Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 120. Dasar Pria Tidak Tahu Malu!


__ADS_3

...Maaf karena semalam authornya mengantuk dan tidak fokus jadi salah update. Happy Reading 🤩...


...****************...


Kevin segera berdiri dan berjalan menuju ruangan Tania yang masih berada di dalam ruangannya dan hanya dibatasi oleh kaca transparan. Mengetahui jika Tania sedang melamun, Kevin menguji seberapa dalam Tania yang melamun. Kevin mengetuk pintu kaca tiga kali dengan pelan. Namun tampak nya, Tania tidak mendengar nya sedikit pun. Lalu pada ketukan selanjutnya, Kevin masih mencoba menambah kekuatan nya. Tetapi, masih tidak ada reaksi sama sekali dari Tania.


Apa yang sedang dipikirkan oleh wanita ini hingga seperti tidak mendengar apapun?


Melihat tidak ada reaksi dari Tania, Kevin langsung masuk. Bahkan setelah Kevin membuka pintu dsn berjalan ke arahnya, Tania masih larut dalam lamunannya. Kevin semakin mengerutkan keningnya. Hal besar apa yang sedang dipikirkan Tania saat ini?


"Sedang memikirkan apa?" Tanya Kevin tanpa basa basi saat ia menunduk dan memeluk Tania dari belakang. Ia menyandarkan dagunya pada bahu Tania.


Merasakan napas hangat di lehernya, Tania segera tersadar dari lamunannya dan segera menoleh. Ia mendapati. Kevin yang sangat dekat.


"Kev! Apa yang kamu lakukan di sini?" Teriak Tania kaget dan mendorong kepala Kevin ke belakang. Melihat reaksi Tania yang berbanding terbalik dengan sebelumnya, Kevin mengerutkan alisnya.


"Apa? Bukannya sebentar lagi kita ada rapat? Jadi aku datang untuk menjemputmu. Siapa yang tahu bahwa ketika masuk malah melihat dirimu sedang melamun. Katakan padaku ada apa?" Kevin tidak melepaskan Tania dan justru semakin membelitnya.


"Uh... Bukankah kamu datang untuk menjemput ku? Untuk apa kamu seperti ini? Cepat lepaskan aku." Tania menggeliat mencoba melonggarkan pelukan Kevin padanya. Tangan Kevin yang hangat terasa nyaman di pinggangnya. Dengan sentuhan kecil ini saja, Tania tidak bisa tidak membayangkan sensasi saat tangan itu menjelajahi tubuhnya. Ah! Akhir-akhir ini Kevin semakin berani dan membuatnya menjadi tidak masuk akal!


Tania terus menggeliat. Ia tidak sadar bahwa gerakannya yang liar malah membangkitkan apa yang seja awal susah payah dipendam oleh Kevin.


"Tania, kita belum pernah melakukannya di sini, bagaimana jika kita mencobanya?" Bisik Kevin dengan suara serak yang sudah Tania hafal. Mendengarnya, Tania segera membeku di tempatnya. Ia tidak berani bergerak sedikitpun bahkan untuk menggeser tubuhnya sedikit pun.


"Kevin jangan main-main!" Tania menjauhkan wajahnya dari serangan bibir Kevin yang sudah mulai mengecup lehernya.


"Aku tidak main-main." Kevin menjawab dengan suara rendah. Ia masih tidak menghentikan apa yang dia lakukan.


"Kevin, setelah ini kita harus rapat dengan klien penting. Jangan macam-macam." Rapat kali ini sangat penting. Tania harus menghentikan Kevin segera agar semua rencana yang telah dipersiapkan lama gagal begitu saja. Ia berusaha melepaskan tangan Kevin yang memeluk pinggangnya posesif.


"Uh! Kamu benar. Beri aku waktu sebentar untuk menenangkan adik kecilku yang nakal." Kevin menghentikan aktifitas bibirnya. Menggantinya dengan menyandarkan dagunya dengan nyaman. Tangannya yang memeluk Tania juga sudah merenggang. Tania tahu jika Kevin berusaha untuk meredakan has-rat nya. Jadi dia bekerja sama dan berdiri diam tanpa berani bergerak sedikitpun. Ia tidak mau karena gerakan kecilnya secara tidak sengaja mengganggu konsentrasi Kevin dalam menenangkan gajahnya yang ingin beraksi.


Tok tok tok... Suara pintu mengalihkan perhatian mereka. Lalu suara Danil ikut terdengar. "Tuan, sudah waktunya pergi ke ruang rapat."

__ADS_1


"Hem." Kevin berdehem untuk menjawab. Namun karena ruangan itu kedap suara, Danil tentu tidak dapat mendengar nya. Tetapi meskipun begitu, ia yakin jika Kevin pasti sudah tahu maksudnya. Danil tidak berani ikut campur lebih jauh lagi dan kembali ke tempatnya untuk mempersiapkan berkas untuk rapat.


"Tunggu aku malam ini." Ucap Kevin setelah mengecup pipi Tania sebelum ia keluar dari ruangan Tania dan kembali ke ruangannya sendiri.


"Apa?!" Teriak Tania marah. "Hei! Siapa yang mau kamu datang?" Tania tahu betul jika Kevin pasti akan melakukan apa yang dia katakan. Tetapi malam ini, ia ingin melihat keadaan Kaylee dan Kaisar di apartemen. Ia ingin melihat keduanya secara langsung meskipun mereka dalam keadaan tidur. Jika Kevin datang...


"Miss, apa kita pergi sekarang? Tuan Kevin dan Tuan Danil baru saja pergi." Beberapa detik setelah Kevin keluar ruangan, Mona masuk dan bertanya. Menyadarkan Tania dari lamunan sesaatnya.


" Tentu saja. Mari kita berangkat." Tania menjawab dengan tegas. Lalu mengambil map yang telah dia siapkan dan juga tas miliknya.


"Tuan Kevin berkata agar kita segera menyusul mereka di besmen." Ucap Mona setelah mereka masuk ke dalam lift dan menekan tombol.


"Eh? Kenapa ke besmen?" Tania terkejut dan menoleh untuk bertanya pada Mona. Ia ingat betul jika meeting dengan klien ini dilakukan di kantor, untuk apa ke besmen?


"Klien tiba-tiba saja mengubah tempat pertemuan menjadi di restoran K karena dia akan segera pergi ke bandara setelah selesai meeting dengan kita." Jawab Mona. Ia tidak memberi tahu Tania mengenai hal ini karena Danil melarangnya masuk dan berkata jika Tania sudah tahu.


"Miss, apakah Tuan Danil tidak memberitahu anda tadi?" Tanya Mona setelah ia menyadari sesuatu.


"Tidak. Apa tadi Danil masuk ke ruangan?" Tania tidak sadar bahwa dia melamun cukup lama dan bahkan tidak menyadari Danil masuk ke dalam ruangan Kevin dan memberitahu informasi ini.


"Tidak." Tania menggelengkan kepalanya. Ia yakin di sini bukanlah Danil yang salah. Laki-laki itu bukanlah tipe orang yang akan mengabaikan pekerjaan sama sekali. Ini pasti ulah Kevin. Gumamnya dengan kesal di dalam hati.


"Tapi tuan Danil mengatakan jika dia yang akan memberitahu Anda." Mona terlihat kesal. Jika dia tahu, dia tidak akan membiarkan Danil mengentikan nya masuk.


"Uh sudah lah. Lain kali jika ada apa-apa langsung beritahu aku. Jika tidak, kamu bisa mengirim pesan padaku." Tania menggelengkan kepalanya pelan.


"Oh. Oke Miss. Bagaimana pun, ini juga salah saya karena lalai. Saya minta maaf." Ucap Mona tulus meminta maaf.


"Sudahlah lupakan saja. Bukankah tidak apa-apa sekarang. Lebih baik kita segera pergi agar tidak terlambat."


Mobil Kevin terparkir di tempat biasa. Beberapa hari ini Tania sering berangkat bersama dengan Kevin, mobil Tania entah kenapa selalu mengalami masalah.


Tania mengerucutkan bibirnya saat ia melihat Kevin yang menatapnya dari dalam mobil. Mengingat apa yang terjadi sebelumnya, ia tidak boleh berada dekat dengan Kevin beberapa waktu ini. "Mona, aku akan duduk depan." Ucap Tania saat Mona membuka pintu belakang mobil untuknya.

__ADS_1


"Tidak tidak Miss. Saya tidak berani. Tolong jangan minta saya melakukannya." Ucap Mona memohon. Melihat tatapan mata Kevin yang seperti dapat menelan orang hidup-hidup saja sudah membuatnya takut. Mana bisa ia duduk di sampingnya?


Bukan salah Mona yang ketakutan. Kevin memang terlihat menakutkan saat suasana hatinya buruk seperti saat ini.


"Tidak. Aku ingin...ah!" Melihat jika Tania yang menolak permintaannya, Mona tidak memiliki cara lain selain mendorong Tania masuk ke dalam mobil hingga menubruk Kevin yang ada di dalam.


"Hehe. Maaf Miss. Saya terlalu kencang." Ucap Mona merasa bersalah sebelum ia menutup pintu dengan segera dan masuk ke dalam mobil di samping Danil.


Kevin tidak marah karena Mona mendorong masuk Tania dengan keras dan bahkan masih menabraknya. Ia puas dengan Mona yang tahu diri dan sadar akan tempatnya. Jika itu gadis lain, bukannya tidak akan melepaskan kesempatan yang sangat baik itu?


"Tidak apa-apa. Jangan takut. Kamu aman di sini sekarang. Aku akan memegang mu." Ucap Kevin santai. Ia menolak melepaskan Tania yang berusaha untuk memberontak.


"Takut apanya?! Justru kamulah yang membuatku takut! Cepat lepaskan aku." Teriak Tania tidak terima.


"Oh... Oke." Kevin melepaskan pelukannya. Yang sangat tidak terduga.


*


*


*


...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_120🍁...


...kasih sudah mampir 😘...


...Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗...


...Mohon maaf jika menemukan banyak-banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...


...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...


...***...

__ADS_1


...Salam sayang 😘...


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


__ADS_2