Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 24. Tekad Untuk Hamil Anaknya


__ADS_3

"Tidak perlu. Kevin, aku istrimu. Tolong berikan aku satu kali saja. Setelah itu aku tidak akan mengganggumu lagi." Ucap Tania sambil menubruk tubuh Kevin dan melingkarkan tangannya di leher pria itu sebelum berjinjit dan menggigit tipis bibir Kevin.


"Tania! Aku harap kamu benar-benar tidak akan menyesali keputusan mu." Pertahanan Kevin akhirnya runtuh di bawah kendali naf_sunya. Gairah yang sudah sejak tadi ia tahan tidak dapat lagi ia kendalikan. Menguasai dirinya dan menghilangkan kewarasannya.


Kevin memeluk Tania yang sudah tidur di dalam pelukannya. Ia menyisihkan rambut yang menempel di dahinya karena keringat yang muncul setelah aktivitas mereka.


"Tania, aku tahu kamu masih belum mencintai ku. Tapi kenapa kamu malah mau melakukan semua ini? Apa yang sebenarnya mendorongmu melakukannya?" Gumam Kevin sambil terus menatap wajah Tania yang kelelahan.


Kevin menatap Tania dengan rumit. Ia merasa bersalah pada gadis ini sekarang. Bagaimanapun, ia juga tidak mencintainya, yang lebih penting adalah bahwa pernikahan mereka adalah pernikahan kontrak yang ada batas waktunya. Jika mereka sampai memiliki anak nanti, akan jadi apa rumah tangga mereka?


"Aku harus melakukan sesuatu." Kevin segera bangkit. Menutupi tubuh telanjang Tania dan memakai kembali pakaiannya sendiri. Juga membereskan pakaian Tania yang berserakan di lantai dan memasukkannya ke dalam keranjang baju kotor. Lalu ia juga mengambilkan seperangkat baju ganti untuk Tania sebelum akhirnya ia keluar dari kamar Tania dengan hati-hati.


Keesokan harinya, Tania bangun dengan sekujur tubuh yang terasa remuk setelah cahaya matahari menelusup masuk melalui jendela kamarnya.


Merasakan cahaya yang mengenai matanya, Tania pun mengerjapkan matanya yang berat dan segera mendesis kesakitan.


"Ugh... Aku tidak menyangka Kevin memiliki tenaga yang begitu kuat. Aku tidak menyangka jika aku seperti hancur setelah melakukannya. Aku heran bagaimana bisa Reina menahan rasa sakit seperti ini sejak lama?" Gumamnya saat ia mulai bergerak. Ia melihat seluruh tubuhnya yang hampir dipenuhi dengan jejak berwarna merah, biru hingga ungu kehitaman. "Kevin benar-benar ganas." Gumamnya menggelengkan kepalanya.


"Tidak apa-apa. Yang penting adalah aku sudah berhasil. Dengan kekuatan Kevin, aku yakin aku akan segera hamil anak nya." Tania mengelus perutnya dengan senyum bangga.


Tania tersenyum melihat baju ganti yang disiapkan Kevin untuknya. "Uh... Ternyata dia perhatikan juga." Gumamnya saat ia mulai memakai pakaiannya.


Bruk!


"Aduuuh...." keluh Tania saat ia jatuh dari ranjang saat ia berusaha untuk berjalan ke kamar mandi. Kakinya terasa seperti jeli dan tidak bertenaga.

__ADS_1


Kevin yang kebetulan sedang berjalan di luar kamar Tania mendengar suara keras dari dalam kamar dan segera masuk untuk melihat. Ia mendapati Tania yang terduduk di sisi ranjang di atas lantai. Tanpa basa-basi, ia segera mengangkat Tania dan meletakkan nya di atas tempat tidur.


"Terima kasih." Ucap Tania malu. Meskipun ia sangat berani tadi malam, keberaniannya itu hilang entah kemana setelah ia melihat Kevin. Ia merasa bahwa ia belum siap bertemu dengan laki-laki yang telah mengambil keperawanan nya itu. Wajahnya saat ini merah seperti tomat busuk.


"Apa yang ingin kamu lakukan?" Tanya Kevin dengan dingin. Membuat Tania tanpa sadar terkejut sekaligus takut. Ia tidak menyangka akan mendapatkan perlakuan itu dari Kevin.


"Aku... Aku ingin mandi. Tapi...." Tapi kakinya lemas seperti jeli. Lanjut Tania dalam hati. Ia tidak mungkin memberitahunya pada Kevin dan membuatnya semakin malu.


"Aku akan membawamu ke sana." Ucap Kevin sambil kembali menggendong Tania dan masuk ke dalam kamar mandi. Lalu meletakkan Tania di atas kloset duduk saat ia dengan sabar mengisi bathtub dan setelah memastikan suhu air sesuai, ia hendak mengangkat Tania sebelum dilarang olehnya.


"Aku bisa sendiri sampai di sini." Ucap Tania. Ia merasa jika Kevin sedang marah padanya.


"Oke. Aku akan keluar sekarang. Jika kamu mau keluar, panggil saja aku." Ucap Kevin sambil keluar dari kamar mandi dan tidak menoleh lagi setelah itu. Tania melihat punggung nya yang terlihat sangat jauh dan tak tergapai.


"Memang aku yang salah. Jadi aku mengerti jika Kevin pasti sangat marah padaku sekarang." Gumam Tania sebelum ia dengan hati-hati melepas pakaiannya dan masuk ke dalam bathtub yang disiapkan oleh Kevin untuknya.


Selain rasa bersalah. Ia juga merasa khawatir. Ia menyadari jika dirinya semalam terlalu bersemangat dan tidak bisa mengendalikan diri hingga membuat Tania kuwalahan. Jadi dia sudah menduga jika tubuh Tania pasti tidak dapat menerimanya dengan mudah. Jadi dia menunggu dengan sabar di atas ranjang Tania yang memiliki bekas darah dan bercak-bercak lain di atasnya.


Tania tidak menghabiskan waktu lama di kamar mandi. Semalam ia tidak sempat makan. Dan tenaganya bahkan terkuras habis setelah aktivitas nya bersama Kevin yang melelahkan. Saat ini perutnya sudah tidak sabar meminta isi. Jadi setelah berendam sebentar untuk menghilangkan rasa lelahnya, ia segera keluar dari bathtub dan menya9dari bahwa ia tidak membawa baju ganti saat ia masuk tadi. Beruntung, saat ia mengedarkan pandangannya, ia melihat bathrobe yang ada di salah satu sisi dan segera memakainya.


Kriet... Kevin mendongak saat mendengar pintu kamar mandi dibuka. Ia menemukan jika Tania sudah keluar dengan menggunakan bathrobe yang menampilkan bagian lehernya yang saat ini penuh dengan tanda cinta yang ia tinggalkan semalam. Menyadari hal ini, ia berdehem menghilangkan canggungnya dan mengembalikan kewarasannya.


"Ehem. Sarapan sudah siap di bawah. Setelah selesai mengganti pakaian. Turun dan makanlah." Ucap Kevin sebelum ia berdiri dari ranjang dan berjalan keluar. Menutup pintu kamar dengan hati-hati.


Tania juga merasa jika suasananya sedang tidak baik. Ia hanya mengangguk ringan dan melihat Kevin yang menghilang di balik pintu kamarnya.

__ADS_1


*


*


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_24🍁


Terima Kasih sudah mampir😘


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya


...***...


...Keistimewaan Bulan Ramadhan dari...


...☘️Ali Bin Abu Tholib☘️...


...🍃Malam Ke Delapan belas🍃...


...🌸Pada malam ke delapan belas, para Malaikat akan berseru "Hai hamba Allah! Sesungguhnya Allah Ridho kepadamu dan kepada ibu dan bapakmu🌸...


...Selamat menunaikan Ibadah Puasa 🥰...

__ADS_1


...Salam sayang 😘...


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


__ADS_2