BIAR IA HIDUP

BIAR IA HIDUP
Amanda tidak berkutik


__ADS_3

"Dimana anak itu?" tanya Ningsih menatap Amanda dengan tajam.


Amanda hanya diam ia juga tidak bisa menceritakan keberadaan anak Surya yang lahir dari rahim dirinya.


Selama ini sebenarnya Ningsih sudah mencari keberadaan Amanda tapi sampai saat ini anak Amanda tidak pernah ketemu, Ningsih sangat frustasi menghadapi Amanda. Di tambah dengan keberadaan Surya yang tidak pernah ia temukan, sampai akhirnya ia memutuskan menggugat cerai Surya .


Bukannya ia terlepas dari masalah anak Surya , tapi ia juga malah hamil anak Surya yaitu Rani. Sampai sekarang Surya tidak pernah muncul, dan ia juga tidak pernah cerita pada Rani maupun Zoya. Rani menganggap kalau Ilham adalah bapak kandungnya.


Ilham sebenarnya bapak kandung dari Zoya bukan bapak kandung dari Rani. ketika Ningsih sudah melahirkan, dan Rani berusia 8 bulan ia menikah dengan Ilham. Ilham menyanyangi Rani seperti pada anaknya.


Tapi sekarang Ilham telah meninggal, Rani menganggap Ilham adalah ayah kandungnya. Kerena Surya sampai sekarang entah diman keberadaannya.


Mau tidak mau ia harus melahirkan Rani dalam keadaan pasrah kerena suami yang ia tunggu tidak pernah kembali. Ningsih juga sebenarnya mencari Amanda dan anak kandung Surya bagaimanapun mereka satu bapak.


"Jadi kalian?" Santi tersendat.


"Lebih baik kita duduk dulu, ceritanya di ruang tamu saja," potong Dio sambil melerai pembicaraan dari mereka. Dio nyakin kalau cerita mereka bagaikan sinetron Cinta Fitri yang bakal menambah episode per episode.


Akhirnya sebelum diteruskan mereka pindah ke ruang tamu dari pada di luaran sambil berdiri lebih baik duduk enak di dalam rumah.


setelah semuanya duduk, Santi langsung menatap keduanya dengan pandangan heran langsung menghampiri keduanya, Amanda dan Ningsih duduk berdampingan. Santi langsung bersimpuh dihadapan kedua wanita itu, sampai kedua wanita itu terkejut melihat kelakuan Santi.


'Bikin onar lagi!' desah Amanda dalam hati melihat Santi seperti itu. kesal.


sedangkan Rani dan Rina pun duduk berdampingan saling masih terkesiap menatap adegan Santi seperti itu dihadapan Ningsih dsn santi, apalagi mendengar kisah yang semakin rumit serumit kisah mereka.


"Apa yang terjadi sebenarnya?" Rina dan Rani bersamaan mengucapakan kata itu, mata keduanya saling menatap ibu mereka.


"Jadi aku punya kakak? beda ibu dengan anak itu" seru Rani menatap Amanda dan Ningsih.


Rani melihat anggukan dua wanita itu, terkesima. Santi pun shock melihat anggukan kedua wanita itu, ia tiba tiba langsung merangkul kedua wanita itu, sedangkan Amanda dan Ningsih hanya diam saja saja kerena dipeluk oleh Santi dengan erat sekali..

__ADS_1


Ada gemuruh yang kuat keluar dalam hati mereka. Dio, dan Rey juga akhirnya ikut gabung dengan mereka. Dio dsn Rey hanya diam saja mereka tidak menyangka tragedi ini seperti sinetron yang tayang di Indosiar. Penuh lika liku serta alur yang rumit bagaikan benang kusut yang sengaja di susun.


"Maksudnya?" Amanda dan Ningsih, sambil melepaskan pelukan Santi, mereka serempak menatap Santi dengan seksama.


"Jadi kalian dua orang yang mencintai Surya. Tapi Surya hanya memilih satu wanita diantara kalian," ujar Santi tidak berkedip sama sekali.


Santi menunggu jawaban dari mereka kerena selama ini ia hanya mengenal nama dua orang yang Ilham sayangi tanpa pernah menyelediki kisah mereka. Ya Surya adalah saudara sepupu dari pihak ibunya, Surya banyak cerita tentang dua wanita yang pernah singgah dalam kehidupannya.


Surya juga cerita kalau ia punya anak dari salah satu dari wanita itu, sampai sekarang Surya tidak tahu keberadaan anak itu, Santi akhirnya berjanji bakal mencari dua wanita itu!


"Kamu siapa? Apa hubungan kamu dengan Surya?'' tanya Ningsih.


Awalnya anda ingin menanyakan pada Santi tentang jati diri Santi, tapi keburu keduluan sama Ningsih. Selama ini Ningsih juga tidak tahu kalau Surya punya adik sepupu.


"Aku adiknya kak Surya . Jadi kalian yang dicintai kak Surya , lalu anak kamu kemana," tangis Santi akhirnya pecah seketika juga.


Sedangkan Rina, Rani, Dio dan Rey hanya terpaku Antara percaya dan tidak semuanya terjadi.


Rina sangat terpukul mendengar Amanda punya anak selain dirinya dan Dio. Ia tidak menduga sama sekali kalau semuanya bakal seperti ini. Dio terpukul Rani blank begitu juga dengan Amanda.


"Maafkan mama sayang." tunduk Amanda merasa bersalah.


"Anak Surya ada dua, bukan satu." ujar Ningsih menatap Santi dan Amanda.


Bola mata Amanda terkejut mendengarkan apa yang keluar dari.mulut Ningsih, seingat mereka Surya punya anak satu dari Amanda bukan yang lainnya tapi Ningsih mengatakan dua.


"Dua? Kembar kah?" tanya Santi kerena.memangnia hanya mendengar kalau Amanda hamil dan melahirkan anak Ilham.


"Nggak kembar. Setelah tahu Surya menikah lagi, dan aku dijadikan yang pertama. Aku menggugat cerai pada Ilham, tapi Surya tidak pernah menceriakan aku." Ningsih akhirnya cerita.


Amanda dan Santi shock begitu juga yang lainnya. Santi dan Amanda menatap wajah Rani yang mirip sekali dengan Surya, bagaikan pinang dibelah dua dengan Surya.

__ADS_1


'Pantas aku seperti diandalkan wajah Rani,' bisik hati Amanda.


"Amanda kabur! dan ketika Amanda kabur aku dinyatakan positif hamil oleh bidan, Rani adalah anak Ilham setelah anak yang lahir dari Amanda.


Deg!


Bagai mendengar halilintar di siang bolong, Santi dan Amanda menatap wajah Rani dengan seksama, Amanda sampai tidak berkedip sama sekali kerena wajah Rani memang mirip dengan Ilham.


Bukan hanya Rina yang shock. Rani yang ada disana juga terlihat shock dan terpukul mendengar cerita sebenarnya, ia sama sekali tidak tahu kalau laki laki yang mengurus dan mendidiknya adalah ayah sambungnya.


Tapi biarpun begitu Rani mendapatkan cinta dari bapak kandung Zoya.


"Jadi ayahku sampai sekarang menghilang?" tanya Rani terbata bata.


Ia tertegun saat mendengar semuanya, seperti mimpi saja mendengarkan.


"Iya, Surya sampai sekarang tidak pernah kembali. Surya hanya tahu kalau anak yang dilahirkan dari Amanda adlah anaknya seorang, tapi aku bersaksi kalau Rani juga anak Surya."


"Dimana kakak aku bu, kalau memang aku punya kakak." seru Rani.


Begitu juga dengan Rina. Rani dan Rina menatap wajah Amanda begitu juga dengan Ningsih.


"Man, anak itu laki.laki atau perempuan yang kau lahir kan, kerena kalau ia lahir laki laki aku berhak minta wali kalau Rani menikah nanti," Hela Ningsih.


Ya Ningsih hanya minta itu saja dari anak Surya yang dilahirkan oleh Amanda, kalau laki laki, kerena bagaimana pun juga anak Surya yang dilahirkan Amanda adalah bisa jadi wali nikah Rani.


"Bayi itu laki laki," ujar Amanda menghela nafas.


Ya ia masih ingat waktu ia melahirkan bayi yang ia kandung, tapi ia harus kehilangan bayi ketika melahirkan. Akhirnya Amanda menceritakan semuanya tentang bayi yang ia kandung dan melahirkan.


"Lalu siapa dalang semuanya?" tanya Ningsih shock.

__ADS_1


Apalagi Santi yang tidak menduga sama sekali, hanya melonggo. Ha Surya pernah cerita kalau Ningsih pernah mengingat cerai dirinya. Tapi Surya tidak cerita kalau istri pertamanya hamil tidak tahunya memang Surya tidak tahu kalau Ningsih hamil.*


__ADS_2