Cinta Pilihan Mas Duda

Cinta Pilihan Mas Duda
Happy part 2


__ADS_3

Satu!!!


Dia!!!


Tiga!!


Semua mata memandang ke arah gerbang pesta menyambut pasangan ini dengan berseru-seru dan ada Jelita serta Allen berdiri di sisi kanan dan kiri bersiap menaburkan bunga ketika pasangan ini meleeati mereka.


Sepatu kulit turun dari bawah celah pintu mobil hitam mengkilap celana warna gold sudah memukau mata, Gharda turun dengan senyum yang merekah cemerlang sedetik memandang undangan lalu berjalan memutar pintu mobil mengajak mengulurkan tangan giliran istrinya keluar. Dari sepatu hak tingginya saja sudah terlihat kemas dan elegan, ekor gaun yang tidak terlalu panjang serba-serbi berwarna gold mahkota menghiasi rambut serta buket bunga yang tampak segar seperti senyum di bibir Afrinda menyilaukan mata.


Lagu pengiring penganting menambah kesan syahdu sepasang kekasih berjalan saling bergandengan perlahan menebar senyum, dengan semangat bergaun kembar krdua gadis kecil ini selalu mencuri perhatian para undangan menaburkan bunga berseru kegirangan. Ada Astrid dan Ticha yang mengekor dari belakang pengantin memakai gaun berwarna gold tetapi beda tipe.


Di ruangan luas ini adalah yang akan menkadi saksi perhelatan resepsi pernikahan dilaksanakan, berbagai macam dekorasi dan rangkain bunga tersusun indah di antara gedung dan ruangan, tidak henti menatap takjub mengagumi betapa beruntungnya Afrinda bisa dimiliki pria seromantis Gharda Niell Alfonso.


Acara agama digelar lebih dahulu, semua petugas sudah bersiap dan sukses melantunkan doa harapan bagi rumah tangga pasangan ini.


Dilanjutkan acara salam mempelai untuk pengantin para tamu satu per satu datang mengucapkan selamat berbahagia dan teman lama Gharda tidak henti menggoda Gharda.


Para murid tk tempat Afrinda mengajar dulu menampilkan sebuah tarian gemas memghibur semuanya, lalu menyalam yang pernah menjadi miss mereka, setelahnya ikut bergabung di kursi tamu.

__ADS_1


"Sayang, apakah ini sudah saatnya?"


Gharda tahu apa yang dimaksud istrinya, mengintai ke arah tamu bertemu pandang sejenak pada para orang tua mengangguk setuju. "Kita mulai ya, aku yang akan berbicara lebih dulu, nanti kamulah yang mengumumkannya."


Berbisik pada si MC menciptakan suasana hening Gharda berdehem mengambil mikrofon, "Saya dan istri saya mengumumkan suatu hal pada semuanya di sini. Sebenarnya kalian sudah mengetahuinya, hanya saja ini bisa dibilang adalah secara resminya. Biar istri saya yang memegang mikrofon melanjutkannya."


Afrinda tergugup memantapkan hati. "Saya Afrinda ingin mengatakan bahwa orang tua kandung saya adalah Danuarta dan Nurmala yang berada di tengah-tengah kita. Silakan maju ke depan ibu ayah."


Suara tepuk tangan bersiul ketila yang dipanggil maju kedepan dan menyampaikan sepatah dua patah kata, Nurma tertunduk tersenyum malu, Danu tersenyum haru mengusap air matanya.


Kembali Afrinda mengambil mikrofon menghadap tamu undangan berucap sesuatu. "Saya akan tetap mengenang Papah Abraham Dao Sinatran dan Mamah Dahlya yang sudah berjodoh di surga sana, mereka tetap ada direlung hati saya. Oleh karena itu izinkanlah saya mewakili papah dan mamah meminta maaf yang sebesar-besarnya atas semua kesalahan dan kegaduhan yang terjadi di masyarakat, dan kumohon agar tidak ada pihak yang mengikuti jejak papaahku jangan sampai terulang lagi. Sekali lagi saya meminta masf atas nama papah dan mamahku."


Suasana terharu menjadi moment yang mengejutkan, kebesaran hati Afrinda memdapat banyak komenrar panutan.


Acara dilanjutkan, untuk sementara pasangan duduk beristirahat di belakang panggung.


Diliar sana masih berlangsung pesta yang dinikmati semua tamu.


"Katanya ada kado spesial dari sang istri untuk suami, pada penasaran tidak ya!!?" MC berseru.

__ADS_1


Apa lagi ini?


Semua harap cemas menunggu, apa lagi para keluarga bahkan Gharda tidak mengetahui ini.


Astrid membawa kotak kecil memberikannya pada Gharda, lalu turun lagi kebawah.


"Ka-kamu hamil, Sayang!" Satu taspack kecil bergaris dua menjadi kado terindah hari ini.


Saling berpelukan mesra di atas panggung utama tangis bahagia, Afrinda hamil dan Gharda akan menambah anak.


☝️☝️☝️


S E L E S A I


Terima kasih pada kalian yang mendukung cerita ini sampai akhir episode ini, semoga ada pesan yang bisa diambil dari cerita ini.


Salam sekali lagi dariku Gadis Karya mengucapkan TERIMA KASIH!!!


SEE YOU NEXT TIME GUYS

__ADS_1


__ADS_2