Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 35. Kebenaran Yang Disembunyikan


__ADS_3

Robi mendengarkan ucapan Farel dan Nina. Dan segera, kedua tangannya semakin mengepal karena marah.


"Apa sih yang kalian berdua inginkan? Keadaan sudah seperti ini. Kenapa kalian malah menambah bahan bakar? Apa kalian mau keluarga kita pecah?" Arsya yang sejak tadi diam berteriak marah dan menunjuk kakak dan kakak iparnya dengan tajam.


"Kamu tidak bisa menuduh kami sembarangan. Kami bicara seperti ini juga demi keluarga. Apa kamu tahu berapa kerugian yang harus ditanggung perusahaan karena masalah ini? Harga saham terus merosot. Jika hal ini dibiarkan, apa kamu mau keluarga kita ikut jatuh hah?" Farel tidak terima dituduh seperti itu dan membela dirinya. Nina yang duduk di sampingnya mengelus lengannya untuk memintanya bersabar.


"Perusahaan bisa dipikirkan nanti. Sekarang ini masalah yang lebih penting adalah Tania. Bagaimana perasaan Tania saat ini. Apa kalian pernah memikirkannya?" Arsya berbicara dengan menggebu-gebu.


"Dia berani bertindak seperti itu, apakah dia pernah berpikir sebelumnya? Arsya, aku tahu kamu menyayangi Tania, begitupun kami. Tapi jika Tania terus dibiarkan membuat masalah, keluarga ini lama-lama akan hancur karena ulahnya." Nina ikut berbicara.


"Apa kalian percaya begitu saja gosip itu? Meskipun Tania sedikit manja, selama ini Tania selalu bertindak baik. Aku yakin dia tidak akan pernah melakukan hal memalukan seperti itu." Arsya berkata dengan yakin. Dia mengenal Tania dengan baik. Dia yakin adiknya tidak akan berbuat seperti itu.


"Heh. Kalau dia tidak melakukan hal itu. Bagiamana bisa berita itu muncul. Ada asap maka ada api. Jika ada berita seperti ini, pasti memang terjadi sesuatu. Lalu juga ada buktinya. Apa bukti itu bisa dibuat sesuka hati?" Nina menyilangkan tangannya di depan dadanya. Mencibir.


"Kita tidak bisa mengambil kesimpulan begitu saja hanya dengan sebuah bukti tanpa mencari tahu yang sebenarnya. Kita harus bertanya pada Tania mengenai yang terjadi."


"Jika bertanya padanya, aku yakin dia tidak akan berkata jujur. Jika pencuri jujur, penjara telah penuh sejaka lama."


"Kalian bertiga diam! Papa telah memiliki keputusan." Robi berkata dengan suara yang dalam. Di sampingnya, Tari hanya bisa nangis sejak awal. Ia bahkan tidak tahu harus berkata apa.


"Pa.... Tolong maafkan Tania kali ini. Mama yakin Tania pasti tidak melakukan hal yang salah. Dia pasti dijebak, Pa. Mama yakin itu." Tari melihat wajah gelap Robi dan memiliki dorongan untuk berbicara membela putrinya.


Di mata Robi, hal yang paling dia utamakan adalah urusan perusahaan. Tania sudah pernah membuat kondisi perusahaan dalam kesusahan dahulu saat ia memutuskan pertunangan nya dengan Nathan. Untung saja saat itu keluarga Mahardhika membantu krisis itu sehingga dengan susah payah dapat mengembalikan kejayaannya. Tapi kali ini, jika krisis kembali terjadi, siapa yang akan membantunya?


Puluhan tahun hidup bersama dengan Robi, Tari mengerti apa yang mungkin dipikirkan suaminya ini dari tatapan dan raut wajahnya. Dan dia tidak mau hal itu terjadi.


"Lalu kenapa jika dia dijebak? Bukankah hasilnya masih sama saja? Siapa yang akan membuktikan kebenaran itu? Tidak ada ma. Dan yang paling penting adalah saham perusahaan terus menerus turun sejak tadi malam. Jika aku tidak segera memutuskan, aku takut aku tidak akan lagi bisa menyelamatkan perusahaan." Ucap Robi tegas. Wajahnya dingin tanpa ekspresi saat ia mengatakannya.


"Itu memang benar, Pa. Farel mendukung keputusan papa." Farel dengan semangat menyatakan persetujuan nya.

__ADS_1


"Nina juga setuju, Pa. Nina yakin keputusan papa adalah yang terbaik bagi semuanya." Nina juga sama bersemangat nya dengan suaminya. Ia bahkan tidak dapat menyembunyikan senyum puas di bibirnya.


"Papa... Tolong pikirkan baik-baik. Jangan sampai papa menyesal nantinya." Tari sedikit banyak tahu apa yang mungkin akan dilakukan suaminya.


"Papa rasa ini yang terbaik. Lagipula sebelumnya dia adalah orang lain. Jadi sekarang kembali menjadi orang lain juga tidak akan ada bedanya." Ucapan Robi membuat semua orang membelalakkan matanya. Apa maksud Robi? Siapa yang orang lain?


**


Tania sampai di kediaman Wiratmaja dan segera masuk ke dalam rumah. Baru saja ia masuk ke dalam ruang keluarga, ia sudah mendengar sayup-sayup orang yang sednsg berdebat. Dan dari suaranya, ia mengenali setiap suara yang terdengar. Apalagi suara isakan tangis mamanya yang terdengar menyedihkan juga tidak berhenti.


Mendengar perdebatan yang terjadi di dalam keluarga nya, ia yakin jika masalah itu pasti mengenai dirinya. Dia ingin tahu apa yang dipikirkan oleh keluarga nya di belakangnya. Jadi dia diam-diam berjalan mendekat dan bersembunyi di balik tembok terdekat sehingga ia bisa mendengar dengan jelas setiap perkataan mereka.


Namun Tania datang agak terlambat. Jadi dia hanya mendengar saat Robi membentuk para suadara yang sedang berdebat itu. Namun hanya dengan mendengar itu saja, Tania sudah dapat menyimpulkan apa yang sedang terjadi di sana. Siapa yang menyalahkan maupun membelanya. Dan.... Dia sangat kecewa.


"Papa... Tolong pikirkan baik-baik. Jangan sampai papa menyesal nantinya." Tania mendengar perkataan Tari dan merasa ada yang tidak beres. Duagaanya terbukti saat ia mendengar perkataan Robi yang sukses membuatnya hampir mati karena terkejut.


"Papa rasa ini yang terbaik. Lagipula sebelumnya dia adalah orang lain. Jadi sekarang kembali menjadi orang lain juga tidak akan ada bedanya."


Memikirkan hal ini, Tari mulai mengepal kan tangannya. Bagaimana bisa? Sejak kecil, ia telah merasakan kasih sayang dari semua orang. Papa, mama dan kedua kakak laki-lakinya memperlakukannya seperti permata hati mereka. Jadi bagaimana bisa ia ternyata bukanlah bagian dari mereka yang sesungguhnya?


"Papa! Tolong jangan katakan itu! Tania adalah putri kita. Putri kita pa!" Tari tidak bisa duduk diam lagi dan berteriak marah. Kedua putranya semakin membolakan mata mereka tidak percaya. Apa yang baru saja mereka dengar? Apakah mereka tidak salah dengar?


"Tidak ma. Dia bukan putri kita. Putri kita sudah mati saat ia dilahirkan. Dan Tania hanyalah anak yang dibawa dari panti asuhan untuk menggantikan putri kita. Dia sama sekali tidak ada hubungannya dengan kita." Robi tidak menghiraukan peringatan Tari dan terus berbicara. Kini, semua orang mendengar dengan jelas dan memastikan apa yang telah mereka dengar.


"Tidak pa! Tolong jangan katakan itu. Tania adalah putri kita bagaimana pun. Akulah yang menyusuinya. Aku juga yang telah membesarkan nya dengan kedua tangan ku ini. Bagiku, dia akan tetap menjadi putriku." Tari mengangkat kedua tangannya dan memandangnya dengan penuh perasaan.


"Aku sudah memutuskannya. Demi menyelamatkan keluarga dan perusahaan, kita akan memutuskan hubungan dengannya. Jika ada yang keberatan, bisa pergi dengannya namun hanya membawa diribya sendiri tanpa sepeserpun uang dan harta yang telah aku berikan." Ucap Robi dengan tegas.


Bukannya dia tidak menyayangi Tania. Setelah ia membawa bayi Tania pulang dan menggantikan putrinya yang meninggal, ia sudah menganggap bayi kecil itu putrinya sendiri. Ia telah melimpahkan kasih sayang padanya sejak ia masih bayi. Tentu saja kasih sayang seperti itu tidak akan dapat hilang begitu saja dengan mudahnya. Jika masalah seperti ini tidak muncul, kemungkinan besar ia sudah akan melupakannya dan akan dia bawa rahasia ini sampai mati. Namun masalah ini telah menyangkut perusahaan yang paling ia hargai. Ia tidak bisa mengabaikan perusahaan demi seorang putri asing yang ia bawa sebagai ganti.

__ADS_1


"Pa, ma, apakah benar apa yang aku dengar barusan?" Semua orang di ruang keluarga menoleh begitu mereka mendengar suara bergetar seseorang yang sangat mereka kenal.


*


*


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_35🍁


Terima kasih sudah mampir 😘


Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya


...***...


...Keistimewaan Bulan Ramadhan dari...


...☘️Ali Bin Abu Tholib☘️...


...🍃Malam Ke Dua puluh sembilan🍃...


...🌸Pada malam ke dua puluh sembilan, Allah akan memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima🌸...


...Selamat menunaikan Ibadah Puasa 🥰...

__ADS_1


...Salam sayang 😘...


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


__ADS_2