
***Ruang Kerja Istana Holmes***
Semua telah berkumpul di ruang kerja istana Holmes, Nampak jelas semua calon istri dan selir putra mahkota dan para pangeran, memakai gaun-gaun indah dan cantik mereka. Hanya Carissa saja yang memakai pakaian untuk latihan.
Semua memandang lucu dan mengejek pada Carissa, kerena menurut mereka pakaian yang di gunakan Carissa saat ini, tidaklah sesuai dengan pertemuan itu. Tetapi bukan Carissa namanya, yang akan peduli dengan pandangan mata semua orang. Yang terpenting dirinya nyaman dengan pakaian tersebut itu sudah cukup bagi Carissa.
Kaisar kerajaan Holmes juga ikut hadir pada pertemuan tersebut, entah apa yang ingin di bahas? Carissa hanya diam mengikuti dengan wajah datar dan dinginnya. Sebenarnya dia tidak tertarik sama sekali ikut berkumpul pada pertemuan seperti ini, tetapi karena alasan sang ayah yang datang, sehingga Carissa pun mau tidak mau ikut dalam pertemuan tersebut.
Mereka semua termasuk raja dari kerajaan Themes dan Jericho, memberikan hormat mereka pada sang kaisar penakluk dua kerajaan. Setelah itu sang kaisar bertanya niat kedatangan mereka yang sangat tiba-tiba?
"apa yang membawa kalian datang langsung kemari? apakah mungkin karena desas-desus yang beredar akhir-akhir ini?" tanya sang kaisar.
Carissa yang memang tidak pernah keluar dari kamar beberapa hari ini, membuatnya tidak pernah tahu apapun berita yang beredar di dalam maupun di luar istana.
Berita tentang penyerangan dan musnahnya para siluman, iblis dan para penyihir golongan hitam yang datang menyerang kerajaan Holmes. Telah menyebar sampai keluar ke kerajaan Jericho dan kerajaan Themes. Mereka juga mendengar sang pengendali yang di bicarakan.
Sang pengendali yang tidak mereka tahu siapakah sosoknya? karena hanya para kesatria yang ikut berperang saja yang melihat jelas siapa yang menjadi sang pengendali saat peperangan tersebut terjadi? sedangkan para penghuni istana Holmes yang memang tidak melihat langsung, ada yang percaya dan ada yang tidak percaya bila sang pengendali yang di beritakan benar adanya.
Berita tersebut sebenarnya langsung di tekan agar tidak sampai menyebar, dan berusaha menyembunyikan identitas sang pengendali. Tetapi ternyata sebuah berita akan cepat menyebar begitu terjadi, karena desas desus di dalam istana maupun kejadian di kerajaan Holmes, akan selalu menjadi perhatian yang sangat penting bagi dua kerajaan yang telah takluk di bawah kekuasaan kerajaan Holmes.
Tidak ada yang berani menjawab pertanyaan sang kaisar, mereka hanya diam tertunduk dengan kekuasaan sang kaisar.
"mengapa kalian diam tidak menjawab sama sekali? apakah perlu kami yang bertindak agar kalian mau bicara?" tanya tegas sang kaisar dengan aura dingin dan tegasnya.
"maafkan hamba yang mulia kaisar Louis Theodore, kami datang ke sini hanya ingin memastikan kabar kebenaran dari sang pengendali yang memusnahkan para siluman, iblis dan penyihir golongan hitam, yang menyerang kerajaan Holmes ini." ungkap raja Diaro Liberata raja dari kerajaan Jericho.
Semua mata memandang sang raja yang berdiri di barisan paling depan. Sedangkan yang tahu akan sosok sang pengendali, melihat sekilas ke arah Carissa yang sedang berdiri pada deretan paling belakang para calon istri dan selir.
Carissa yang di pandang hanya masih diam dengan mimik wajahnya yang datar dan dingin. Dalam hati dan pikirannya, tidak tertarik sama sekali akan pembahasan tentang Sang Pengendali, walaupun yang sedang di bicarakan adalah dirinya sendiri.
"Sang Pengendali?" tanya balik sang kaisar.
"iya yang mulia." ucap raja Diaro Liberata memperjelas.
"untuk apa anda menanyakan hal tersebut?" tanya balik sang kaisar.
__ADS_1
Kaisar dan semua orang di istana yang tahu akan kebenaran tersebut sudah mendapatkan mandat dari sang peramal suci, agar sebisa mungkin merahasiakan hal tersebut, dan sebisa mungkin menyembunyikan keberadaan Carissa, sampai Carissa menjadi lebih kuat lagi.
"maafkan hamba yang mulia, bila hamba sudah lancang. Tetapi kami berhak tahu akan sosok tersebut, karena bagaimana juga Sang Pengendali lah satu-satunya harapan kami? melawan para siluman, iblis dan penyihir golongan hitam yang sering meneror kerajaan kami." balas raja Diaro Liberata.
"maafkan hamba yang mulia, apa yang di katakan raja Diaro Liberata benar, kami juga ingin tahu sosok Sang Pengendali. Ini demi para rakyat kami, yang selalu merasa resah akan teror dari para siluman, iblis dan para penyihir golongan hitam, yang tiba-tiba datang menyerang di kerajaan kami, mereka selalu meminta tumbal dan memangsa manusia sebagai makanan mereka." ungkap raja Themes, raja Reyasa Natsire.
"benar yang mulia kaisar, kami mohon kemurahan hati yang mulia, untuk membantu kerajaan kami dan para rakyat kami." ungkap raja Diaro Liberata.
"kami mohon yang mulia kaisar." ungkap semua orang serempak memohon pada Kaisar.
Nampak kaisar melihat semua para petinggi kerajaan yang bersujud memohon padanya. Kaisar melihat pada putra mahkota dan para pangeran, serta melihat jauh di mana Carissa berdiri yang nampak biasa saja.
'permainan politik sudah di mulai.' gumam Carissa dalam hatinya, dia mulai mengerti tujuan dari pertemuan tersebut.
'jangan harap kalian bisa mengatur hidupku, hidupku saat ini adalah milikku sendiri, dan tidak ada yang berhak untuk memaksaku.' gumam Carissa melihat tajam ke depan.
Carissa tidak ingin di atur oleh siapapun dalam menjalani hidupnya seperti dulu? dia hanya akan mau menjalankan apapun itu atas keinginannya sendiri. Tidak ingin di paksa dan terpaksa.
"Kebenaran tentang Sang Pengendali, memanglah benar. Tetapi untuk mengetahui siapa sosok nya? kalian harus mendapatkan izin dari Sang Pengendali sendiri, aku tidak berhak atas hal itu." ungkap sang kaisar mencari jalan tengah, agar mandat dari sang peramal suci tidak ia langgar dan permintaan kedua kerajaan pun bisa tercapai.
Sedangkan sosok yang sedang di bicarakan, hanya masih diam tidak bergeming, dan tidak merubah mimik wajahnya sama sekali. Kaisar sendiri hanya bisa mendengar keputusan dari Carissa sang Pengendali yang di bicarakan oleh putra mahkota dan para pangeran, karena mereka sendiri yang menyaksikan kalau Carissa lah yang memusnahkan para siluman, iblis dan penyihir golongan hitam, saat penyerangan itu terjadi.
"apakah tidak bisa yang mulia membujuk sang pengendali untuk hadir di sini? agar kami semua tahu bagaimana sosoknya? kami hanya ingin meminta pertolongannya yang mulia." ungkap raja Themes Reyasa Natsire.
Membuat sang kaisar sedikit melirik sekilas ke arah Carissa, tetapi terlihat Carissa tidak bergerak sama sekali.
"permintaan kalian ini terlalu mendesak, aku juga tidak bisa mengabaikan keselamatan para rakyat yang merasa takut akan teror tersebut. Aku akan bicarakan dulu pada sang pengendali, apakah dia mau untuk menemui kalian apa tidak? semua keputusan ada padanya." ungkap kaisar hanya ingin mencari celah agar bisa berbicara pada sang pengendali.
"Untuk saat ini, kalian istirahat lah terlebih dahulu, karena kalian pasti lelah dari perjalanan jauh. Nanti malam kita akan membicarakan ini kembali setelah acara makan malam." ungkap sang kaisar, lalu bangkit dari singgasananya dan berlalu dari sana.
Semua para petinggi yang ada di dalam ruangan tersebut memberikan hormat mereka pada sang kaisar. Putra mahkota memerintahkan para pelayan dan panjaga, mengantar para tamu ke paviliun yang sudah di siapkan.
Saat putra mahkota ingin mencari Carissa untuk berbicara, Carissa sudah tidak ada di tempatnya berdiri, sebelum semua para tamu sempat keluar ruang kerja istana.
"Damian…dimana Carissa?" tanya Leonard yang tidak menemukan keberadaan Carissa di tempatnya berdiri.
__ADS_1
Damian pun langsung mengedarkan pandangannya ke semua ruangan, Carissa sudah hilang sebelum pintu ruang kerja istana di buka. Keduanya heran dengan hilangnya Carissa, sedangkan di ruangan tersebut hanya ada dua pintu untuk akses keluar masuk.
Satu pintu depan yang masih tertutup, satu pintu lagi ada di sebelah kanan singgasana sang kaisar, itu hanya khusus di pakai oleh kaisar. Tetapi posisi putra mahkota dan para pangeran berdiri di depan pintu tersebut, dan tidak menemukan Carissa mendekat ke arah pintu itu.
Damian dan Leonard saling memandang heran dan terkejut tidak percaya, karena Carissa tiba-tiba menghilang, entah kemana? Damian dan Leonard lalu bergegas meninggalkan ruangan tersebut melalui akses pintu kaisar.
Ada satu tempat yang ingin mereka pastikan lagi untuk mencari keberadaan Carissa saat ini.
......................
…Area Latihan Istana…
Carissa berhasil untuk mencoba menggunakan kekuatan Cincin Pengikat, Carissa berhasil keluar dari ruang kerja istana ke area latihan istana dengan berteleportasi. Saat ini Carissa sedang asik berlatih menembak, yang membuat para penjaga area latihan istana yang ada di sana terkejut, mendengar suara tembakan yang tiba-tiba. Mereka tidak melihat ada seorang pun melintas dan masuk ke area latihan istana.
Saat para penjaga melihat Carissa ada di sana, mereka hanya diam tidak berani menegur, ngeri melihat tatapan tajam dan dingin Carissa menatap mereka.
Beberapa menit kemudian terdengar suara langkah kaki yang berlari masuk ke area latihan istana, dengan samar Carissa bisa mendengarnya, dan Carissa tahu siapa yang datang. Dengan sadar Carissa bisa merasakan aura dari dua pria yang datang mendekat. Damian dan Leonard datang bersamaan.
"kau ada di sini rupanya? kapan kau keluar dari ruang kerja istana?" tanya Damian dengan nafas terengah-engah, lelah berlari.
Mereka meyakinkan kalau Carissa hilang dari ruang kerja istana, pasti datang ke area latihan istana, sebab rencana awal Carissa memang akan ke sini.
Carissa menurunkan senjata Laras panjang yang dia pegang, Carissa melihat kedua pria yang datang mencarinya dengan nafas yang masih terengah-engah. Carissa melihat mereka berdua dengan mimik wajah dinginnya. Dia sudah bisa menebak tujuan Damian dan Leonard datang mencarinya, pasti untuk membahas tentang pertemuan tadi.
Saat ini Carissa sedang tidak ingin membahasnya, karena Carissa sudah bisa menebak akan ada permainan politik di sini. Dan Carissa tidak suka akan hal yang berbau politik.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.
__ADS_1