
"Tadi kucing hitam. Sekarang sepeda motor. Apa nanti kamu juga akan bilang ada seorang kakek-kakek buta yang menyeberang jalan?" Sinis Tania mengejek Danil.
"Sekali lagi maaf nona. Saya tidak akan mengulanginya lagi." Danil menggaruk belakang telinganya. I juga akan bingung untuk mencari alasan lagi jika Kevin memintanya.
"Huh! Jika kamu melakukan kesalahan seperti ini lagi, kamu lebih baik biarkan Kevin saja yang menjadi sopir dan kamu duduk di belakang bersama ku." Ancam Tania yang membuat Kevin suram seketika. Tania juga tahu jika Danil pasti bertindak karena Kevin. Jadi dia harus mengatasi dari akarnya. Dengan begini, Kevin akan menyerah bukan?
"Huk! Danil, berhenti main-main. Karena kamu tidak kompeten hari ini, bonusmu bulan ini akan dihapus." Ucap Kevin serius.
"Baik tuan." Danil mengangguk pasrah. Ia menangis tanpa air mata.
Tania melirik Kevin meskipun Danil yang menjawab. Kali ini tidak akan terulang lagi kan?
Setelah memastikan selama beberapa saat, Tania melepaskan Kevin dan duduk di tempatnya dengan tenang. Dengan ancaman seperti itu, tidak mungkin kan Kevin akan kembaliembiat Danil mengemudi dengan buruk?
Ketika Kevin dan Tania sibuk dengan pekerjaan mereka, Nenek Ambar dan kakek Seno mengajak Kaisar, Kaylee, Xia Xi Lin dan juga Arsya untuk makan bersama. Kedua orang tua itu mengatakan bahwa mereka ingin berterima kasih pada mereka karena telah bersedia menemaninya. Selain itu, keduanya juga mengatakan untuk mentraktir mereka karena hari ini mereka sangat bahagia. Arsya tidak memiliki alasan untuk menolaknya sehingga ia hanya bisa ikut menemani mereka makan siang bersama.
Setelah makan siang bersama, kedua kelompok itu berpisah. Nenek Ambar sangat enggan melepaskan cicit nya begitu saja. Namun Kakek Seno membujuknya dan mengingatkannya jika sekarang belum saatnya mereka berkumpul. Apalagi Kevin belum juga berhasil mendapatkan kepercayaan dari Tania. Mereka tidak boleh terlalu banyak ikut campur.
Arsya ingin mengajak kedua anak itu untuk langsung kembali ke apartemen. Namun keduanya mengelak. Mereka sudah di Indonesia genap dua puluh empat jam. Namun mereka belum mengunjungin tempat yang paling wajib dikunjungi di setiap tempat, yaitu tempat perbelanjaan paling diminati. Apalagi Kaylee. Ia tidak mau dibilang kiper alias kurang pergaulan jika dia masih saja tidak tahu tempat penting seperti itu saat ia bertemu dengan seseorang nantinya. Dengan begitu, begitu mereka keluar dari restoran, ia menarik Danil pergi ke sana.
Pusat perbelanjaan terbesar dan paling diminati di ibukota adalah AB 2 Mall yang merupakan salah satu mall di bawah naungan AB Grup. Arsya tentu saja awalnya tidak ingin membawa kedua keponakannya pergi ke sana. Bagaimana pun, itu adalah milih Kevin yang bisa saja ayah kandung kedua anak itu akan muncul di sana. Jadi meskipun kemungkinan itu hanyalah sedikit, ia tidak akan mengambil resiko sekecil apapun itu.
Namun sayangnya, entah disengaja atau tidak, Kaylee malah merengek ingin pergi ke sana. Lagipula di era digital, tidak ada yang tidak bisa diketahui melalui internet. Bahkan anak kecil seperti Kaylee pun dapat menggunakan akses internet dengan mudah. Hanya perlu memasukkan kata kunci, hasil apapun yang dia cari akan muncul dengan lengkap.
__ADS_1
Kaylee berdiri dengan takjub di depan AB 2 Mall. Memang mall yang paling diminati, banyak orang yang datang ke sana. Dengan gedung yang sangat megah dan mewah. Bahkan mall terbesar di Italia yang pernah dikunjungi oleh Kaylee tidak lah sebesar itu.
"Wow Kai! Bukankah ini menjakjubkan?" Teriak Kaylee girang. Ia memegang tangan Kaisar dengan semangat. Hampir mengajak saudara kembarnya melompat kegirangan.
"Sudahlah. Jangan seperti itu. Jika tidak, apa kamu mau di katakan anak udik oleh orang lain?" Kaisar menjelaskan pada Kaylee.
"Oh benar. Ehem! Sekarang mari kita lihat apa lagi yang ada di dalam!" Kaylee mengubah ekspresi nya. Ia mengaitkan tangannya dengan Kaisar dan menggoyangkan nya saat mereka masuk. Arsya dan Xia Xi Lin mengikuti di belakang mereka.
Di dalam mall suasana lebih ramai. Hari ini banyak orang tua yang datang dengan membawa anak-anak mereka untuk datang ke mall. Anak-anak ini juga tidak terlihat biasa karena mereka semua terlihat bergaya dan beberapa berdandan dengan meriah. Terutama para gadis kecil pada usia antara empat sampai tujuh tahun. Mereka memakai beberapa aksesoris yang unik di tubuh mereka untuk membuat penampilan mereka lebih menarik perhatian.
Kaylee melihat semua ini dan penasaran.
"Kai, semua orang memakai baju yang bagus hari ini. Bahkan masih berdandan dengan cantik. Namun anehnya, tidak semua orang terlihat senang. Ada apa ya?" Kaylee menoleh dan bertanya pada kembarannya itu.
"Oh benarkah? Kalau begitu ayo kita lihat dimana itu!" Kaylee menarik tangan Kaisar dan berjalan lebih cepat.
Semakin berjalan ke dalam mall, semakin banyak pula pengunjungnya. Lalu suara seorang wanita dan pria yang saling bersahutan berbicara dengan pengeras suara pun terdengar nyaring. Kalimat yang mereka gunakan juga merupakan kalimat yang memprovokasi dan memicu semangat. Kemudian saat mereka semakin dekat, mereka pun melihat kerumunan orang yang berkumpul mengeliling panggung.
"Wow Kai. Ini luar biasa. Kita baru datang hari ini dan sudah ada pertunjukan. Ayo kita lihat Kai." Sebelum kedua orang dewasa di belakang mereka bereaksi, kedua anak itu sudah berlari menerobos kerumunan.
Di atas panggung, seorang anak perempuan yang memakai pakaian bagus bernyanyi dan menari. Gadis cilik itu terlihat lincah saat ia menggerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri. Di bawah panggung, semua orang melihatnya dengan kagum. Sebagian dari mereka juga mengatakan bahwa penampilan gadis cilik ini memang baik dan pantas mengikuti final secara terang-terangan.
Saat Kaylee mendengar pujian banyak orang pada gadis kecil berusia sekitar enam tahun itu, ia mengernyitkan alisnya dengan heran. Ia bisa melakukannya jauh lebih baik darinya. Dengan penampilan seperti itu saja sudah dapat membuat orang bangga?
__ADS_1
"Kai, sepertinya selera orang di sini terlalu rendah ya! Lihat saja itu. Hanya seperti itu saja semua orang memujinya seperti seorang ratu. Bukankah kamu juga setuju jika aku melakukannya lebih baik darinya?"
*
*
*
...🍁Belenggu Cinta Mantan Suami_122🍁...
... kasih sudah mampir 😘...
...Like, VOTE, rate dan komentar nya Author tunggu...🤗...
...Mohon maaf jika menemukan banyak-banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏...
...Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya️...
...***...
...Salam sayang 😘...
...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...
__ADS_1