Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 124. Orang Di Belakang Panggung


__ADS_3

"Adikku tidak mengatakan omong kosong. Dia memang bisa melakukannya lebih baik, tidak. Seharusnya jauh jauh lebih baik dari putri anda itu. Jadi hal itu tidak bisa dihitung jika kami berbohong." Kaisar berkata sambil menutupi Keylee dengan tubuhnya. Melindungi Kaylee dari jari telunjuk ibu muda itu yang menunjuk tajam pada mereka berdua.


"Oh...apakah akan ada orang yang percaya? Kalian datang entah dari mana. Apakah kalian pikir hanya karena kalian berkata bahwa penampilan kalian lebih baik, maka akan menjadi lebih baik? Putriku telah mengalahkan ribuan anak baik dari kompetisi online dan bahkan mampu mengalahkan mereka secara langsung sekali lagi. Kemampuannya juga sudah jelas di depan mata semua orang. Lalu bagaimana dengan kalian?"


"Nyonya, mereka masih anak-anak. Tolong jangan ambil hati. Saya akan mewakili..."


"Oh bagaimana jika aku membuktikan ucapanku. Baru setelah melihat penampilan ku, semua orang akan melihat apa aku hanya omong kosong atau yang sebenarnya." Kaylee menyela ucapan Arsya yang akan meminta maaf.


"Hei! Kamu kira ini acara apa? Ini adalah acara pencarian bakat. Dan saay ini adalah tahap final. Lalu kamu ingin tampil begitu saja? Heh! Aku kira kalian sengaja membuat masalah untuk mencari perhatian Sajam tujuan sebenarnya adalah ingin melintasi jalan instan kan? Dasar tidak tahu malu!" Ibu muda itu sangat marah.


Keributan di depan panggung menyita perhatian semua orang. Anggota tim acara juga turun tangan untuk melihat keributan itu. Lalu mereka melaporkannya pada atasan mereka.


"Tuan, seorang anak mengklaim bahwa penampilan mereka jauh lebih baik dari penampilan anak barusan. Lalu orang tua anak itu tidak terima dan membuat keributan." Manager acara melapor dengan hormat.


"Ada kejadian seperti itu? Eh sebentar..." Laki-laki itu yang mulai memperhatikan layar laptop yang menampilkan berbagai sisi menghentikan salah satu layar. Di dalam layar terlihat Kaylee dan Kaisar dengan jelas.


"Biarkan anak itu naik." Ucap laki-laki itu serius dengan senyum mencurigakan di bibirnya.


"Tapi tuan, bukankah ini tidak baik? Semua anak yang sampai pada tahap ini melewati seleksi yang sangat ketat mulai dari audisi online sampai saat ini. Jika tiba-tiba membiarkan anak itu naik, bukankah ini tidak adil? Lalu bagaimana jika tersebar kabar jika Starry Entertainment membiarkan seorang anak memanjat status di depan mata?" Manager itu berkata serius.


"Heh! Memangnya siapa yang berani?" Laki-laki itu tersenyum meremehkan. Wajahnya yang tampan dan terlihat lembut pada hari biasa kali ini terlihat suram.


"Lakukan saja apa yang aku perintahkan." Lanjut laki-laki itu dengan tegas tanpa memberi kesempatan pihak lain untuk membantah.

__ADS_1


"Baik tuan." Setelah mengakui perintah, Manager itu segera pergi ke belakang panggung. Melalui headset, ia memberitahu pembawa acara untuk memikirkan cara yang alami untuk membiarkan Kaylee naik ke atas panggung dan menunjukkan penampilan nya.


Pembawa acara pada kompetisi juga bukan orang biasa. Mereka segera mengerti apa yang harus ia lakukan tanpa harus menanyakan mengapa dan bagaimana. Dengan menarik perhatian semua orang pertama, lalu mengalihkan perhatian pada kedua anak yang menjadi target. Mereka berdua memang melihat jika kedua anak itu terlihat tidak biasa. Ada aura tersendiri yang berbeda dari anak biasanya. Namun hanya dengan aura saja belum cukup untuk menjadi bintang. Tetapi karena ini adalah perintah atasan, mereka berdua tidak berhak menanyakannya.


"Nah baiklah. Seperti nya yang di sini sangat ramai ya?" Pembawa acara laki-laki turun pertama kali dan bertanya. Lalu sang wanita ikut turun.


"Benar Dion. Ada apa sebenarnya di sini yang membuatnya begitu ramai?" Sang pembawa acara wanita itu bertanya dengan lancar.


"Eh kak Zara, kak Dion. Kedua anak ini tiba-tiba saja datang dan mengatakan jika penampilan Putri tidak lebih baik dari mereka. Apakah mereka tidak takut menyinggung orang lain dan membiarkan orang lain menilai jika kompetisi Starry Entertainment bisa memasukkan orang yang tidak kompeten?" Ibu muda itu segera menjawab. Kedua pembawa acara terlihat sangat menikmati penampilan putrinya. Mereka juga memuji bakatnya yang baik. Pasti mereka akan membelanya daripada kedua anak yang muncul tiba-tiba ini.


"Oh seperti itu. Yah. Penampilan Putri memang baik." Laki-laki bernama Dion itu menganggukkan kepalanya sambil memindai kedua kakak beradik kembar di depannya.


"Halo adik-adik, jika itu masalahnya, apa kalian bercanda dengan ucapan yang kalian katakan tadi?" Zara bertanya dengan senyum manis di bibirnya. Meskipun Arsya ada di sekitar mereka, ia tidak bisa membantu atau mereka akan ter-ekspose. Jadi dia hanya bisa diam melihat dari samping. Ia juga ingin tahu bagaimana kedua anak ini akan menyelesaikan masalah mereka.


"Eh..." Zara awalnya ingin mencoba kedua anak ini. Tapi ternyata selain memiliki aura yang unik, kepercayaan diri anak ini ternyata juga tidak kalah baik.


"Wah wah. Bagaimana ini ya?" Dion juga terkejut dengan keberanian gadis kecil ini. Anak ini bahkan tidak takut menghadapi orang asing dan bahkan dengan beberapa kamera yang mengarah mereka.


"Tuh kan. Saya tidak berbohong. Anak ini memang omong besar. Tidak tahu orang tuanya seperti apa mendidiknya?!" Ibu muda itu melipat kedua tangannya di dada saat ia mengejek Kaylee.


"Nah. Bagaimana jika begini. Karena anak ini bersikeras jika apa yang dikatakannya benar, bagaimana jika kita memberikan mereka kesempatan untuk membuktikan diri? Lagipula kita juga tidak mau kan jika nanti tersebar bahwa bahkan pemenang dari kompetisi hari ini bahkan tidak lebih baik dari anak lainnya?" Zara mengerucutkan bibirnya.


"Itu ide yang bagus. Jadi, bagaimana menurut kalian?" Dion bertanya pada semua orang di sekitar. Mereka harus berjaga-jaga agar tidak ada masalah di masa depan karena hal ini jika mereka tidak meminta persetujuan dari semua orang.

__ADS_1


Mendengar itu, Arsya semakin bingung. Jika kedua anak ini tampil di depan publik apalagi di televisi nantinya, bukankah tidak butuh waktu lama untuk mereka segera dikenali? Tania pasti akan marah padanya kan?


Tidak. Acara ini bukanlah acara langsung. Jadi masalah ini masih bisa ditutupi. Ia tidak berharap jika tim program akan menyetujui mereka untuk membiarkan mereka tampil. Sekarang jika sampai kedua anak kembar itu tampil dan bahkan terpilih, akan kacau. Sebelum semuanya terlambat, ia harus bergegas. Ia harus menghentikan mereka dan mengakhiri semuanya.


*


*


*


...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_123🍁...


... kasih sudah mampir 😘...


...Like, VOTE, rate dan komentar nya tunggu...🤗...


...Mohon maaf jika menemukan banyak-banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...


...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...


...***...


...Salam sayang 😘...

__ADS_1


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


__ADS_2