Cinta Sesuai Dosis?

Cinta Sesuai Dosis?
Spesial Part Malvin


__ADS_3

"Vin, ayo, kita berpisah!"


Hening tidak ada respon apapun dari Malvin, pria itu duduk diam sambil menggoyangkan kaleng sodanya. Pandangannya kosong, ekspresi pria itu terlihat masih tenang seolah tidak terjadi apa-apa. Atau mungkin karena pria itu sudah menebak kalau sang kekasih akan mengatakan hal tersebut.


"Vin, kamu denger aku?" tanya Yasmin khawatir kalau ucapannya sedang tidak didengarkan.


Masih dengan ekspresinya yang tadi, Malvin mengangguk tanda mengiyakan.


"Kamu setuju kalau kita pisah?" tanya Yasmin ragu-ragu.


Kali ini pria itu terkekeh sinis. "Maksud aku, aku denger kamu ngomong apa," koreksinya kemudian. Ia meletakkan kaleng soda dan menegakkan tubuhnya, "aku nggak bisa setuju untuk pisah sebelum kamu kasih aku alasannya."


Malvin langsung mengangkat telapak tangannya saat menyadari Yasmin ingin membuka suara. "Aku nggak mau denger omong kosong, jadi kalau mau ngomong, plis, yang masuk di akal dan bisa aku terima pake logika. Kalau enggak, aku mau pulang terus tidur."

__ADS_1


"Aku nggak peduli meski kamu mau bilang ini omong kosong atau apapun, Vin, terserah. Aku nggak peduli. Tapi menurut aku apa yang kita jalani sekarang, menurut aku nggak akan berhasil."


Malvin langsung tertawa keras saat mendengar jawaban Yasmin. "Kamu Tuhan, Yas? Tahu dari mana kamu kalau hubungan kita nggak akan berhasil?"


"Dari sikap kita dalam menghadapi masalah," jawab Yasmin lugas.


Malvin kembali terkekeh. "Kita udah mengkompromikan banyak hal, Yas, kita setuju dan sepakat kalau kita akan menikah. Aku terima semua kekurangan dan kelebihan kamu, begitu juga sebaliknya." kali ini ekspresinya sedikit berubah lebih tajam, "Kenapa sekarang tiba-tiba kamu ngomong begini? Maksud kamu apa? Kamu kasih aku harapan palsu, Yas. Kamu bilang kamu setuju dan mau aku nikahi meski karir aku masih segini, tapi kenapa sekarang begini? Kenapa? Apa ini memang niat kamu dari awal?"


"Maaf."


Malvin mendengus tidak percaya. "Kalau memang dari awal nggak serius berniat untuk menikah, bilang di awal, jangan asal setuju tapi endingnya kamu batalin begini. Kalau begini siapa yang nggak dewasa? Aku?"


Kali ini Yasmin memilih diam dan hanya menundukkan kepalanya.

__ADS_1


Malvin berdecak kesal. Tanpa sadar tangannya meremas kaleng soda yang masih di tangan. Ia bergerak gusar tak lama setelahnya.


"Kasih tahu aku, Yas, kamu nggak serius kan sama apa yang kamu ucapin barusan? Kamu nggak bener-bener minta putus?"


Dengan ekspresi serius dan tanpa keraguan, Yasmin mengangguk. "Aku serius, Vin."


Malvin yang sedang diselimuti emosi langsung membanting bekas kaleng sodanya. Yasmin yang awalnya tidak menyadari pergerakan tiba-tiba pria itu, tentu saja langsung terperanjat kaget.


Sekuat tenaga Malvin mencoba untuk mengontrol emosinya. Ia marah, hatinya hancur, dan ia ingin sekali melampiaskan semua emosinya saat ini juga. Tapi melihat wajah terkejut Yasmin sekarang membuat Malvin harus mengontrol diri dengan baik.


"Kalau kamu mau kita break dulu, oke, aku bakal kabulin, Yas." Malvin menatap Yasmin dengan ekspresi seriusnya, "tapi kalau kamu mau kita putus," Malvin langsung menggeleng tegas sambil menatap perempuan itu tajam, "sorry, aku nggak bisa." Setelah mengatakan itu Malvin memutuskan pergi begitu saja. Ia tidak peduli meski saat itu Yasmin sedang menangis tersedu-sedu dengan kalimatnya. Karena nyatanya perempuan itu tidak jauh berbeda dengannya. Yasmin juga menyakitinya dan hatinya pun kini sedang menangis tersedu-sedu oleh kalimat perempuan itu.


**maaf, ya, aku tulis A/N di sini langsung. noveltoon/mangatoon maafkan saya ya, soalnya saya juga gk lagi kejar 60k di bulan ini. hehe, daripada males kudu up dua kali jadi mending di sini sekalian.

__ADS_1


hai, hai, apa kabar kalian semua? ada yg nungguin spesial part Malvin gk sih? kok ditunggu-tunggu ternyata gk ada yang nyari, jadi ya udah segini aja. wkwk, pendek, iya bener, kayak kesabarn akuuuu. btw, kalian knp gk pada mampir ke cerita baru sih? aku ngerjain dua naskah loh, yang satu cerita lama dan yg satu cerita Agha-Mala, Agha anaknya pak bidan dan mbk Ayu sedngkan Mala anaknya Saga-Yana. yuk, mampir gaes, biar aku semangat up-nya. jangan lupa mampir ya guyssss


Luv U😍😘**


__ADS_2