa berpikir. "Baiklah."
Tania juga sama terkejutnya dengan semua orang. Rencananya gagal, Tania mengerucutkan bibirnya. Kevin pasti sengaja melakukannya. Tapi karena Kevin sengaja melakukannya, dia akan membuatnya menyesal.
"Syarat yang kedua, saya tidak menerima jika ada yang mempertanyakan keputusan saya." Tania berkata dengan percaya diri. Ia menatap Kevin berharap melihat ekspresi Kevin yang segera berubah karena marah. Namun sayangnya itu tinggal harapan karena jangankan Kevin akan marah mendengar permintaannya yang tidak masuk akal, tapi justru masih bisa tersenyum. Ini benar-benar tidak terduga.
"Oke. Karena Miss Angela telah bekerja di HR Mode, saya rasa keputusan yang diambilnya pasti yang terbaik. Mulai sekarang, di Kev Fashion ini tidak akan ada yang pernah mempertanyakan keputusan Miss Angela."
"Tuan, bukankah ini tidak baik. Dalam perusahaan semuanya bekerja sebagai tim. Jika Miss Angela tidak bersedia menerima pendapat orang lain, bagaimana masa depan perusahaan ini nantinya?" Seorang kepala bagian keuangan memberanikan diri dan mengatakan apa yang dia pikirkan.
"Benar tuan. Apalagi jika seperti itu bukankah Miss Angela memiliki keputusan mutlak? Lalu bukankah itu berarti jika Miss Angela memiliki posisi yang sama dengan Anda?" Seorang kepala bagian lainnya segera berbicara karena ada yang sudah memulai.
"Tuan, tolong pertimbangkan sekali lagi. Keputusan sebesar ini bisa saja menghancurkan perusahaan."
__ADS_1
"Ya tuan. Kev Fashion juga tidak kekurangan orang yang kompeten. Orang kita sendiri juga bisa menangani hal semacam ini. Jika syarat yang diajukan oleh Miss Angela seperti ini, kami yakin jika semua orang juga tidak akan mau menerima." Semua orang mengangguk saat perkataan ini disampaikan. Pendapat ini benar-benar mewakili pikiran semua orang.
Tania diam-diam tersenyum mendengar perdebatan semua orang. Memang inilah yang dia inginkan. Jika semua orang menentangnya, bagaimana Kevin akan tetap bersikeras?
Tapi sayangnya, perhitungan Tania lagi-lagi salah.
Siapa memangnya Kevin? Apakah dia akan dengan mudah dikalahkan oleh sekumpulan orang ini? Tentu saja tidak. Hanya dengan ketidak setujuan mereka, dia tidak akan berhenti melakukan apa yang dia inginkan. Lagipula bukankah ini hanya sebuah perusahaan. Jika yang ini bangkrut, masih ada banyak perusahaan miliknya. Jadi biarkan saja yang ini menjadi mainan mantan istrinya.
"Apa kalian mulai tidak patuh dan meragukan keputusan ku sekarang?" Suara Kevin menghentikan upaya semua orang. Mereka segera menundukkan kepalanya.
"Kami tidak berani tuan. Kami sudah tahu kami salah." Semua orang berkata dengan takut. Mereka berdiri. Lalu membungkuk dengan hormat untuk meminta maaf.
Bibir Tania berkedut. Sekarang ini sudah menganut paham demokrasi dan bukan lagi diktaktor seperti di masa kerajaan dimana kekuasaan seorang raja adalah mutlak. Tapi saat ini ia seperti melihat sistem pemerintahan yang kuno ini hanya saja saat ini yang ia lihat semua orang memakai pakaian yang modern. Semua orang khawatir jika raja mereka tidak puas dengan mereka dan khawatir jika nyawa mereka akan diambil sebagai gantinya. Dan...yang menjadi raja pada saat ini adalah Kevin tentu saja.
"Nah Miss Angela, apa ada syarat yang ketiga, ke empat atau mungkin kelima atau bahkan lebih. Miss Angela bisa menyebutkannya tanpa ragu." Kevin melipat kedua tangannya di atas meja. Menatap Tania masih dengan senyum di bibirnya. Senyum ini bagaimana pun membuat seseorang merinding.
"Bagus. Kalau begitu sekarang sudah diputuskan bahwa untuk ketua produksi kali ini adalah Miss Angela dari HR Mode. Sesuai dengan permintaan Miss Angela, mulai saat ini tidak ada yang memiliki hak untuk mempertanyakan keputusan Miss Angela. Jadi bisa dikatakan, melihat Miss Angela, sama artinya dengan melihat saya sendiri." Ucap Kevin dengan lantang.
"Selamat untuk Miss Angela. Semoga kerjasama kedua perusahaan bisa berlangsung secara berkesinambungan." lanjut Kevin sambil mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Tania yang juga bekerja sama. Menjabat tangan Kevin meskipun ia melakukannya dengan sangat enggan karena merasa tertipu.
Semua orang bertepuk tangan. Namun di dalam hati mereka tidak ada yang tidak terkejut.
Melihat Tania, sama seperti melihat Kevin? Apa maksudnya itu?
Hari itu, begitu keluar dari ruang rapat, Tania telah menjadi ketua produksi yang akan memiliki segudang pekerjaan beserta dengan tanggung jawabnya. Namun bukan kabar mengenai pengangkatan Tania menjadi ketua produksi yang menjadi topik pembicaraan di seluruh kantor, melainkan identitas asli Tania.
__ADS_1
Setelah melihat interaksi Kevin dan Tania di dalam ruang rapat, tentu saja ada saja yang menyadari ada sesuatu yang tersembunyi di antara mereka. Dan entah siapa yang memulai, tiba-tiba saja mereka mengingat mengenai perceraian Kevin lima tahun lalu.
Pernikahan antara Kevin dan Tania serta kabar perselingkuhan Tania pernah menjadi trending topik di masa lalu. Apalagi baik dari pihak Kevin maupun Tania tidak ada yang berniat untuk menutupi hal itu, jadi pada saat ini saat ada orang yang ingin mengetahui mengenai masalah yang telah berlalu lima tahun lalu, sederet berita langsung terkuak.
Dari sana lah akhirnya semua orang di kantor Kev Fashion mengetahui jika sosok yang mereka kenal dengan nama Miss Angela ternyata berasal dari Indonesia dan memiliki nama asli Tania. Yang paling mencengangkan adalah jika sebenarnya Miss Angela atau Tania ini adalah istri Kevin yang berselingkuh tahun itu. Tapi jika Tania benar-benar selingkuh saat itu, kenapa Kevin memperlakukannya dengan baik pada saat ini. Apa mungkin berita itu salah? Lagipula tidak semua rumor benar adanya dan bahkan ada lebih banyak yang hanya suatu kebohongan dan trik untuk menghancurkan nama seseorang. Apalagi berita di masa lalu itu sangatlah janggal. Setelah kabar perselingkuhan, tidak ada kabar yang lain lagi hingga berita-berita itu hilang ditelan waktu.
*
*
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_54🍁...
...Terima kasih sudah mampir 😘...
...Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗...
...Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...
...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya...
...***...
...Salam sayang 😘...
__ADS_1
...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...