
Kevin kembali ke rumah sakit seger setelah ia menerima informasi terbaru dari orang yang ia perintahkan untuk menyelidiki kejadian di taman salju Phoenix Pyeongchang tahun itu saat ia hampir kehilangan nyawanya jika tidak ada orang yang menyelamatkan nya. Kevin merasa aneh tentang kebenaran jika Khanza lah yang menyelamatkannya tahun itu karena dari kesaksian keluarga China yang sempat Khanza tinggali, mereka berkata jika Khanza tidak bisa bermain ski sama sekali.
Jika Khanza tidak bisa bermain ski, bagaimana ia bisa sampai menemukan dirinya yang terjebak di dalam gua yang berada di daerah ski profesional? Itulah mengapa Kevin merasa jika dia telah salah mengenali orang selama bertahun-tahun dan menyuruh orang untuk menyelidiki semuanya hingga jelas.
Karena kejadian itu sudah terjadi lebih dari sepuluh tahun yang lalu, butuh waktu untuk menguak kisah yang telah berlalu. Namun Kevin beruntung karena meskipun butuh waktu yang lama untuk mencari tahu kebenaran, kebenaran itu tetap dapat ditemukan.
Namun ternyata, hasil yang didapatkan orang itu sangatlah membuat Kevin terkejut sekaligus menyesal. Kevin tidak pernah menyangka jika gadis yang menyelamatkannya tahun itu sebenarnya adalah Tania.
Baik Kevin maupun Tania tidak ada yang tahu jika mereka ternyata mengunjungi tempat wisata yang sama saat mereka pergi berlibur. Kevin dan Tania sama-sama masih duduk di bangku SMA. Tania datang bersama dengan Arsya dan Farel, sedangkan Kevin datang sendirian.
Tania yang sedang bermain ski tidak menyangka jika ia tidak sengaja melihat Kevin yang terperosok dan masuk ke dalam gua yang bahkan tertutup salju. Sebenarnya Tania tidak mengenali Kevin saat itu karena jarak mereka yang cukup jauh. Daerah itu jauh dari pos pemantauan dan juga orang-orang yang bermain ski. Tania berpikir jika ia meninggalkan Kevin di dalam gua selagi ia mencari bantuan, ia akan telat sampai tiba di sana. Mungkin Kevin sudah ma-ti karena terkena kedinginan dan juga Hipotermia. Jadi Tania baru memaksakan diri untuk menggali pintu gua dengan kedua tangannya.
Setelah berjuang beberapa saat, Tania dapat melihat Kevin yang sudah tidak sadarkan diri. Tania segera menarik Kevin keluar dari gua. Setelah Kevin berada di luar, ia baru mengenali jika orang yang dia tolong sebenarnya adalah Kevin, teman SMA nya yang sangat tidak ia sukai.
Namun Tania bukan orang yang menaruh dendam. Meskipun ia membenci Kevin, ia masih membantunya. Memapah Kevin sampai di dekat pos pemantauan berharap ada orang yang melihatnya dan menolongnya. Seperti harapannya, mereka pun ditemukan oleh seseorang yang segera membantu mereka. Orang itu tidak lain adalah Khanza yang saat itu sedang menemani temannya ke sana. Saat itu baik Tania maupun Khanza memakai syal yang hampir menutupi wajah mereka, jadi mereka tidak saling mengenal.
Begitulah akhirnya Khanza dikenali oelh Kevin sebagai penyelamat nya. Lagipula semua orang di pos pengamatan melihat Khanza lah yang membawa Kevin datang. Mereka tidak melihat Tania yang juga segera pergi untuk menerima pengobatan. Berada di luar dengan udara dingin, masih bekerja keras mengeluarkan Kevin dari gua serta memapah Kevin pergi ke pos pengamatan membuat tubuhnya tidak stabil. Tania bahkan sampai dirawat di rumah sakit selama satu Minggu Karen flu berat yang dia derita.
Kevin membaca semua data itu dan hatinya sakit. Bagaimana mungkin ia malah menyakiti Tania begitu parah di masa lalu hanya demi Khanza yang ternyata hanya lah orang yang mengaku-ngaku saja. Memanfaatkan rasa hutang budi yang selama ini menjeratnya.
__ADS_1
Sampai di rumah sakit, Kevin tidak melepaskan tangan Tania sedikitpun. Ia bahkan mengabaikan kedua anak mereka yang menatap Kevin dengan bingung. Kevin tidak mengatakan apa-apa sejak ia datang selain permintaan maafnya yang berulang kali. Tania yang melihat tingkah Kevin juga tidak bisa tidak bingung. Tania bingung kenapa Kevin tiba-tiba meminta maaf padanya? Apakah karena pelaku yang mengatur kecelakaan itu adalah Khanza dan Kevin tidak dapat menepati janjinya untuk menghukum Khanza jika dia lah pelaku nya.
Memikirkan hal ini, Tania menjadi kecewa. Kesalahpahaman Tania membuat hatinya sakit dan ia mulai menangis.
"Sayang, kenapa kamu menangis?" Tanya Kevin panik. Ia tidak tahu mengapa Tania menangis. Apakah istrinya itu merasakan sesuatu yang tidak nyaman di tubuhnya?
"Tidak sakit lagi. Aku hanya kecewa saja. Hiks hiks. Ternyata aku memang akan selalu kalah darinya." Ucap Tania sendu.
"Paman! Menjauh dari mami! Paman jahat! Paman membuat mami menangis." Kaisar berteriak keras. Menarik tangan Kevin untuk menjauhi Tania. Namun tentu saja tenaga kecil Kaisar tidak akan sebanding dengan Kevin yang tidak bergerak sedikitpun.
Kaylee juga tidak tinggal diam. Ia juga membantu Kaisar untuk mengusir Kevin keluar dari ruangan Tania. "Aku sebelumnya menyukai paman dan berpikir membiarkan paman menjadi Daddy kami. Tapi sekarang aku tarik kembali pikiranku karena paman ternyata berani menyakiti mamiku." Kaylee berkata dengan marah.
"Anak-anak tolong biarkan aku berbicara dengan mami kalian. Ini hal yang sangat penting." Kevin tidak mau mengalah dan keluar dari ruangan itu seperti keinginan mereka. Dia masih bertahan di tempatnya dan berdiri dengan tegak di sana entah bagaimana kedua anak itu berusaha untuk mendorongnya menjauh.
"Apa maksudmu?" Tanya Tania tidak mengerti.
"Khanza, dia pernah mengaku bahwa dia lah yang menyelamatkan ku saat aku hampir kehilangan nyawa. Namun ternyata semua itu bohong. Tenryata bukan dia lah orang yang menyelamatkan ku. Tapi ternyata itu adalah kamu." Lanjut Kevin menjelaskan.
Tania juga tidak menyangka jika hutang budi yang membuat Kevin memperlakukan Khanza dengan istimewa adalah karena hal ini. Dan dia lebih tidak menyangka jika tahun itu gadis yang membantuny membawa Kevin ke pos pengamatan adalah Khanza. Jadi jika disimpulkan adalah bahwa selama ini Khanza tidak hanya mengambil hak yang seharusnya i dapatkan berupa perlakuan khusus dari Kevin tetapi bahkan dia lah yang secara tidak langsung membuatnya menderita.
__ADS_1
"Ini salahku Tania. Ini salahku. Jika aku menyelidiki masalah ini dengan benar, semua ini tidak mungkin terjadi. Kita pasti akan menjadi keluarga yang bahagia sejak awal dan tidak pernah berpisah. Ini salahku. Aku benar-benar orang yang gagal." Kevin berlutut di depan Tania. Membuat Tania dan kedua anak mereka tertegun. Mereka tidak menyangka jika Kevin akan sampai melakukan hal itu. Kaisar jelas lebih terkejut lagi. Dalam pikirannya, Kevin adalah pria besar yang memiliki ego yang sombong yang tidak mungkin akan merendahkan diri seperti itu. Namun sekarang, ia melihat dengan kedua matanya sendiri.
*
*
*
...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_158🍁...
... kasih sudah mampir 😘...
...Like, VOTE, rate dan komentar nya tunggu...🤗...
...Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...
...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...
...***...
__ADS_1
...Salam sayang 😘...
...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...