Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 6. Lamaran Diterima


__ADS_3

Binar mata Robi terlihat cerah dan bahagia. Ia mengira setelah putrinya patah hati terhadap Nathan akan sulit untuk move on. Jadi ketika ia mendengar dari Kevin bahwa keduanya adalah sepasang kekasih, membuatnya bahagia. Apalagi ketika mendengar cerita Kevin tentang hubungan keduanya.


Sebagai seorang papa yang tentu saja menginginkan kebahagiaan sang putri, Robi menaruh harapan besar pada Kevin untuk kebahagiaan Tania.


Namun ia selalu merasa tidak percaya pada Kevin karena merasa bahwa cerita yang ia dengar sedikit tidak masuk akal, namun setelah mendengar bahwa laki-laki itu dengan langsung melamar anak gadisnya untuk dijadikan istri membuatnya yakin.


Sudah lama Robi mengenal Kevin di dunia usaha. Laki-laki muda itu adalah sosok yang bertanggung jawab. Membuatnya yakin bahwa akan tepat menyerahkan putrinya pada laki-laki seperti itu.


Dan setelah kalimat yang ditujukan untuk melamar itu terdengar, secara bertahap suasana berubah menjadi serius.


Robi melihat Kevin serius dengan apa yang diucapkannya barusan. Ada sebuah tekad tak terbantahkan yang terdengar dari setiap kata yang ia ucapkan. Menarik napasnya dalam, Robi melihat putrinya yang memasang ekspresi terkejut di lengannya.


Semakin ia melihat, semakin ia curiga akan hubungan keduanya yang terlihat tidak normal. Robi juga bukan seseorang yang baru saja mengenal dunia. Dia telah malang melintang di dunia dan bertemu dengan berbagai macam orang. Tentu saja ia juga telah mempelajari berbagai macam ekspresi manusia. Jadi, Robi yakin jika hubungan antara Kevin dan putrinya adalah rekayasa belaka.


Tetapi, setelah melihat kesungguhan Kevin, ia berpura-pura tidak menyadari hal ini dan memilih untuk mendukung Kevin. Siapa tahu jika Tania menikah dengan Kevin, putrinya itu akan mendapatkan kebahagiaan nya.


“Baiklah, karena anda telah meminta anak saya secara langsung, dan saya pun telah melihat kesungguhan niat anda, saya tidak punya pilihan lain selain menerima pinangan anda.”


“Papa... aku tidak mau menikah dengan dia. Dia ini sangat licik pa!” Rengek Tania. Ia berharap sang papa mengerti kode darinya bahwa ia berada dalam tekanan sekarang.


“Sayang, bagaimana mungkin kamu berbicara dengan begitu jahat tentangku?” Kevin memasang wajah teraniaya.


“Diam kau! Semua ini gara-gara kamu!” Tania melotot marah. "Papa, aku nggak mau nikah." Tania kembali merengek. Menarik-narik tangan Robi untuk membujuknya.


“Sayang, tuan Kevin datang dengan niat baiknya. Mengapa kamu memperlakukannya dengan tidak sopan?” Robi melihat putrinya yang manja dan tidak tega. Namun demi masa depan sang putri, ia harus mengeras kan hatinya.


“Pa! Disini aku yang akan menjalaninya, setidaknya tanyakan padaku dulu.”


“Untuk apa? Semuanya sudah jelas. Lagipula papa tidak yakin fotografer itu tidak akan menyebarkan nya selamanya. Jika sampai foto-foto itu tersebar suatu saat nanti, nama baik kita akan rusak.” Robi menunjukkan tumpukan foto yang berserakan di atas meja. Tania fokus untuk membujuk papanya sehingga ia tidak menyadari adanya foto-foto tersebut. Melihat dirinya dan Kevin berada dalam posisi yang absurd di dalam foto, Tania tidak bisa tidak terkejut.


Tania segera menatap tajam Kevin. Semua ini pasti kerjaan laki-laki itu sehingga foto-foto itu ada di sini.

__ADS_1


"Papa, ini hanya kesalahpahaman saja. Itu hanya kecelakaan." Tania segera menjelaskan pada Robi. Berharap papanya ini mengerti.


"Papa tidak peduli apakah itu sungguhan atau sebuah kecelakaan. Faktanya adalah seseorang telah berhasil memotret gambar ini. Apa kamu tahu apa yang akan terjadi jika foto ini menyebar?"


Tania perlahan melepaskan tangannya yang menggamit lengan papanya. Ia berharap papanya bisa menyelamatkan nya, tapi kenapa papanya justru ikut memojokkannya?


Kecewa. Ini adalah pertama kalinya Tania merasa kecewa terhadap papanya. Orang yang dia harapkan bisa menjadi pelindung dan sandarannya di saat ia tidak berdaya justru memberinya bahu dingin dengan sangat kejam.


"Tania, papa sudah memutuskan jika papa akan menjodohkanmu dengan tuan Kevin. Kamu juga sudah dewasa dan sudah waktunya untuk menikah. Ada lamaran yang bagus tidak boleh dilepaskan begitu saja."


Mendengar pernyataan Robi, dua orang laki-laki muda merasa sangat puas rencana mereka akan terlaksana. Jadi mereka tidak akan lagi dipusingkan dengan hal mencari pasangan pengganti yang menghabiskan waktu dan menguras energi.


Di sisi lain, air mata sudah jatuh mengalir di pipi Tania. Ia kecewa mendengar ucapan sang papa yang menurutnya tidak adil. Ia segera berdiri dan berlari ke dalam rumah.


“Saya tahu hubungan antara anda dan putri saya adalah sebuah kebohongan. Tapi saya mengharapkan dengan hubungan yang akan dibangun di masa depan, hubungan antara kalian akan menjadi lebih baik. Anda seorang yang tampan dan mapan. Saya yakin putri saya tepat berada di tangan anda.”


Mendengar pernyataan yang Robi ucapkan membuat punggung Kevin terasa dingin. Ia awalnya percaya diri bahwa ia telah melakukannya dengan baik sehingga laki-laki di depannya tidak akan menemukan kebohongannya. Nyatanya ia salah. Jam terbang calon mertuanya itu lebih banyak dan berpengalaman. Sudah banyak wajah yang telah ditemuinya.


“Maafkan saya tuan.” Kevin meminta maaf dengan sungguh-sungguh.


“Apakah anda tetap akan mengizinkan saya menikahi putri anda meskipun anda tahu bahwa semua ini adalah kebohongan?”


Robi menghela napas panjang mendengar pengakuan Kevin.


“Tania adalah permata hati kami. Jika dalam keadaan normal, aku akan menjadi orang nomor satu yang akan menentang pernikahan tanpa cinta yang akan merusak kebahagiaan Tania. Tapi melihat Tania yang terpuruk setelah batalnya pertunangannya di masa lalu, membuat saya terpaksa melakukan semua ini.”


“Maksudnya?”


“Tania adalah seorang gadis yang ceria di masa lalu. Namun setelah pertunangan nya batal tahun itu, ia berubah menjadi gadis yang serius dan kaku. Saya ingin putri saya kembali seperti dulu. Anda adalah seorang yang tampan, pasti akan mudah membuat Tania memberikan hatinya pada anda.” Robi terkekeh sebelum melanjutkan kalimatnya.


“Lagi pula, Putri saya Tania tidak memiliki kekurangan sedikit pun dalam hal penampilannya, saya berani bertaruh bahwa anda yang akan lebih dulu mencintainya.”

__ADS_1


Mendengarnya, Kevin semakin tidak percaya diri. Apalagi Danil yang dari tadi menelan ludahnya kasar sejak terbongkarnya drama sang atasan.


*


*


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_5🍁


Terima kasih sudah mampir 😍


Like, VOTE, rate dan komentar nya akoh tunggu...🤗


Terima Kasih sudah mampir😘


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉


***


...Keistimewaan Bulan Ramadhan dari...


...☘️Ali Bin Abu Tholib☘️...


...🍃Malam Ke Duabelas🍃...


...🌸Pada malam ke Duabelas, ia datang pada hari kiamat dengan wajahnya yang bagaikan bulan di malam purnama🌸...


...Selamat menunaikan Ibadah Puasa 🥰...

__ADS_1


...Salam sayang 😘...


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


__ADS_2