
Kalian percaya, jika kalian mendapatkan sesuatu dengan cara merugikan orang lain maka apa pun itu tidak akan bertahan lama. Sama halnya dengan yang dialami Tiffany saat ini, rahasia masa lalunya teฤบah diketahu seluruh negri.
Ardan kecewa dengan Tiffany, pria itu bahkan tidak mau bertemu dan mengundurkan diri dari proyek filim, sungguh menyesal ia telah menolong orang yang licik seperti Tiffany.
Shandi sudah kehabisan cara bagaimana menutupi ganti rugi kerugian dampak banyak brand yang memutuskan kerja sama memakai aktrisnya, agensi yang menblokir nama Tiffany, banyak hujatan memenuhi seluruh media menjadi trending di platfrom berita utama.
Malam yang sama mencoba lagi Egwin menemuinya sekali lagi meminta untuk menjenguk Allen ke rumah sakit, tapi Tiffany menolak berteriak tidak akan datang ucapannya menembus langit menyakitu putrinya seumur hidup.
Tidak ada yang mengetahu siapa yang merekam vidio perdebatan di depan pintu lorong apartement menyebarkan saat itu juga, masih di waktu yang sama postingan dari rumah produksi perfiliman pemecatan nama Tiffany, komentar san cuitan beberapa orang tentang keangkuhan Tiffany. Berangkat dari vidio itu semua netizen mulai mencari siapa sosok Egwin menelusuri seluruh sepak terjang di internet, wajah putri hasil pernikahan dengan Tiffany diprivasi. Menjadi ibu yang pecundang, banyak lontaran dan makian nyinyiran dari netizen tentang wanita itu tega tidak mengakui anak dan pernikahannya.
Semua tidak terkendali berkererumun memyerang Tiffany, berimbas pada penerbitan majalahnya semua karyawan mendesak gaji larena semua pemasukan dialihkan untuk mengganti rugi.
__ADS_1
Sudah seminggu ini Tiffany mengurung diri hanya menangis di kamar meratapi nasib, Shandi yang justru sibuk kesana kemari menghadapi banyak hal di luar.
"Tiffany!" Shandi melempar bantal emosianal, dirinya juga lelah sangat lelah. "Enak sekali kamu hanya mengurung diri terus, aku juga capek menghadapi mereka, Tiff! Temui karyawanmu berbicaralah bagaimana kepastian mereka. Aku sudah jengah! Kamu yang bermasalah, aku yang mengurus semua, kamu hanya terus menangis tanpa memberi solusi." cecar Shandi frustasi.
Tiffany bergeming bingung bagaimana, uangnya sudah menipis tapi tidak berniat menjual aset dan pethiasannya, Shandi marah sekali Tiffany tetap keputusannya mempertahankan asetnya.
Satu cara lagi yang bisa dilakukannya meminta bantuan ayah angkatnya. Lagi menolak Tiffany tidak sudi bertemu dengan mereka lagi.
Tidak ada saran yang masuk ke telinganya, Shandi mengemas seluruh barangnya keluar meninggalkan apartemen, membiarkannya saja tidak menghalangi.
Ardan sebenarnya mencemaskan keadaan Tiffany, tapi sda yang lebih penting dari itu. Berita kepergian Afrinda juga membuatnya ikut terluka, masih menyimpan perasaan itu dalam hatinya. Mencari pun tidak tahu harus kemana, anak buah Gharda saja belum menemukaanya. Oh iya, dirinya juga sempat di tahan beberapa jam diintimidasi, lebam di pipinya sudah mulai sembuh.
__ADS_1
Masih berkomunikasi dengan Shandi, wanita tomboy itu cepat sekali diterima bekerja sebagai staf aktris di agensi yang lebih tenar dari agensi sebelumnya.
Menghilangkan stres mengendarai motornya berkeliling, sampai pandangannya berhenti di depan gedung kantor milik Tiffany. Ada kericuhan di sana perasaanya mulai tidak enak tanpa ragu turun menghampiri kerumunan para karyawan yang sedang meneriaki seseorang.
"Tiffany!" teriaknya matanya terbelalak kondisi wanita ini sangat memprihatinkan. Melewati kerumunan membantu berdiri memakaikan jaket, masih tidak tahu malu keluar dengan pakaian terbuka seperti ini, semakin mengekspos tubbuhnya karema tindakan karyawan yang melemparinya dengan air dan cairan yang sangat bau.
Bernegoisasi dengan karyawan, Ardan memutuskan dua hari ke depan akan memberikan gaji pada mereka.
Membawa Tiffany agar membersihkan badannya, setelah itu duduk berhadapan berbicara serius.
Menjual seluruh harta baik mobil, perhiasan dan apartement untuk mempertahankan usaha yang sudah dirintis Tiffany dari awal. Tiffany menolak keras usulan rdan, masih tidak mau rugi dan takut tinggal di tempat yang sempit.
__ADS_1
Ardan sakit kepala menghadapi wanita keras kepa ini, tidak butuh waktu lama bergegas pergi meninggalkan Tiffaby bersama kesulitan yang akan dihadapi. Terserah bagaimana maunya.
๐๐๐