Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 136. Khanza Jatuh


__ADS_3

"Karena pekerjaan Khanza selesai dengan cepat, beri dia pekerjaan baru." Perintah itu diberikan pada Danil yang segera mengerti.


"Nona Khanza, mari..." Danil menghalangi langkah Khanza saat dia mempersilakan Khanza ikut dengannya.


"Ap-apa?!" Teriak Khanza tidak terima. "Tidak tidak. Biarkan aku ikut." Khanza hendak menerobos penjagaan Danil. Tapi Danil tentu saja tidak akan membiarkan hal itu. Ia akan memblokir setiap gerakan langkah Khanza dan baru melepaskannya setelah Tania dan Kevin masuk ke dalam lift.


"Danil kurang ajar! Aku akan memberimu pelajaran cepat atau lambat." Khanza menghentakkan kakinya dengan kesal.


"Mau memberi saya pelajaran, saya sarankan anda sebaiknya belajar terlebih dulu untuk tidak selalu bertindak di luar batas." Ucap Danil sambil tersenyum.


"Apa maksudmu?" Sengit Khanza.


"Bukan apa-apa. Anggap saja saya tidak mengatakan apa-apa." Danil memiringkan senyum bibirnya. Mengejek Khanza yang berpura-pura tidak mengerti apa yang coba ia katakan.


"Huh!" Khanza mendengus kesal.


"Nona Khanza, silahkan ikut saya. Bukankah tuan memberi perintah untuk memberi anda pekerjaan?" Danil mempertahankan senyum kaku.


"Kamu kerjakan saja sendiri." Jawab Khanza. Lalu bergegas pergi dan masuk ke dalam lift biasa. Lift yang berbeda dengan lift yang dimasuki oleh Kevin dan Tania. Danil membiarkan saja. Lagipula saat ini sudah cukup lama. Kevin dan Tania pasti sudah berada di perjalanan. Jadi meskipun Khanza mengejar mereka, dia juga tidak akan berhasil.


Di dalam lift, Khanza tidak diam saja. Ia berpikir bagaimana membuat Kevin kembali memperhatikan nya seperti di masa lalu. Benar sekali, di masa lalu ia sangat sering jatuh sakit karena kondisi imun tubuhnya yang lemah setelah kejadian tahun itu. Dan sekarang, setelah ia tinggal dengan sebuah keluarga di China dan menjalani pola hidup sehat dan teratur di sana, ketahanan tubuhnya perlahan-lahan membaik. Jika begitu, dia harus sakit. Tapi bagaimana? Dia tidak mungkin berpura-pura.


Ting!


Suara lift terbuka menyadarkan Khanza. Lalu tiga orang masuk ke dalam lift dan berdiri di belakang Khanza. Meskipun di kantor ini Khanza tidak begitu berpengaruh seperti pada saat awal ia datang dan memproklamirkan dirinya sebagai calon nyonya Abraham, tetapi sikap Khanza yang mudah tersinggung membuat semua orang menghindarinya. Mereka bersusah payah untuk mendapatkan pekerjaa ke Kev Fashion untuk bekerja dan mendapatkan gaji yang besar. Mereka tidak ingin membuat masalah yang tidak perlu yang dapat membuat mereka mungkin saja kehilangan pekerjaan.


Khanza yang melihat semua orang menghindarinya mendengus kesal. Padahal ia ingat dua orang di antara mereka dulu pernah datang dan sok baik padanya. Namun sekarang setelah ia kehilangan kasih sayang, mereka menjauhinya seperti menjauhi kotoran.


"Huh!" Khanza mendengus kesal.


Pintu lift sudah hampir tertutup saat ia melihat seorang Office boy yang sedang mengepel lantai. Sepertinya itu ide yang bagus. Namun sayangnya, pintu lift sudah tertutup sempurna saat Khanza mendapatkan ide itu.


"Si-al!" Umpat Khanza saat ia memencet tombol lift untuk membuka pintunya namun lift tidak terbuka karena lift sudah mulai turun. Tahu bahwa ia tidak bisa turun di lantai itu, Khanza segera memenvet nomor lantai selanjutnya.


Ketiga orang yang berada satu lift dengan Khanza saling memandang. Mereka tidak mengerti apa yang dipikirkan gadis cantik itu. Namun yang membuat mereka lebih terkejut adalah bahwa sikap Khanza yang sudah berubah seratus delapan puluh derajat dari awal dia datang yang selalu mencitrakan diri sebagai seorang wanut dewasa yang elegan, baik hati dan ramah. Namun saat ini.... Yah. Mau bagaimana lagi. Semua orang sudah mengetahui kebohongannya meskipun Kevin tidak memberitahu semua orang bahwa dia telah berbohong.

__ADS_1


"Kenapa? Kalian tidak suka berada di lift yang sama denganku?" Gerak gerik ketiga orang di belakang terlihat dari dinding lift yang memantulkan bayangan mereka. Khanza melirik mereka dengan sinis.


Dilirik dengan tajam seperti itu membuat ketiga orang di belakang Khanza gemetar. Mereka menjawab dengan kompak bahwa mereka tidak keberatan. "Akting kalian sangat buruk." Dengus Khanza kesal. Lalu saat ia ingin memberi mereka pelajaran, pintu lift terbuka. Jadi dia keluar dari lift sambil menghentakkan kakinya.


Setelah Khanza keluar, ketiganya menghela napas lega.


"Uh.... Untung saja tuan tidak buta dan menyukai wanita ini. Dia benar menyebalkan." Ucap salah satu dari mereka.


"Benar sekali. Menurutku Miss Angela masih jauh lebih baik darinya. Tetapi aku jadi penasaran apa alasan tuan dan Miss Angela bercerai tahun itu? Aku sudah mencarinya di internet dengan berbagai macam kata kunci, namun tidak ada satu pun hasil yang keluar."


"Aku juga merasa aneh. Pasti ada hal rahasia yang terjadi kan?"


"Syuutt... Jangan sembarangan bicara. Kita datang ke sini untuk bekerja. Jangan sampai karena mulut kita, kita kehilangan pekerjaan yang bagus."


"Ya. Meskipun aku tidak suka, ini memang benar."


Khanza di sisi lain. Setelah ia keluar dari lift, ia melirik ke sekeliling. Melihat jika di setiap lorong tidak banyak orang. Hanya ada beberapa yang berjalan di lorong. Ini sempurna untuk melakukan rencananya.


Sedangkan Tania dan Kevin baru saja sampai di rumah sakit. Namun saat mereka hendak turun, ponsel Kevin berbunyi. Membuat Kevin menarik kembali tangannya yang akan membuka pintu, Tania juga mengurungkan niatnya. Biasanya, Kevin yang akan membukakan pintu untuknya. Mungkin karena Tania sudah terlalu terbiasa, jadi wanita itu juga ikut berhenti saat Kevin tidak jadi turun.


"Ada apa?" Kevin bertanya


"Tuan, ada masalah." Jawab Danil dari seberang saluran.


"Masalah apa?"


"Nona Khanza jatuh dari tangga." Jawab Danil panik.


"Bagaimana bisa?" Tanya Kevin heran. Tangga yang ada di kantor hanya ada tangga darurat. Sangat jarang ada orang yang lewat tangga kecuali ada situasi khusus. Apalagi Khanza, dia tahu bahwa wanita itu tidak akan mau melewati tangga untuk apapun.


"Kemungkinan nona Khanza tidak sabar menunggu lift dan turun melalui tangga darurat." Jawab Danil.


"....." Tidak ada tanggapan dari Kevin. Hal ini semakin aneh saja. Di jam kerja kantor, akan sangat jarang ada orang yang akan naik lift. Jadi kejadian Khanza yang bisa tidak sabar untuk menunggu lift ini semakin aneh saja. Pasti wanita itu memang sengaja.


"Tuan, nona Khanza tidak mau dibawa ke rumah sakit meskipun kepalanya terluka dan mengeluarkan cukup banyak darah. Nona Khanza berkata hanya akan pergi jika tuan yang membawanya. Dia bahkan tidak mau ditolong oleh siapapun." Lanjut Danil setelah tidak mendapatkan balasan dari Kevin.

__ADS_1


"Baik. Aku mengerti. Aku akan segera ke sana." Kevin menganggukkan kepalanya. Lalu menutup telepon dan menghela napas sebelum memijit pelipisnya yang tiba-tiba berdenyut.


"Ada apa? Apa ada masalah di perusahaan?" Tanya Tania yang melihat wajah Kevin yang panik.


"Ya. Maaf Tania. Sepertinya aku akan mengingkari janjiku untuk mengantar mu kali ini. Aku harus segera kembali ke kantor." Ucap Kevin merasa tidak nyaman. Ia tidak jujur pada Tania bahwa ia ke kantor untuk menemui Khanza.


"Oke. Tidak apa-apa. Kamu kembali saja. Lagipula sudah sampai di sini dan aku juga bukan anak kecil yang akan tersesat." Jawab Tania sambil menggenggam tas tangannya dan bersiap turun.


"Tania, sekali lagi maafkan aku."


"Tidak masalah. Kalau begitu, aku masuk dulu."


"Oke. Hubungi aku jika ada sesuatu." Kevin memandang Tania yang sudah turun dari mobilnya.


"Hmm." Tania mengangguk.


Mobil yang dikendarai Kevin kembali melaju keluar dari parkiran. Sedangkan Tania juga masuk ke dalam rumah sakit. Namun Tania tidak sadar jika desain yang baru saja ia buat di kantor terjatuh di halaman rumah sakit karena ia tidak memasukkannya dengan baik karena ia panik dan terburu-buru.


*


*


*


...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_136🍁...


... kasih sudah mampir 😘...


...Like, VOTE, rate dan komentar nya tunggu...🤗...


...Mohon maaf jika menemukan banyak-banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...


...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...


...***...

__ADS_1


...Salam sayang 😘...


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


__ADS_2