Belenggu Cinta Mantan Suami

Belenggu Cinta Mantan Suami
Bab 159. Memutuskan Hukuman Untuk Khanza


__ADS_3

Tania juga tidak menyangka jika hutang budi yang membuat Kevin memperlakukan Khanza dengan istimewa adalah karena hal ini. Dan dia lebih tidak menyangka jika tahun itu gadis yang membantunya membawa Kevin ke pos pengamatan adalah Khanza. Jadi jika disimpulkan adalah bahwa selama ini Khanza tidak hanya mengambil hak yang seharusnya i dapatkan berupa perlakuan khusus dari Kevin tetapi bahkan dia lah yang secara tidak langsung membuatnya menderita.


"Ini salahku Tania. Ini salahku. Jika aku menyelidiki masalah ini dengan benar, semua ini tidak mungkin terjadi. Kita pasti akan menjadi keluarga yang bahagia sejak awal dan tidak pernah berpisah. Ini salahku. Aku benar-benar orang yang gagal." Kevin berlutut di depan Tania. Membuat Tania dan kedua anak mereka tertegun. Mereka tidak menyangka jika Kevin akan sampai melakukan hal itu. Kaisar jelas lebih terkejut lagi. Dalam pikirannya, Kevin adalah pria besar yang memiliki ego yang sombong yang tidak mungkin akan merendahkan diri seperti itu. Namun sekarang, ia melihat dengan kedua matanya sendiri.


"Sudahlah Kevin, kamu bangunlah. Aku pusing melihatmu seperti itu." Ucap Tania memberi isyarat pada Kevin untuk berdiri. Dia berbaring di atas ranjang sedangkan Kevin berlutut di bawahnya. Ia bahkan hanya dapat melihat setengah dari kepala Kevin.


Kevin melihat Tania dengan rasa penyesalan sebelum ia berdiri. "Tania, aku sudah menemukan siapa yang telah membuat kamu mengalami kecelakaan. Karena kamulah yang mengalami hal buruk itu, aku ingin tahu apa yang ingin kamu lakukan pada nya." Ucap Kevin pada akhirnya. Selain ia datang untuk meminta maaf pada Tania, ia juga datang untuk menanyakan masalah ini. Karena ia sudah tahu yang sebenarnya, ia juga tidak akan lagi memberikan toleransi pada Khanza. Ia bahkan berencana akan memberikan hukuman tambahan jika hukuman yang diberikan oleh Tania tidak terlalu berat. Dia juga korban. Selama bertahun-tahun Khanza telah membohonginya. Jadi dia juga tidak boleh membiarkannya lepas begitu saja tanpa diberi pelajaran yang setimpal.


"Di masa lalu, apa yang akan kamu lakukan padanya jika dia melakukan kesalahan?" Tania tidak langsung menjawab dan malah bertanya. Selama bertahun-tahun, dengan sifat Khanza, ia yakin jika wanita itu pasti bukan sekali dua kali melakukan hal yang merugikan atau bahkan membahayakan orang lain. Tania cukup penasaran apa yang dilakukan Kevin padanya pada saat itu. Lagipula pada awal mereka bertemu setelah mereka berpisah, Khanza juga tidak ada di sana.


"Uh... Aku biasanya akan mengirimnya pergi jauh untuk belajar." Jawab Kevin tanpa berpikir. Memang hanya itulah yang dapat ia pikirkan untuk menghukum Khanza. Ia berharap jika Khanza dapat belajar dan tidak mengulang kembali kesalahan yang sama. Namun ia tidak menyangka jika bahkan sebanyak apapun ia mengirimnya pergi, Khanza tetap akan melakukan kesalahan yang sama lagi dan lagi.


"Eh?" Gumam Tania terkejut. Lalu menggelengkan kepalanya. Memangnya apa lagi yang dia harapkan? Ia yakin jika Kevin tidak akan menyulitkan Khanza mengingat jika Kevin memiliki hutang nyawa padanya. Namun sekarang, Kevin juga sudah tahu jika orang yang menyelamatkan nyawa nya bukanlah Khanza seperti yang selama ini ia yakini jadi saat ini ia merasa jika hukuman yang dia berikan pada Khanza selama ini sangatlah ringan.


"Kalau sekarang, jika aku menyerahkan keputusan hukuman itu padamu, apa yang akan kamu lakukan?" Tania kembali bertanya. Menatap Kevin dengan serius.


"Dia telah melakukan kejahatan yang besar. Menurut hukum, dia akan dimasukkan ke dalam penjara setidaknya seumur hidup. Namun hukuman seperti itu saja tidak cukup untuk memberinya pelajaran. Apalagi dia sudah membohongiku dan bahkan dengan sengaja merusak kehidupanku. Membuatku berpisah dengan keluarga ku selama bertahun-tahun. Jadi kenapa tidak membiarkannya merasakan hal yang sama?" Kevin tersenyum licik saat sebuah ide terpikirkan di dalam benaknya.


"Kev, apa yang ingin kamu lakukan?" Tanya Tania penasaran melihat senyum Kevin yang mencurigakan.

__ADS_1


Kevin tidak menjawab secara langsung. Tetapi ia membisikkannya di telinga Tania. Bukan hanya mereka yang ada di dalam ruangan itu. Masih ada Kaylee dan Kaisar yang mendengar nya. Tidak akan baik jika hal ini sampai dikatakan di depan mereka.


"Apa?! Apa kamu sungguh-sungguh?" Tania hampir tidak percaya. Mengirim Khanza ke tempat itu sama saja dengan mengirim Khanza untuk bunuh diri. Lalu, apakah Khanza akan bersedia?


"Hm. Lagipula akan sia-sia saja apa yang dia pelajari selama ini jika tidak digunakan dengan baik. Lagipula tempat itu bukannya sangat mengerikan hingga tidak ada orang yang akan bertahan. Sepertinya kamu juga terlalu meremehkan kemampuan bertahan Khanza." Kevin menyipitkan matanya.


"Tidak. Aku tidak. Kalau kamu mau mengirim nya ke sana ya kirim saja. Lagipula itu juga baik untuknya agar ia mengerti bahwa setiap nyawa dan kehidupan adalah sangat berarti."


"Heum. Kalau begitu aku akan meminta Danil untuk segera mempersiapkan nya."


"Mami, paman. Sebenarnya apa yang sedang kalian bicarakan? Aku benar-benar tidak paham." Kaylee menarik ujung baju Kevin dan bertanya dengan mata bulatnya.


"Tidak apa-apa. Hanya saja aku bertanya pada mami kalian, apakah kalian menyukai taman hiburan? Bagaimana kalau kita pergi bersama setelah mami sembuh?" Kevin berbohong. Dia dapat mengalihkan perhatian kedua anak ini sekaligus mendekatkan diri dengan mereka dengan menghabiskan waktu bersama dengan mereka. Dengan begini, dengan satu gerakan menyelesaikan dua masalah sekaligus.


"Benarkah Paman?" Tanya Kaylee semangat.


"Eum. Jadi bagaimana?" Kevin mengangguk sambil tersenyum. Ia harus segera memastikan Kaylee setuju.


"Mami, apakah kita bisa pergi?" Kaylee tidak langsung menjawab tetapi bertanya pada Tania.

__ADS_1


Tania tentu saja tahu niat Kevin. Ia juga ingin kedua anaknya segera menerima Kevin agar ia juga bisa tenang. Namun ia juga tidak boleh egois. Meskipun ia melihat jika Kaylee akan setuju, Kaisar belum tentu. Jadi dia meminta pendapat Kaisar untuk hal ini.


*


*


*


...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_159🍁...


... kasih sudah mampir 😘...


...Like, VOTE, rate dan komentar nya tunggu...🤗...


...Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...


...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...


...***...

__ADS_1


...Salam sayang 😘...


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


__ADS_2