Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 47. Disalahpahami


__ADS_3

Tania sebenarnya memiliki libur dua hari sebelum masuk secara resmi ke perusahaan, tetapi karena dia ingin segera menyelesaikan pekerjaannya di tempat ini, Tania tidak membuang waktu lebih lama dan pergi bekerja setelah tinggal di apartemen sepanjang sisa hari kemarin.


Namun, begitu Tania siap untuk pergi, dia mengingat satu hal yang sangat penting. Tania belum sempat mobil, jadi bagaimana dia bisa pergi ke kantor? Ya. Untuk sementara ia akan pergi menggunakan jasa taksi. Nanti setelah ia sampai di kantor, ia akan meminta Mona untuk membelikannya mobil untuk mempermudah pergerakannya.


Memikirkan ide yang cemerlang ini, Tania segera turun berniat untuk mencegat taksi di depan apartemen. Tetapi apartemen ini meskipun bukan apartemen yang paling mewah, ini masih merupakan apartemen kelas atas. Semua penghuninya memiliki mobil mereka masing-masing sehingga tidak mungkin ada taksi di sekitar.


Tania mengepalkan tangannya dengan kesal. Jika tahu begini, ia akan mengambil libur hari ini untuk mempersiapkan segalanya terlebih dahulu.


Sementara itu, kabar mengenai kedatangan desaigner emas dari HR Mode telah tersebar di kantor Kev Fashion. Mereka sudah tidak sabar melihat penampilan designer kelas dunia. Namun tentu saja di antara mereka ada saja yang tidak sabar melihat Tania karena mereka ingin membandingkan diri Mereka dengan designer yang dikabarkan masih muda dan berbakat.


"Ini sudah jam berapa? Kenapa dia bekum datang juga?" Sinta, salah satu designer di perusahaan Kev Fashion menggerutu. Untuk menyambut kedatangan Tania, perusahaan memerintahkan seluruh designer untuk berkumpul di depan lobi untuk menyambutnya. Namun sayangnya, setelah hampir setengah jam mereka duduk di sana, orang yang dia tunggu sama sekali tidak terlihat batang hidungnya.


"Mona! Apa kamu tidak salah mendapatkan info?" Lanjutnya menoleh pada Mona yang duduk di kursi yang tidak jauh darinya.


"Tidak mungkin. Miss Angela memang mengirimi saya pesan kemarin malam dan berkata bahwa ia akan datang bekerja pagi ini." Mona menyangkal. "Saya akan menghubunginya kembali. Mungkin ada masalah dengan perjalannya. Lagipula ini adalah hari pertama nya. Mengingat dia tinggal di luar negeri selama ini, mungkin dia tidak tahu jalan dan tersesat." Lanjut Mona mencoba memberi alasan yang tepat. Mendengar alasan yang dikatakan Mona, memang tidak ada yang dapat menyangkalnya. Dengan itu, Mona mengambil ponselnya dan segera menghubungi Tania dan segera mengetahui jika Tania memang terjebak macet. Lalu Mona segera menyebarkan kabar itu. Membuat semua orang mendengus tidak suka.


"Huh! Ini hari pertamanya datang untuk bekerja. Tapi dia telah membuat kita semua berdiri di sini membuang begitu banyak waktu." Salah satu designer lain juga menggerutu tidak puas.


Bekerja di Kev Fashion memang memiliki gaji tinggi di atas rata-rata. Semua orang berharap dapat bekerja di perusahaan Fashion yang telah berdiri lima tahun lalu itu. Namun seiring dengan besarnya gaji yang diterima oleh Karyawan, mereka juga memiliki tanggung jawab yang juga lebih besar. Setiap orang memiliki target mereka. Jadi saat mereka hanya duduk diam menunggu seperti ini, sebagian dari mereka akan menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak berguna dan membuang-buang waktu.


"Mona! Mau kemana kamu?!" Tanya Sinta ketika melihat Mona berdiri dari kursinya dan telihat akan pergi.


Mona yang dipanggil secara tiba-tiba terkejut dan berhenti seketika saat ia membalik badannya dan melihat Sinta yang menatapnya penuh kebencian. Mendengar pertanyaan Sinta, semua orang yang ikut menunggu juga mengalihkan perhatian mereka dan menatap Mona. Mereka juga tanpa sadar penasaran dengan jawaban Mona. Mereka diam-diam menunggu.

__ADS_1


"Saya... Saya... Saya..." Mona menjawab dengan ragu-ragu sebelum ia akhinya tetap menundukkan kepalanya dan tidak menjawab.


"Saya... Saya.... Jawab dengan jelas!" Sinta marah karena merasa dipermalukan.


"Saya.... Saya mau ke kamar mandi." Jawba Mona pada akhirnya. Meskipun ia harus menahan malu, ia tidak bisa menyinggung Sinta yang merupakan designer senior di perusahan.


"Ah.. oh... Kalau begitu pergilah cepat." Sinta melambaikan tangannya. Lalu ia mencibir Tania dengan tegas.


Setelah beberapa menit Mona pergi ke kamar mandi, Tania yang sejak tadi mereka tunggu akhirnya tiba. Dengan menggunakan pakaian formal berwarna ungu yang merupakan pakaian dinas HR Mode, Tania tampil pashionable.


Tania sama sekali tidak mengetahui jika akan ada sambutan begitu ia sampai di kantor. Jika ia tahu sebelumnya, ia akan mempersiapkan diri dengan lebih baik.


Namun sayangnya tidak ada satu pun dari mereka pernah bertemu maupun melihat wajah Miss Angela yang sedang mereka tunggu. Sama seperti Mona, mereka membayangkan jika Miss Angela yang merupakan pemenang perlombaan fashion meskipun kabarnya dia memiliki wajah yang cantik, tidak ada yang menduga jika dia juga masih sangat muda. Jadi saat mereka melihat Tania masuk ke dalam kantor dan berjalan dengan santai, mereka segera mendatanginya untuk menghadangnya masuk. Mereka mengira jika Tania hanyalah datang untuk main-main dan bukannya bekerja.


"Hei kau! Berhenti di sana!" Teriak Sinta keras. Jari telunjuknya menunjuk Tania yang segera berbalik dan mengangkat alisnya.


"Ya kamu! Memangnya siapa lagi? Tidak ada orang yang tidak berkepentingan masuk ke dalam perusahaan dengan santai selain kamu!" Sinta menyilangkan tangannya di depan dada dan menatap Tania dengan jijik. Jejak penghinaan jelas terlihat di matanya.


"Ooooh... Tapi aku ada kepentingan datang ke perusahaan ini. Apakah anda salah paham?" Tania semakin mengerutkan keningnya.


"Salah paham? Huh! Kamu bukan karyawan di sini. Jadi kamu tidak memiliki hak untuk datang bagaimanapun caranya." Sinta tidak menyerah. Pertengkaran keduanya sontak menjadi pusat perhatian. Mereka seakan lupa dengan tugas yang mereka untuk menyambut seseorang.


"Oh memang saya yang salah. Seharusnya saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Kalau begitu Perkenalkan, nama saya Angela. Perwakilan Designer yang diutus oleh HR Mode untuk mengevaluasi kerjasama antara HR Mode dengan Kev Fashion." Tania memperkenalkan dirinya di depan semua orang.

__ADS_1


Namun, sepertinya semua orang tidak ada yang percaya. Mereka semua saling memandang dengan penuh pertanyaan. Apakah benar wanita muda yang masih sangat muda itu telah menjadi master di bidang design?


"Kamu kira kamu bodoh sehingga dapat dengan mudah ditipu. Kamu pasti nona muda manja yang datang untuk mencari tuan kami kan? Kami sudah cukup banyak melihat nona muda kaya yang menggunakan alasan serupa untuk dapat bertemu dengan tuan." Salah satu designer yang ikut menunggu memicingkan matanya menatap Tania penuh selidik.


Mendengar tuduhan para desaigner ini membuat alis Tania semakin berkerut. Dia telah memperkenalkan diri dengan baik namun masih disalahpahami. Lagipula dia bahkan datang dengan menggunakan pakaian resmi HR Mode. Seharusnya tanpa ia memperkenalkan dirinya, orang-orang ini sudah tahu. Bagaimanapun mereka akan bekerja sama di masa depan. Seharusnya masalah seperti ini mereka juga memahaminya.


*


*


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_47🍁


Terima kasih sudah mampir 😘


Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya


***

__ADS_1


Salam sayang 😘


❤❤❤Queen_OK❤❤❤


__ADS_2