Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 96. Pasangan Yang Sempurna


__ADS_3

Saat Tania masih belum bisa meredakan tangisnya, ponselnya berbunyi dan id penelepon dengan foto manis Kaylee dan Kaisar yang keren muncul di layar.


Anak-anaknya tidak boleh melihat nya dengan keadaan seperti ini. Jadi Tania tidak langsung mengangkat telepon itu dan malah masuk ke dalam kamar mandi. Membasuh wajahnya. Lalu saat ia melihat matanya yang memerah di cermin sebelum ia keluar, Tania tahu itu tidak cukup.


Rencananya adalah bahwa ia akan berpura-pura masih mandi lah yang akan menjadi alasan mengapa ia tidak kunjung mengangkat telepon, jadi Tania harus membuatnya seperti memang itu lah yang terjadi. Dengan cepat Tania membuka bajunya dan mengganti dengan bathrobe. Lalu melilitkan handuk pada rambutnya yang kering seakan-akan dia baru saja keramas yang juga bisa dijadikan alasan mengapa matanya merah.


Setelah ia memastikan penampilan yang tampak normal, Tania keluar dari kamar mandi. Mengambil ponselnya dan menyadari jika layar sudah kembali gelap yang berarti panggilan itu sudah berakhir. Tania lalu duduk di atas ranjang, Bersiap menghubungi si kembar kembali.


"Halo sayang, maaf mami tadi sedang mandi dan tidak mendengar kalian menelepon." Tania segera berbicara setelah ia melihat wajah Kaylee memenuhi layar. Ia sedikit bersyukur karena Kaisar sepertinya tidak ada di sana. Dia dapat dengan mudah menipu Kaylee, tapi jika itu Kaisar, ia tidak yakin.


Menyadari jika tanpa sadar ia takut pada putranya sendiri, Tania menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Oye mami. Mami lain kalia kalau mami keramasa jangan lama-lama. Mata mami pasti sakit kan?" Kata Kaylee dengan sedih.


"Er...." Tania merasa bersalah. "Iya sayang mami akan mengingatnya lain kali. Oh ya mana Kaisar? Kenapa dia tidak ada?" Tanya Tania mengalihkan pembicaraan.


"Dia sedang bermain ponsel Mami. Akhir-akhir ini Kaisar sangat senang bermain ponsel sampai-sampai dia tidak memiliki waktu bermain denganku." Kaylee mengerucutkan bibirnya.


"Benarkah?" Tania penasaran. Ia memang tahu jika dibandingkan dengan Kaylee, Kaisar lebih sering bermain ponsel. Namun ia juga tidak begitu tahu apa yang sedang dimainkan oleh putranya. Tapi karena Xia Xi Lin tidak mengatakan apa-apa padanya, ia juga diam saja karena selama ini Xia Xi Lin yang lebih banyak mengontrol anak-anaknya karena ia sibuk.


"Iya mami. Itulah kenapa Kaylee menelepon mami. Aku ingin mami memberitahu Kaisar untuk lebih banyak menghabiskan waktunya denganku. Oke mami?" Kaylee berkata dengan wajah sedih yang penuh harap.


"Oke princess. Nanti aku akan memberitahu Kaisar. Sekarang bagaimana jika kamu bermain dulu dengan kakak Xi Lin? Dimana Xi Lin?"


"Ada. Kakak sedang membuat camilan untuk kami di dapur. Apakah mami sangat sibuk akhir-akhir ini?" Tanya Kaylee tiba-tiba.


"Ya sayang. Mami harus cepat menyelesaikan pekerjaan mami sehingga mami bisa kembali dnegan cepat dan menemui kalian di sana."


"Itu bagus. Kalau begitu Kaylee menutup telepon dulu ya Mi." Kaylee berkata dengan senang. Matanya yang daritadi dipenuhi keluhan seketika berubah berbinar.

__ADS_1


"Oke sayang. Love you."


"Love you too mami. Bye bye." Kaylee melambaikan tangannya sebelum menutup sambungan telepon mereka.


Tania segera menghela napas lega. Lalu melepas handuk yang melilit rambutnya. "Untung saja Kaisar tidak ada tadi."


Tania tidak tahu jika Kaisar yang dia bicarakan sebenarnya ada di samping saudari kembarnya. Hanya saja Kaylee memenuhi layar ponsel dengan wajahnya sehingga wajah Kaisar tidak terlihat. Itu memang disengaja agar mami mereka tidak melihatnya.


"Huh! Kenapa kamu juga mengadu yang tidak-tidak tentang aku?" Kaisar berkata dengan kesal pada Kaylee.


"Jika aku menelepon tanpa ada sesuatu, mami akan curiga kan? Lagipula apa yang aku katakan juga memang benar. Kamu terus saja bermain ponsel sepanjang hari." Kaylee tidak terima disalahkan.


"Tidak seperti itu. Bukankah aku juga bermain dengan mu tadi?"


"Itu kan beberapa jam yang lalu. Apakah kamu juga mau bermain denganku saat aku mengajakmu main tadi?"


"Itu bukannya karena kamu mengajakku bermain salon? Aku ini seorang pria. Mana bisa bermain seperti itu?"


"Tidak. Aku tidak mau."


"Kalau kamu tidak mau, aku akan mogok makan."


"Itu bagus. Berat badanmu memang sudah banyak bertambah akhir-akhir ini. Kamu itu sudah gendut. Akan bagus jika kamu tidak makan selama beberapa hari." Jawab Kaisar acuh.


"Aku tidak gendut. Aku ini manis." Kaylee mengerucutkan bibirnya.


"Lihat ini." Kaisar mengambil cermin dan memberikannya pada Kaylee meminta Kaylee melohat pipi tembemnya di cermin.


Kaylee merengut. Pipinya memang sedikit tembem. Tapi dia tidak gendut dan terlihat manis. "Baik. Aku tidak akan makan." Kaylee melipat tangannya dan memalingkan tubuhnya membelakangi Kaisar.

__ADS_1


"Lihatlah. Kakak baru saja membuat Cheese cake dengan almond. Apa kalian mau mencobanya?" Xia Xi Lin masuk ke ruang keluarga dengan sepiring cheese cake yang harum. Dan seseorang yang baru saja berkat bahwa dia akan mogok makan dan tidak akan makan berbalik dengan senang. Melupakan apa yang baru saja ia katakan dan menikmati cheese cake itu dengan menggoyangkan kedua kakinya.


Melihat saudari kembarnya yang sangat cepat berubah, Kaisar hanya bisa menggelengkan kepalanya tanpa daya.


Keesokan harinya, baik Tania dan Kevin telah memakai pakaian yang akan mereka promosikan ketika mereka berangkat ke kantor, tidak seperti terakhir kali saat Kevin mengacau dengan sengaja berpakaian yang tidak rapi dan membuat rencana gagal dan Tania bahkan pergi ke Italia, Kevin berpakaian dengan sangat rapi. Laki-laki itu bahkan sengaja menatap penampilannya agar terlihat lebih baik. Dia tidak mau kejadian di masa lalu terulang. Jika dulu Tania akan membantunya memperbaiki penampilan nya, dia memiliki firasat jika dia melakukannya sekali lagi Tania tidak akan pernah membantunya lagi. Dengan begitu, bukankah dia sendiri yang akan malu?


Secara kebetulan, Tania dan Kevin tiba di perusahaan dalam waktu yang bersamaan. Keduanya telah menjadi pusat perhatian meskipun sebenarnya mereka saling berjauhan. Melihat penampilan keduanya, tidak ada yang tidak akan setuju jika memang Tania dan Kevin adalah pasangan yang sangat serasi. Semua orang yakin jika Tania dan Kevin yang menjadi modelnya, pakaian mereka pasti akan laris manis di pasaran. Mereka juga bertekad jika mereka akan memiliki sepasang untuk mereka sendiri.


Kevin tampan dengan tubuh tinggi yang proposional. Akan sulit menemukan model wanita yang akan cocok disandingkan dengannya. Namun mereka bergitu terkejut saat melihat kombinasi Kevin dan Tania. Meskipun Tania tidak bisa dianggap tinggi dan hanya mencapai pundak Kevin, anehnya melihat mereka berdua, keduanya terlihat serasi satu sama lainnya. Dan tim pemasaran tiba-tiba memiliki ide yang menarik untuk mempromosikan produk pakaian Couple ini.


*


*


*


...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_96🍁...


...Terima kasih sudah mampir 😘...


...Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗...


...Mohon maaf jika menemukan banyak-banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...


...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...


...***...


...Salam sayang 😘...

__ADS_1


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


__ADS_2