Cinta Pilihan Mas Duda

Cinta Pilihan Mas Duda
Membawa


__ADS_3

Dalam waktu satu malam saja semuanya sudah teruplod dan ditanggapi banyak netizen, besok adalah hari sial bagi Afrinda dan Tiffany akan mengelabui dengan air mata membela diri merasa korban.


Masih pagi Afrinda ketakutan datang ke sekolah, laman sosial medianya dibanjiri komentar yang mengecamnya menghakimi sampai profesinya ikut terseret.


Sekali lagi ia memutar foto-foto dirinya dan Gharda dan yang sedang saling merangkul di depan ruang rawat Jelita, foto bersalaman di depan gedung sekolah Jelita, foto makan siang di restoran. Dan satu lagu ada postingan dari akun yang menyamarkan namanyayang menceritakan bahwa Afrinda sering berduaan saat Gharda menjemput Jelita sekolah.


Gharda menunda rapat pentingnya pagi ini karena skandal yang beredar, Rivzal menceritakan pemberitaanya akhir-akhir ini dengan berurutan. Menyesal ia tidak pernah mau berurusan dengan media aktris dan semacamnya, bahkan tentang pembullyan Tiffany waktu itu pun ia tidak pernah mau tahu. Tapi ini tentang Afrinda dan dirinya yang dikatakan ada hubungan spesial, berselingkuh dari Tiffany, guru penggoda orang tua siswanya. Jika dibaca semakin kebawah, netizen lebih menyudutkan Afrinda sebagai sesama perempuan yang dibanding-bandingkan dengan kecantikan Tiffany.


Berita ini jelas merugikan kedua pihak, tapi mrnguntungkan satu pihak. Rivzal dapat menyimpulkan siapa orang yang bermain di sini tapi ia harus membalas dari belakang secara halus.


"Apa yang harus kita lakukan, Tuan?" Rivzal bertanya seraya merapikan berkas rapatnya.


Belum sempat menjawab, dering ponsel panggilan dari mamahnya. Mendesak agar segera menyelesaikan permasalahan jika bisa langsung satu hari ini, nada ancaman mamahnya membuat tidak bisa berkutik.


"Nomor Tiffany tidak aktif," ucapnya kesal mencoba beberapa kali dan tidak ada sahutan.

__ADS_1


Afrinda benar-benar mendapat kesialan, guru-guru menatapnya sinis dan orang tua murid yang biasanya menunggu anaknya ikut mencibir. Mengetuk ruang pintu kepala sekolah dengan prasangka yang tidak baik, menarik napas duduk siap tidak siap apa lagi yang akan dikatakan kepala sekolah sekarang?!


"Kamu diskros selama satu minggu, segala aktifitasmu di sekolah ini untuk sementara ditangguhkan. Selesaikan urusanmu dengan Tuan Gharda, dan bersihkan nama sekolah ini akibat ulahmu! Waktumu hanya satu minggu!"


Kesempatan mengajar hari ini pun tidak sda, pulang dengan membawa surat sanski yang harus dia dapatkan, gajinya bulan ini dikirangi lebih setengahnya.


Membaca sekali lagi surat sanski dengan pandangan nanar, duduk termenenung di tempat biasa menunggu angkotan umum.


Suara klason mobil mengalihkan mengusap air matanya, Ardan sudah turun menghampirinya tanpa izin duduk di sampingnya.


"Matikan ponselmu, kalau tidak kuat membaca hujatan public. Satu hari ini ikutlah bersamaku, jangan muncul di tempat umum dulu. Kamu bisa dicemooh orang-orang, fans Tiffany banyak dan media, kamu tidak bisa menghadapi mereka."


"Aku mau membicarakannya langsung tatap muka dengan Pak Gharda."


"Gharda pun pasti bersembunyi sama seperti kamu, posisi kalian berdua sama-sama sulit. Yang ada kalau kamu sampai nekat, yang ada semua akan percaya kalian berselingkuh. Paham."

__ADS_1


Afrinda terdiam mempertimbangkan apa yang dikatan Ardan ada benarnya juga, mengangguk mengiyakan menonaktifkan ponselnya menyimpan dalam tas. Dengan polos ia menuruti Ardan.


Ardan tersenyum penuh maksud, tentu saja saja Tiffany tidak mengetahui ia juga bermain mengambil keuntungan dari rencana ini, cari aman tidak turut andil kalau sampai ketahuan.


Menikmati waktu berdua bersama Afrinda.


Di tempat lain Gharda sudah menghubungi nomor ponsel tidak aktif, mencari ke kost Afrinda sampai sudah malam Jelita tentrum mencari keberadaan Afrinda.


Kelimpangan membujuk dipukul tidak mau digendong, Gharda sendiri yang berusaha menenangkan putrinya. Nyonya Syeni menyelimuti tubuh Jelita masih menangis di bahu Gharda dengan jaket Afrinda tertinggal kemarin, sesenggukan tetapi tidak separah tadi.


"Afrinda belum pulang, Zal."


Kabar dari Astrid melalui ponsel Rivzal membuat semuanya ikut mencemaskan wanita itu, Jelita tanpa sadar kelelahan tertidur digendongan Gharda.


👇👇👇

__ADS_1


__ADS_2