
Di dalam layar, terlihat sepasang anak kembar yang memakai seragam sebuah taman kanak-kanak. Keduanya tampak lucu dilihat dari manapun. Dengan Tania yang memegang tangan mereka berdua. Satu cantik dan satu tampan. Nenek Ambar baru saja mendapat kan kiriman foto itu dari anak buahnya yang ia minta untuk mengawasi Tania beberapa hari setelah Tania tiba di Indonesia untuk pertama kalinya. Jadi saat Tania pulang ke Italia, ia juga sudah mengikuti Tania sejak awal. Namun karena ia disibukkan dengan mengikuti Tania dan Kevin, ia jadi lupa untuk mengirimkan foto yang dia dapatkan pada nenek Ambar dan baru ia kirimkan malam ini.
Melihat potret kedua anak kecil yang menggemaskan itu, nenek Ambar tentu saja sangat bahagia. Pasalnya, gadis kecil itu cukup mirip dengan Tania, namun memiliki bibir yang seksi seperti milik Kevin. Hidungnya juga mancung, tidak seperti hidung Tania yang mancung namun kecil. Lalu pria kecil itu bahkan hampir sembilan puluh sembilan persen adalah foto kopi Kevin saat ia masih kecil. Apalagi alis dan hidungnya yang sama persis. Pria kecil itu adalah versi kecil Kevin.
Dengan hanya melihat penampilan mereka saja, tidak perlu ditanyakan lagi siapa orang tua dari anak kembar itu. Keduanya pasti adalah cicit mereka. Hah! Cucu baunya yang tidak kompeten itu bahkan tidak tahu jika ia memiliki dua orang anak yang menggemaskan. Jika cucunya itu lebih mampu sedikit, mana mungkin ia tidak memiliki kesempatan untuk menimang mereka lebih awal dan baru mengetahuinya sekarang?
Ini memang kesalahan Kevin. Cucu si-alnya itu!
Di dalam kamarnya, Kevin yang baru saja membaringkan tubuhnya segera bangun karena bersin-bersin berkali-kali. "Apakah aku kena flu?" Gumam Kevin sambil menggosok hidungnya. Lalu saat ia hendak membaringkan tubuhnya lagi, ponselnya yang baru saja ia nyalakan berdering keras. Kevin membaca nama penelepon dalam layar dan menghela napas panjang sebelum mengangkatnya.
"Halo Kevin. Akhirnya kamu mengangkat teleponnya. Hiks hiks. Aku sangat khawatir padamu. Kenapa nomormu tidak aktif selama berhari-hari? Aku takut terjadi sesuatu padamu, hiks hiks." Suara Khanza yang parau terdengar dari seberang.
"Aku pergi untuk perjalanan bisnis. Lalu ponselku juga tertinggal." Lagipula selain ponsel itu, ia masih memiliki ponsel lain yang ia gunakan untuk hubungan bisnis. Jadi meskipun ponsel itu tidak ia bawa, tidak akan menghalangi pekerjaannya.
"Ooh... Aku lega. Aku khawatir kamu kenapa-kenapa. Aku juga sudah tanya Danil kemana kamu pergi. Tapi dia tidak mau memberitahu ku." Suara Khanza terdengar penuh dengan keluhan.
"Memang aku yang memintanya. Aku ingin kamu fokus bekerja meski aku tidak ada di kantor."
"Iya iya. Aku juga bekerja dengan baik. Memang aku sempat absen sehari, tapi itu karena aku sakit. Kamu tahu kan setiap masa bulananku aku akan selalu sakit."
"Yah. Kamu harus istirahat jika memang sakit."
"Aku sekarang sudah tidak apa-apa. Terima kasih karena sudah peduli padaku. Kamu besok sudah masuk kerja kan? Aku sangat merindukanmu tiga hari ini."
__ADS_1
"Ya aku besok ke kantor. Sudah malam. Cepat tidur. Besok kamu juga harus bekerja."
"Oke. Baiklah kalau begitu. Kamu pasti lelah. Cepat istirahat. Kita ketemu besok. Selamat malam Kevin. Jangan lupa untuk memimpikan aku yang indah." Ucap Khanza percaya diri sebelum ia menutup teleponnya dengan senang. Dia akan tetap menjadi nomor satu untuk Kevin. Memangnya siapa Tania yang berani merebut perhatian Kevin darinya?
Setelah terdengar bunyi bip di ponselnya, Kevin menghela napas panjang. Ia sampai melupakan jika ada Khanza di kantor. Jika Tania melihat Khanza, pasti akan terjadi masalah. Apa yang harus ia lakukan?
Sebenarnya saat Khanza memintanya untuk memasukkannya ke perusahaan, ia akan menempatkan Khanza di AB Grup untuk menghindari pertemuan yang cepat dengan Tania. Setidaknya ia harus dapat menaklukkan Tania terlebih dahulu baru memberitahu masalah Khanza padanya. Namun entah kenapa Khanza menolak dan bersikeras untuk bekerja di Kev Fashion dengan alasan jika dia menyukai Fashion akhir-akhir ini. Jadi dia ingin bekerja di perusahaan yang berbasis fashion. Jadi Kevin dengan enggan membiarkannya datang.
Jika bukan karena fakta bahwa Khanza selama ini berada di luar negeri dan diawasi dengan ketat, dia akan menyangka jika Khanza sengaja datang ke Kev Fashion karena mengetahui jika Tania juga bekerja di sana. Tapi Kevin memang tidak mengetahuinya dan bahkan tidak menyangka jika meskipun Khanza diawasi dengan sangat ketat, dia masih bisa menemukan celah kecil dengan menyuap pelayan di keluarga itu untuk mencarikan informasi mengenai Kevin untuknya. Jadi Khanza memang sengaja datang ke Kev Fashion untuk menemui Tania dan memberi tahu Tania jika Kevin adalah milik nya.
"Bagaimana pun, mereka akan bertemu pada waktunya. Entah itu selarmag atau di masa depan, keduanya pasti akan bertemu. Yang terpenting adalah bagaimana aku akan bertindak nantinya." Gumam Kevin pada akhirnya sebelum ia membaringkan tubuhnya dan tidur dengan nyenyak.
Kevin selalu bangun tepat waktu. Sejak ia kecil, jam biologisnya selalu tepat. Ia selalu terbangun pukul lima pagi meskipun ia baru tidur jam dua atau jam tiga malam. Jadi meskipun ia masih mengalami jetlag, dia bangun jam lima untuk jogging.
Awalnya baik nenek Ambar maupun kakek Seno juga termakan gosip dan percaya jika Tania memang berselingkuh di belakang cucu mereka, Kevin. Namun setelah Tania seperti menghilang dari dunia, mereka mulai curiga dan memeriksa kejadian yang sebenarnya dari perceraian cucu mereka. Bagi kakek Seno, mencari tahu hal semacam itu apalagi yang terjadi di bawah hidungnya jelas mudah. Jika ia sadar lebih awal bahwa mereka sebenarnya telah ditipu, ia tidak akan membiarkan Kevin bertindak semaunya.
Sayangnya ia baru mengetahui kebenaran tentang masalah ini setelah Tania pergi. Cucu menantunya ini bahkan pergi tanpa berpamitan pada mereka. Bukan lagi nenek Ambar, kakek Seno bahkan jauh lebih merasa bersalah lagi pada Tania karena mereka telah gagal mendirik seorang cucu sehingga cucu mereka dapat berbuat yang sangat sangat tercela dan tidak tahu malu.
Sekarang, cucu majikan mereka yang jarang terlihat pulang. Dan mereka tidak akan tahu kapan laki-laki tampan itu akan pergi lagi. Jadi banyak dari mereka yang segera mencari kesempatan untuk berinteraksi dengannya. Terutama para pelayan wanita yang masih lajang. Mereka berlomba untuk mencari perhatian.
"Nenek, apakah teh buatan saya sudah sesuai?" Tanya seorang gadis pelayan yang memiliki wajah yang cantik setelah nenek Ambar menyesap teh buatannya. Gadis ini bernama Laura. Laura sebenarnya adalah cucu dari salah satu teman nenek Ambar.
Nenek Laura mengirimnya ke kediaman Abraham untuk melayani Nenek Ambar sekaligus belajar keterampilan wanita darinya. Tentu saja itu bukanlah niat aslinya. Niat utamanya adalah bahwa nenek gadis itu ingin menjodohkan cucunya dengan Kevin. Namun jika ia mengutarakannya langsung pada nenek Ambar, sahabatnya itu pasti akan langsung menolaknya. Namun ia yakin dengan penampilan cucunya yang baik, ia akan mampu menaklukkan Kevin jika ia memiliki kesempatan untuk bertemu satu sama lain. Jadi nenek Laura akhirnya membiarkan cucu kesayangannya bahkan menjadi pelayan di kediaman lain.
__ADS_1
Namun sekatang bahkan sudah hampir satu tahun Laura berada di mansion Abraham dan menjadi pelayan pribadi nenek Ambar, namun ia masih tidak pernah bertemu dengan Kevin secara langsung bahkan tidak pernah melihatnya dari jarak dekat.
"Yah. Ini segar. Kemampuan menyeduh tehmu semakin hari semakin meningkat." Puji nenek Ambar jujur. Ia menepuk pundak Laura bangga. Ia memang baik pada gadis itu, tapi itu hanya sebatas baik terhadap sesama manusia terlebih lagi Laura adalah cucu dari sahabatnya. Jadi meskipun ia sebenarnya tahu niat terselubung nenek dan cucu ini, ia masih membiarkannya tinggal di sisinya. Lagipula mengenai berhasil tidaknya tujuan mereka, itu bukan tergantung mereka. Dia bahkan lebih pesimis lagi. Selama mereka tidak berbuat di luar batas, dia akan membiarkannya. Namun jika sekali saja ia berani bertindak di luar batas, ia tidak akan segan untuk membalasnya dengan ribuan kali lipat.
*
*
*
...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_87🍁...
...Terima kasih sudah mampir 😘...
...Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗...
...Mohon maaf jika menemukan banyak-banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...
...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...
...***...
...Salam sayang 😘...
__ADS_1
...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...