
Dari sana lah akhirnya semua orang di kantor Kev Fashion mengetahui jika sosok yang mereka kenal dengan nama Miss Angela ternyata berasal dari Indonesia dan memiliki nama asli Tania. Yang paling mencengangkan adalah jika sebenarnya Miss Angela atau Tania ini adalah istri Kevin yang berselingkuh tahun itu. Tapi jika Tania benar-benar selingkuh saat itu, kenapa Kevin memperlakukannya dengan baik pada saat ini. Apa mungkin berita itu salah? Lagipula tidak semua rumor benar adanya dan bahkan ada lebih banyak yang hanya suatu kebohongan dan trik untuk menghancurkan nama seseorang. Apalagi berita di masa lalu itu sangatlah janggal. Setelah kabar perselingkuhan, tidak ada kabar yang lain lagi hingga berita-berita itu hilang ditelan waktu.
Dalam sekejap, berita mengenai nama asli Tania juga identitas Tania yang sebenarnya menyebar di seluruh kantor Kev Fashion. Untung saja Kev Fashion memiliki peraturan uang ketat untuk para karyawannya yaitu mereka tidak diperbolehkan menyebarkan berita apapun mengenai pemilik perusahaan mereka.
Ketika mereka baru masuk, mereka juga telah menandatangani surat pernyataan bahwa mereka tidak akan membocorkan masalah apapun mengenai sang pemilik. Jika mereka melanggar, mereka bahkan harus membayar denda yang tidak akan pernah mereka bayangkan sebelumnya. Tentu saja menghadapi ancaman seperti itu tidak ada satu pun dari mereka yang berani mengatakan sepatah apapun. Itulah mengapa mengenai Kevin yang merupakan pemilik Kev Fashion baru terbongkar dalam dua tahun terakhir dan itu bukan berasal dari karyawan di Kev Fashion itu sendiri. Semua karyawan pada dasarnya masuk dan keluar dari kantor seperti orang buta dan tuli. Mereka akan berpura-pura bahwa tidak terjadi apapun meskipun ada sebuah peristiwa besar yang mungkin terjadi.
"Kenapa kamu melihatku seperti itu?" Tanya Tania pada Mona yang masih berdiri menatapnya di tempat setelah ia selesai memberi perintah pada gadis itu untuk meminta bahan di dalam gudang yang akan dia gunakan untuk membuat model awal. Melihat penampilannya yang seperti seorang anak kecil yang sedang penasaran dengan satu hal, Tania tidak bisa tidak mengerutkan alisnya.
"Sebenarnya ada yang ingin saya tanyakan pada Miss Angela." Jawab Mona ragu. Ia menggesek kakinya sendiri dengan gelisah. Mirip seperti kucing kecil yang menggesekkan tubuh nya pada majikan mereka saat mereka menginginkan sesuatu.
"Apa itu? Katakan!" Tania meletakkan pensilnya dan menatap Mona.
"Itu... Di kantor sebenarnya ada sebuah berita yang heboh." Jawab Mona menatap Tania dengan semangat.
"Lalu?" Tania mengerutkan alisnya. Ada berita heboh di kantor bukankah memang sudah biasa. Lalu apa?
"Lalu...yang menjadi topik pembicaraan adalah anda Miss."
"Aku?"
"Ya. Dikatakan bahwa anda memiliki nama asli Tania Wiratmaja dan....dan...." Mona takut melanjutkan kalimat selanjutnya. Tapi Tania juga bukan orang yang bodoh. Jika semua orang dapat mengetahui nama aslinya, tidak diragukan lagi jika mereka juga mengetahui jika dia adalah mantan istri Kevin.
"Dan aku adalah mantan istri Kevin?" Tania melanjutkan kalimat Mona karena melihat gadis itu terus saja ragu. Sontak, hal itu membuat Mona sangat terkejut.
"Miss, apakah ini benar?" Mona mengangkat wajahnya. Memasang baik-baik telinganya agar ia dapat mendengar sejelas mungkin jawaban yang diberikan oleh Tania.
"Ya." Tania tidak mengelak dan mengaku. Ia mengangguk ringan saat ia menjawab.
__ADS_1
"Ya?" Kini giliran Mona yang ragu apakah yang dia dengar sungguh-sungguh? Ia tidak pernah menduga hal ini sebelumnya. Jadi saat ia mendengar orang-orang mulai menyebutkan hal ini di belakangnya, ia hampir tidak mempercayainya. Itulah mengapa ia memilih bertanya pada Tania mengenai kebenaran daripada hanya menduga-duga yang tidak pasti.
"Hm. Ya. Aku memang mantan istri Kevin. Aku dan dia pernah menikah di masa lalu." Bahkan kami memiliki dua orang anak yang lahir karena itu. Tentu saja kalimat terakhir hanya diucapkan Tania di dalam hatinya. Mana mungkin ia berani mengatakan hal itu sembarangan.
Melihat Mona yang masih diam kebingungan seperti orang yang tersesat, Tania segera berbicara. "Jika tidak ada yang lainnya kamu bisa pergi sekarang. Aku masih harus membuat desain yang lebih detail lagi untuk memudahkan bagian produksi nantinya. Dan juga jangan lupa jika kamu harus mengambil bahan dari gudang."
"Baiklah Miss. Kalau begitu saya akan segera pergi." Mona membungkukkan tubuhnya sebelum ia berbalik dan keluar dari ruangan Tania. Menutup pintu dengan sangat pelan. Berusaha agar tidak mengganggu Tania bagaimana pun caranya.
Setelah ditinggalkan sendiri oleh Mona, Tania segera memijat pelipisnya. Bagaimana dia bisa begitu ceroboh hingga membuat salah seorang dari mereka curiga. Ini semua salah Kevin. Jika laki-laki itu tidak memprovokasi nya, bagaimana dia bisa kehilangan dirinya dengan sangat mudah? Tunggu saja dia akan segera memberinya pelajaran yang tidak akan dia lupakan seumur hidupnya.
Sementara itu, Kevin yang sedang diumpat oleh Tania sedang menerima laporan dari Danil merasa bahwa punggungnya tiba-tiba menjadi dingin.
"Tuan, berita mengenai identitas asli nona Tania telah menyebar di seluruh kantor seperti yang anda perkirakan. Apa saya perlu bertindak untuk menghentikan nya?" Danil segera bertanya. Dia lah yang selalu membersihkan nama Kevin begitu ia masuk ke dalam berita manapun karena Kevin tidak suka jika kehidupan pribadinya diatur oleh orang lain.
"Tidak perlu. Pastikan saja berita itu tidak menyebar di luar."
Setelah Danil keluar, Kevin melonggarkan dasinya. Lalu dengan serius menatap layar komputer di depannya. Namun salah jika menganggap Kevin saat ini tengah serius bekerja keras. Sebenarnya ia sedang menjadi penguntit. Ya. Dan Tania adalah targetnya.
Setiap ruang kerja di Kev Fashion selalu memiliki CCTV. Bahkan di ruangan Kevin sekalipun. Apalagi hanya ruangan seorang desainer seperti Tania, dan CCTV inilah yang saat ini sedang dijelajahi oleh Kevin.
Tampilan ruangan Tania yang kosong langsung menjadi sambutan saat Kevin mengklik alamat CCTV di ruang kerja Tania. Yang menandakan bahwa wanita itu sedang tidak ada di ruangannya saat ini. Kevin mengerucutkan bibirnya melihat hal ini. Dimana wanita itu di saat jam kerja seperti ini? Tapi saat dia ingin pergi memeriksa Tania di ruangannya, ia tiba-tiba ingat jika di dalam ruangan Tania ada sebuah galeri yang memang diminta olehnya sendiri.
Dengan segera, Kevin mengganti alamat CCTV ruangan Tania menjadi CCTV di galeri. Seketika, di dalam komputer yang ditampilkan di seluruh layar, Tania terlihat sedang bekerja dengan serius. Wanita itu memang ada di dalam galerinya. Dia sedang membungkuk di atas meja lebar di tengah ruangan.
Di atas meja yang lebar itu, sebuah kain bercorak kotak-kotak dan berwarna perpaduan antara pink abu-abu direntangkan di atasnya. Lalu Tania terlihat mengambil kain lain sebelum meletakkannya di atas kain sebelumnya. Melihatnya dnegan seksama selama beberapa saat sebelum mengambil kain lain dan melakukan hal yang sama seperti pada kain sebelumnya. Tania melakukannya beberapa kali hingga ia mengangguk puas dengan kain yang terkahir ia ambil dan padu padankan.
Setelah ia mendapatkan bahan yang ia inginkan, Tania segera keluar dari galeri dan masuk kembali ke dalam ruangannya. Lalu duduk di kursinya dan menenggelamkan diri di atas lembar desain yang baru saja ia gambar.
__ADS_1
Pada saat ini, Tania benar-benar tidak menyadari jika 'seseorang' sedang memperhatikannya. Tania selalu menyukai pekerjaannya sebagai desainer. Jadi meskipun ia tidak menyukai bosnya saat ini, ia masih akan melakukan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh.
Di sisi Kevin, ketika ia melihat penampilan Tania yang sedang fokus pada pekerjaannya, semakin ia merasa jika wanita ini memang beberapa kali lebih cantik dari terakhir kali ia melihatnya lima tahun lalu. Jadi Kevin menghabiskan wkarunya sore itu untuk melihat Tania di dalam layar. Matanya seakan tidak pernah lepas dari Tania.
Tidak terasa, jam kerja akhirnya berakhir. Tania meregangkan tubuhnya setelah ia melihat jam dinding sudah menunjukkan waktu nya untuk pulang. Tania segera merapikan mejanya. Memasukkan barang-barangnya ke dalam tas sebelum ia berdiri dan berjalan keluar dari ruangannya.
Namun sayangnya, Tania tidak menyadari bahwa Kevin masih merasa tidak cukup melihatnya hingga ia dengan sengaja ikut membereskan barangnya dan pulang.
*
*
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_55🍁...
...Terima kasih sudah mampir 😘...
...Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗...
...Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...
...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya...
...***...
...Salam sayang 😘...
__ADS_1
...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...