BIAR IA HIDUP

BIAR IA HIDUP
Rencana pencarian


__ADS_3

"Ibu emangnya nggak buru buru?" tanya Rani menatap ibunya.


Ningsih bermuatan ingin mencari Surya dan anaknya Amanda, menurutnya tidak salah kalau ia.mwncari toh anak Amanda itu juga anaknya Surya. Kalau anak itu laki laki otomatis ia yang membutuhkan anak itu dibandingkan Amanda.


Kalau perempuan ya terserah. Amanda juga tidak tahu jenis kelamin anak yang dilahirkan, Rani hanya diam saja mendengarkan apa yang diungkapkan oleh ibunya. Ia tidak bisa melarang ibunya pergi, kata Ningsih ia bakal pergi dengan Santi. Rani hanya tepuk jidat saat mendengar nama Santi disebut.


'Kenapa coba harus Santi yang jadi sepupu Surya," bisik Rani.


Rani akhirnya tidak bisa mencegah ibunya pergi, sedangkan ia hanya mendesah saja melihat kepergian ibunya dengan perasaan yang tidak karuan, ya sejak Ningsih bertemu dengan Amanda, Rani melihat Ningsih terlihat gelisah, cemas, entah apa yang terjadi..


"Kak, apa benar kota bukan saudara satu ayah?" tanya Zoya menatap kakaknya.


Deg!


Hati Rani berdetak keras, ia tidak menyangka kalau adiknya mengetahui semuanya. Ditatap wajah adiknya dengan tajam, ada cairan bening yang turun dari kelopak matanya.


"Kamu kata siapa?" tanya Rani


"Ibu yang mengatakannya."


Rani hanya terpejam.'Kenapa ibu bilang begitu?' bisik Rani frustasi.


"Kak jawab!" teriak Zoya mengundang tubuh Rani.


"Iya kita bukan saudara se ayah. Hanya saudara se ibu saja dek. tapi kamu tetap adik kakak," tekan Rani.


"Kenapa harus begini cerita kita kak?" Raung Zoya.


"Dik!"


Sebelum Rani menyelesaikan kata-katanya Zoya langsung berlari masuk kamar, dan menghempaskan tubuhnya ke kasur. Ia menangis keras sedangkan Rani membiarkan Zoya menangis kerena bukan hanya Zoya yang sedih, ia juga sangat terluka sekali.


Kalau mau jujur ia.lebih baik tidak tahu cerita masa lalu ibunya tapi kenyataannya malah sebaliknya, ditambah lagi Rey yang mengancam dirinya.

__ADS_1


Sedangkan Ningsih dsn santi yang bertemu di rumah Amanda mengatur rencana untuk mencari keberadaan Surya.


"Kalian nggak ngajak aku ikut," ketus Amanda..


Ia tidak suka saat ia tahu kalau Santi dan Ningsih akan mencari keberadaan Surya dan anaknya.


"Kak, kakak lebih baik disini aja dulu, kita saja berdua yang berangkat," tukas Santi..


"Kenapa sih kamu seperti ini, seharusnya aku yang berangkat bagaiamana pun ibu dari anaknya." ketus Amanda tidak mau kalah.


"Kak, biarpun kakak ibu dari bayi yang kakak lahirkan tapi," Santi langsung diam.


"Tapi apa?" timpal Amanda agak geram..


Santi hanya diam saat ia sebenarnya Ngin sekali mengucapakan kata katanya kalau Ningsih istri yang tidak pernah diceraikan oleh Surya sedangkan Amanda istri yang telah diceraikan sesudah lahiran. Santi sendiri yang melihat Surya mengirim surst cerai pada Amanda, sedangkan Ningsih tidak pernah ditalak oleh Surya.


Tapi kata kata Santi tidak dilanjutkan olehnya kerena antara Amanda dsn Ningsih sebenarnya sama, sama sama telah ditalak oleh Surya dan meninggalkan keduanya. Hanya bedanya kalau Amanda mendapat surat cerai sedangkan Ningsih tidak.


"Nggak ada apa kok," Santi mengucapakan tidak semangat..


Ia langsung duduk kembali ke kursi, dipikir pikir sih benar juga. Kenap harus Ningsih dsn Amanda yang repot untuk mencari Surya sedangkan kedua wanita yang berdiri di sampingnya bukan siapa siapa Surya lagi, kecuali kalau anaknya yang mencari.


"Kak, kapan kapan saja cari kak Surya nya," celetuk Santi menatap wajah Ningsih.


"Kenapa?" tanya Ningsih meminta alasan.


"Kalian sebenarnya mencari kak Surya untuk apa? Sedangkan kalian bukan siapa siapa nya kak Surya?" tembak Santi..


"Aku ingin mengenalkan kalau Rani adalah anak Surya." alasan Ningsih.


"Oh! kerena itu alasan kamu nggak memberi izin padaku kenapa kamu sembunyi sembunyi nyari Surya," ketus Amanda merasa tersisih.


"Aku bukan membedakan kalian tapi lebih baik nya Rani yang mencari nya, dia yang berhak untuk mencari Surya bukan kalian," ujar Santi berujar.

__ADS_1


Ningsih hanya mendesah mendengar apa alasan Santi. Ningsih sebenarnya mengakui kalau apa yang dikatakan oleh Santi benar adanya, kenapa ia yang repot mencari Surya sedangkan ia dsn Surya tidak ada hubungan lagi. Mencari anak Surya itu juga mustahil keren ayang berhak mencari anak Surya itu Amanda bukan dirinya.


Akhirnya Ningsih pun menghempaskan tubuhnya ke kursi, Amanda hanya melihat keduanya dengan perasaan heran, ia masih belum mengerti kenapa Ningsih yang awalnya ceria kini malah terlihat lesu dan tanpa gairah dan sekali..


"Kalian kenapa? Emang nggak jadi ya nyari Surya dsn anak Surya?" tanya Amanda masih belum konek.


"Seharusnya kamu yang mencari anak Surya bukan aku, aku hanya ibu sambungnya," Dengus Ningsih


Deg!


Hati Amanda langsung bergetar saat Ningsih mengatakan itu padanya dihadapan. Akhirnya Amanda menatap Ningsih dsn santi bergantian satu sama lainnya, apa yang dikatakan mereka Meraka benar sih! Kenapa ia tidak berpikir kearah sana?


"Kalian nggak akan.menvari anak Surya? Trus kalian biarkan aku mencari sendirian gitu," ujar Amanda lembut menatap dua wanita itu.


Ada tarikan nafas di mulut Amanda ia tidak.mwwnusdsgi kalau keberadaan Santi dsn Ningsih tidak bisa diungkapkan sekarang kerena ini seperti mimpi saja sebenarnya.


Bukan hanya Amanda yang menatap wajah Santi dsn Ningsih. Ditempat lain juga Rina menatap Dio, Dio hanya bisa menggelengkan kepala merasa lucu dan heran..


Tidak lucu bagaimana, Rina malah merencanakan mencari ayah dari anak ibunya. Terkesan aneh, sedangkan anak kandung dari suami Amanda tidak ada reaksi sama sekali.Dio.melihzt lalu Rani hanya diam saja lalu ditanya di sekolah malah asyik dengan kerjaan di perpustakaan.


"Aku hanya ingin cari kakak saja, aku nggak nyangka kalau aku punya kakak beda ayah," alasan Rina.


"Kalau masalah alasan kakak bukan hanya kakak saja yang ingin ketemu, aku juga ingin bertemu dengan nya," ujar Dio menatap wajah Rina tajam..


Dio sebenarnya juga ingin mengajak Rani tapi melihat kondisi Rani yang tidak memungkinkan terpaksa Dio hanya memendam keinginan untuk mengajak Rani..


"Kenapa Rani nggak pengen gigi nyari ayahnya sendiri," Dengus Rina kemudian..


"Bukan nggak pengen ketemu tapi banyak tugas, " bela Dio memberikan alasan pada Rina kakaknya.


Tapi dalam hatinya Dio berkata,'Aduh kak itu kan alasan Rani mau mencari mau nggak juga bukan urusan kakak, kok malah kakak yang sibuk sih!" bisik Dio dalam hati..


Ya sejak Rina mendengar kalau Amanda pernah menikah dengan Surya sebelum menikah dengan ayah. Rina terlihat gelisah, seperti ingin melakukan sesuatu pada cerita yang ia dengar itu.*

__ADS_1


__ADS_2