DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
111. Sosok Kaisar Wakiza Orscid.


__ADS_3

***Kerajaan Holmes***


Derap langkah kaki kuda terdengar saling berlomba-lomba berlarian. Pasukkan yang di pimpin langsung oleh putra mahkota kerajaan Holmes Leonard Theodore, sudah hampir sampai pada benteng perbatasan gerbang kerajaan Holmes bagian barat.


Para kesatria yang di miliki oleh kerajaan Holmes ikut serta semua dalam perang kali ini, dengan persiapan yang sangat matang, semua bersemangat dalam perang yang juga di ikuti oleh sang pengendali.


Sang pengendali yang sudah memakai pakaian khusus serba hitamnya, di balik topeng wajah yang menutupi bagian matanya, terdapat wajah cantik dan dingin dengan tatapan mata yang tajam, setajam mata elang yang siap menerkam mangsanya.


Sang Pengendali dengan anggunnya duduk pada kuda putih, sangat kontras dengan warna bajunya yang serba hitam. Terlihat jelas seorang wanita biasa yang sangat misterius, dengan kekuatan besar yang tersembunyi dari balik tubuh langsing berisinya. Semua mata takjub melihat sosok sang pengendali Carissa Hubert.


Begitu pasukan telah sampai pada benteng perbatasan, mereka dapat melihat dari jarak yang cukup jauh, mereka dapat melihat para pasukkan kerajaan Darkness World, yang terdiri dari para siluman, iblis dan penyihir golongan hitam. Mereka kini saling berhadapan dari jarak yang lumayan jauh. Entah apakah mereka juga melihat kedatangan dari pasukkan putra mahkota Leonard dan Carissa Hubert?


Terlihat pasukkan yang sangat besar dari pihak lawan. Mereka juga di sambut oleh pasukkan kesatria dari kerajaan Colina Santa, yang di pimpin langsung oleh kaisar Wakiza Orscid. Kedua pasukkan dari dua kerajaan itupun menjadi satu.


Putra mahkota Leonard yang menjadi pemimpin dari pasukkan kerajaan Holmes, turun dari kudanya dan melangkah mendekati kaisar Wakiza Orscid yang juga sudah turun dari kudanya. Dengan di ikuti oleh semua pasukkan kesatria yang juga turun dari kuda mereka masing-masing. Perlahan kedua pria yang menjadi pemimpin dua pasukkan itupun saling mendekat, untuk saling menyapa.


Pria dengan postur tubuh yang tinggi dan besar, dengan pakaian besi perangnya, terlihat gagah dan perkasa. Kaisar Wakiza Orscid mencerminkan seorang Dewa perang sekaligus kaisar dari sebuah kerajaan Colina Santa, kerajaan yang tidak bisa tersentuh oleh kerajaan manapun?


Kaisar Wakiza Orscid perlahan melepaskan topi besi perangnya, dan di berikan kepada salah satu kesatria yang ada di sampingnya. Kini dapat dengan jelas mereka melihat bagaimana wajah kaisar dari kerajaan Colina Santa tersebut? Pria tampan dengan rahang tegas, hidung mancung, bibir berbentuk hati penuh berwarna merah cerah, dengan warna mata coklat pekat terangnya, sangat cocok dengan warna kulit wajahnya yang putih, menambah kesan ketegasan dari wajah tampannya.


Rambut hitamnya yang sedikit panjang, di ikat hanya setengah bagian. Terlihat cocok dengan beberapa anak-anak rambut yang jatuh pada bagian depan wajahnya. Kharisma seorang pemimpin dan kaisar terlihat jelas pada diri Wakiza Orscid. Wajah tampannya tidak mencerminkan seorang kaisar yang sudah tua.


Kaisar Wakiza Orscid bukanlah kaisar kerajaan yang sudah terlihat tua, seperti kaisar-kaisar kerajaan lainnya. Dia bahkan terlihat seumuran dengan putra mahkota Leonard. Semua mata memandang takjub dan tidak percaya pada apa yang mereka lihat? Seorang kaisar muda yang tampan, kuat, gagah dan perkasa.


Pria tampan berkuasa idaman semua wanita, putri dan nona muda para bangsawan. Wakiza Orscid dan Leonard Theodore kini berdiri berhadapan, dengan tatapan mata yang sama-sama tajam dan dingin.


"salam hamba yang mulia kaisar." salam sapa Leonard dengan membungkukkan sedikit badannya memberikan tanda hormat kepada Wakiza Orscid. Bagaimana juga Wakiza Orscid adalah seorang kaisar kerajaan besar.


Patut untuk di hormati karena jabatan dan status sosialnya. Semua pasukkan kesatria yang berasal dari kerajaan Holmes ikut memberikan salam hormat mereka kepada kaisar Wakiza Orscid, kaisar Kerajaan Colina Santa.

__ADS_1


"terima kasih sudah datang dan membantu kami." ucap Leonard sedikit berbasa-basi.


"itu sudah kewajiban dariku dan pasukkan kesatria kerajaan Colina Santa. Kami hanya mengikuti perintah yang sudah lama kami dapatkan dan tunggu." jawab tegas Wakiza Orscid dengan mimik wajah datarnya.


Leonard sangat tahu apa yang di maksudkan oleh kaisar Wakiza Orscid? sekaligus jendral perang kerajaan Colina Santa, yang sangat di takuti dan disegani oleh beberapa kerajaan di sekitarnya.


Setelah Wakiza Orscid menerima salam hormat dari seluruh pasukkan kesatria kerajaan Holmes. Pandangan matanya mencari sesosok yang sudah lama dia tunggu-tunggu kehadirannya. Begitu pandangan matanya menangkap seorang kesatria wanita yang berpenampilan berbeda dari semuanya. Dia dapat merasakan aura kuat dari tatapan mata tajam yang terlihat sama dengan seorang gadis kecil yang pernah dia temui.


Dengan langkah pastinya, Wakiza Orscid melewati tubuh Leonard dan melangkah mendekati seorang kesatria wanita, dengan pakaian serba hitam dan memakai topeng wajah untuk menutupi bagian matanya. Wakiza Orscid yakin sosok itulah yang sudah lama dia tunggu-tunggu. Sosok Sang Pengendali.


Semua kesatria yang menutupi tubuh Carissa Hubert, yang memang berdiri di belakang pasukkan kesatria yang di pimpin oleh Leonard, menyingkir dan memberikan jalan untuk Wakiza Orscid lewat. Carissa berdiri bersama dengan Shopie sang peramal suci, Saira, Damian dan Tristan. Mereka diam berdiri di tempat, sembari melihat Wakiza Orscid melangkah mendekati mereka.


Begitu Wakiza Orscid ada tepat di hadapan Carissa Hubert sang pengendali, mata tajamnya melihat mata tajam Carissa. Tatapan yang sama-sama tajam seperti burung elang, Wakiza Orscid melihat teliti Carissa.


"Salam hamba yang mulia." salam sapa Wakiza Orscid, yang tiba-tiba duduk bersujud dengan sebelah kakinya menekuk dan sebelah lagi tegak, kepala Wakiza Orscid menunduk hormat pada Carissa Hubert sang pengendali.


Semua pasukkan kesatria yang berasal dari kerajaan Colina Santa, mengikuti apa yang di lakukan oleh kaisar mereka? bersujud hormat kepada Carissa Hubert sang pengendali. Sedangkan pasukkan dari kerajaan Holmes, terkejut dengan apa yang di lakukan oleh kaisar Wakiza Orscid? yang di takuti dan disegani oleh beberapa kerajaan sekitarnya.


Hanya keluarga kerajaan Holmes saja yang tidak ikut melakukan penghormatan itu untuk Carissa. Sedangkan Carissa yang di perlakukan seperti itu, merasa risih dan tidak nyaman. Dia tidak terbiasa dengan perlakuan hormat seperti itu, apalagi mendapatkan perlakuan hormat dari seorang kaisar yang terkenal sangat di takuti dan di segani oleh beberapa kerajaan sekitarnya.


Carissa dengan cepat merendahkan tubuhnya untuk mensejajarkan dirinya dengan kaisar Wakiza Orscid. Bagaimana juga dia tidak suka akan perlakuan yang berlebihan seperti itu? karena di mata Callysta yang saat ini ada di dalam tubuh Carissa, tidak suka di perlakukan berlebihan seperti itu oleh orang lain.


Di mata seorang Callysta Angelina, semua manusia itu sama, yang membedakan hanyalah status sosialnya saja. Dia juga tahu aturan, tetapi tidak berlebihan seperti itu, cukup saling menghormati dan menghargai selayaknya sesama, itu lebih dari cukup bagi Callysta atau Carissa Hubert saat ini.


"tolong jangan seperti ini.…!!" jawab Carissa pelan sembari melihat ke arah kaisar Wakiza Orscid, yang masih menunduk hormat padanya.


Wakiza Orscid yang mendengar ucapan Carissa padanya, mengangkat kepalanya dan menatap mata Carissa. Tatapan mata yang sama dengan putri Alarice Jovandra, seorang putri kecil yang telah menyelamatkan hidupnya, yang telah memberikan kehidupan baru dan kesempatan kedua baginya. Seseorang yang sangat di hormati dan hargai oleh kaisar Wakiza Orscid.


Wakiza Orscid tahu gadis yang ada di hadapannya ini, adalah titisan dari putri Alarice Jovandra. Semua pesan dan perintah yang di berikan oleh putri Alarice Jovandra, masih dia ingat jelas. Membalas budi dan membantu sang pengendali sama halnya dengan membalas budi dan membantu putri Alarice Jovandra sendiri. Karena sang pengendali adalah putri Alarice Jovandra sendiri, tetapi datang dan berasal dari dunia dan masa zaman lainnya.

__ADS_1


Sama seperti dirinya saat pertama kalinya datang ke dunia ini. Itulah takdir dan kehidupan kedua bagi Wakiza Orscid. Putri Alarice Jovandra yang telah berperan penting dalam kehidupan seorang Wakiza Orscid.


"ini sudah seharusnya hamba lakukan yang mulia." jawab Wakiza Orscid dengan masih menatap mata Carissa, tetapi tidak setajam tadi.


"saya tidak suka hal yang seperti ini, jadi tolong bangunlah…!!!" ungkap Carissa dengan sedikit perintah sopan untuk kaisar Wakiza Orscid.


"maafkan hamba yang mulia, bila anda merasa kurang nyaman. Tetapi seorang yang lebih tinggi status sosial dan kedudukannya, memang harus di hormati yang mulia, itu sudah hukum di dunia ini." jawab sopan Wakiza Orscid, dengan pandangan mata masih melihat wajah Carissa yang setengahnya di tutupi.


"itu hukum buat anda dan dunia ini, tetapi tidak dengan saya. Menghormati dan menghargai seseorang boleh, tetapi dengan sikap yang sewajarnya saja. Itu lebih membuat saya merasa nyaman." jawab Carissa masih berusaha untuk membujuk kaisar Wakiza Orscid.


"baik yang mulia hamba mengerti, apapun yang anda inginkan dan perintahkan? akan hamba laksanakan." jawab Wakiza Orscid, yang tetap pada pendiriannya.


Carissa tahu semua perkataan dan bujukannya hanyalah sia-sia saja. Semua itu tidak akan mudah untuk membuat seorang Wakiza Orscid berubah pikiran. Jadi lebih baik memberikan perintah yang bisa di ikuti olehnya.


Carissa menghembuskan nafasnya perlahan sebelum mengucapkan sesuatu pada Wakiza Orscid. Lalu dia bangkit dan berdiri di hadapan Wakiza Orscid, yang masih duduk bersujud hormat di hadapannya.


"baiklah kalau begitu, aku perintahkan padamu…berdirilah…!!" perintah Carissa akhirnya mengalah untuk mengikuti keinginan Wakiza Orscid, agar semuanya berjalan seperti semestinya.


"baik yang mulia, terima kasih atas kebaikan anda." jawab Wakiza Orscid, lalu bangkit dari sujud hormatnya.


Tentu saja di ikuti oleh semua pasukkan kesatria dua kerajaan, yang ikut sujud hormat kepada Carissa Hubert sang pengendali. Carissa kini dapat melihat secara dekat dan intens wajah sang kaisar dari kerajaan Colina Santa tersebut.


Kaisar yang sungguh tampan dengan pesona dan kharismanya sendiri. Mampu membuat setiap kaum hawa akan bertekuk lutut di bawah kakinya saat ini.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…

__ADS_1


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2