DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
137. Doa Dan Harapan Pangeran Hayden Adelio.


__ADS_3

***Kerajaan Darkness World***


…Kamar Si Kembar…


Semua cukup terkesan melihat keahlian yang Carissa miliki, Carissa mampu mengatur tekanan magic elemen api yang dia keluarkan dari telapak tangan kirinya. Kontrol kekuatan yang Carissa miliki sangat bagus, dia layak di katakan sebagai kesatria yang sangat terampil di dunia ini, mereka tidak tahu sebenarnya Carissa tidak memiliki magic atau elemen apapun?


Keahlian istimewa yang Carissa miliki sebagai sang pengendali adalah, dia dapat menggunakan dan menyentuh semua benda keramat yang tidak dapat di sentuh oleh siapapun di dunia ini?


Semua benda keramat yang ada di dunia kedua Callysta adalah takdir yang di miliki oleh Carissa sebagai Sang Pengendali. Segel dari kunci ajaib keramat Carissa dapat menyerap semua kekuatan magic dan elemen yang ada di dunia keduanya tersebut, sedangkan segel dari cincin pelepas adalah sebuah kekuatan segel yang dapat mengeluarkan semua magic atau elemen yang di serap oleh segel kunci ajaib keramat.


Keistimewaan inilah yang banyak orang tidak tahu, mereka hanya tahu aturan dunia itu. Setiap kesatria ataupun manusia biasa, memiliki kekuatan magic dan elemen yang mereka kuasai sejak mereka di lahirkan.


Carissa melakukan tugasnya sebagai seorang dokter, memeriksa keadaan terkini dari si kembar yang terkena racun lendir hitam yang cukup kuat, sembari dirinya menunggu keputusan dari keluarga kerajaan Darkness World, siapa di antara si kembar yang harus di selamatkan?


Sebenarnya Carissa bisa saja menyelamatkan keduanya, namun resikonya sangat tidak menguntungkan bagi Carissa. Dirinya akan banyak kehilangan energi di dalam tubuhnya dan rasa sakit dua kali lipat yang luar biasa akan Carissa rasakan.


Jika semua tenaganya terkuras cukup banyak, dia memerlukan setidaknya 3 sampai 5 hari untuk pulih kembali. Sedangkan pertarungan yang akan Carissa lakukan untuk melawan selir agung dan permaisuri kerajaan Darkness World, hanya tinggal dua hari lagi.


Carissa ingin dia bisa menyelamatkan si kembar dan juga dapat dengan aman bertarung melawan selir agung dan permaisuri kerajaan Darkness World. Sehingga dirinya menggunakan sebuah trik untuk mencari keamanan baginya.


Carissa cukup tahu siapa di antara si kembar yang kondisinya cukup parah dan tubuhnya lemah? tubuh putri Hayden Adelia cukup lemah karena tidak bisa menahan racun yang ada di dalam tubuhnya. Jadi jika pilihan mereka ada pada putri Hayden Adelia, Carissa dapat mendapatkan waktu untuk menyelamatkan pangeran Hayden Adelio, yang terlihat cukup kuat menahan racun dan masih ada pada kesadarannya.


"pangeran, apa anda mendengar suara hamba?" tanya Carissa pada pangeran Hayden Adelio yang masih bisa bertahan pada kesadarannya.


Pangeran Hayden Adelio dapat mendengar jelas suara Carissa, namun mulutnya yang terasa kebas dan kaku tidak dapat mengeluarkan suaranya. Carissa tahu itu.


"pangeran, jika anda dapat mendengarkan suara hamba, tolong berusahalah genggam tangan hamba ini." ucap perintah Carissa pada pangeran Hayden Adelio, Carissa ingin memastikan sisa kekuatan energi di dalam tubuh sang pangeran.


Semua melihat tindakan yang sedang di lakukan oleh Carissa terhadap pangeran Hayden Adelio dan putri Hayden Adelia.


Pangeran cukup kuat membalas menggenggam tangan Carissa, Carissa dapat memastikan jika pangeran lebih dapat bertahan untuk beberapa jam lagi. Masih ada waktu untuk Carissa menyelamatkan sang pangeran. Sedangkan putri Hayden Adelia sudah tidak sadarkan diri, dia cukup lemah dan nyawanya dalam bahaya saat ini.


"apakah sudah ada keputusan yang kalian ambil?" tanya Carissa melihat ke arah seluruh keluarga kerajaan Darkness World.


Mereka hanya bisa diam, dilema dalam memilih kini mereka hadapi. Pangeran Hayden Adelio yang masih ada pada kesadarannya, dapat mendengar percakapan mereka semua, dia juga berharap bisa untuk di selamatkan dari kematian.


Pangeran Hayden Adelio sangat menderita saat ini, dirinya merasa takut akan kematian yang belum siap dia terima. Perjalanan hidupnya masih panjang karena usia yang masih muda. Dia masih berharap jika keluarganya dapat menyelamatkan dirinya dan adik kembarnya.

__ADS_1


"selamatkan Adelia." ucap kaisar Hayden Pris secara tegas dan tiba-tiba.


Semua pandangan mata melihat ke arah sang kaisar, pilihan sang kaisar yang ingin menyelamatkan putri Hayden Adelia pasti memiliki alasannya sendiri. Tidak ada perkataan membantah dari semua anggota keluarganya.


Semua melihat ke arah putri Hayden Adelia yang sudah tidak sadarkan diri, tatapan mereka masih terlihat khawatir. Sedangkan saat mereka menatap ke arah pangeran Hayden Adelio, mereka terlihat sedih. Terlebih lagi putri mahkota Anora Klarybel dan permaisuri Princella Odella.


Bagaimana juga pangeran Hayden Adelio? adalah darah daging mereka, anak keturunan yang mereka lahirkan. Terlebih bagi putri mahkota Anora Klarybel yang tidak bisa menahan tangis sedihnya melihat sang putra. Untuk kehilangan putra keduanya, dia belum siap seperti saat kehilangan putri pertamanya.


"baiklah akan aku lakukan…" ucap Carissa terputus karena gumaman kecil dan lemah dari pangeran Hayden Adelio.


"se…sela…mat…kan…aku…" ucap pangeran Hayden Adelio dengan suara parau dan lemah dengan terputus putus.


Carissa dan yang lainnya melihat iba kepada pangeran Hayden Adelio yang terlihat memohon dengan mata yang berusaha dia buka. Pangeran Hayden Adelio mendengar semuanya, mendengar keputusan yang di katakan oleh kaisar Hayden Pris, sang kakek yang sangat dia hormati, ada rasa kecewa di dalam hatinya.


Pangeran Hayden Adelio merasa kecewa akan keputusan dari kaisar Hayden Pris yang lebih ingin menyelamatkan adik kembarnya, yang terlihat sudah tidak sadarkan diri. Pangeran Hayden Adelio mencoba untuk memohon agar dia dapat di selamatkan juga.


"maaf pangeran." ucap Carissa melihat pada sang pangeran yang masih berusaha terjaga pada kesadarannya.


"hamba hanya bisa menyelamatkan satu di antara kalian berdua." ucap sedih Carissa dengan jujur.


Carissa cukup mengerti perasaan putri mahkota Anora Klarybel, tidak ada seorang ibu yang ingin kehilangan anaknya. Putri mahkota Anora Klarybel cukup memiliki alasan untuk marah, kesal, kecewa dan sedih saat ini.


"putri mahkota kendalikan perasaanmu." ucap lembut permaisuri dengan merangkul pundak sang putri mahkota, permaisuri ingin sedikit membuat menantunya tenang dengan keadaannya sekarang.


"tidak yang mulia, ini tidak bisa. Hamba tidak bisa kehilangan anak untuk kedua kalinya." balas sedih putri mahkota Anora sembari menggeleng-gelengkan kepalanya, dan air mata yang tidak dapat dia tahan lagi.


"aku tahu perasaanmu, tapi ini adalah pilihan yang sangat sulit." balas permaisuri ingin menenangkan dan memberi pengertian terhadap putri mahkota Anora.


"kita bisa mencari jalan yang lainnya. Kita usahakan semua yang kita bisa. Jika perlu mengorbankan nyawa hambapun, hamba rela yang mulia, selamatkan putra dan putri hamba yang mulia." ucap putri mahkota Anora memohon kepada permaisuri Princella dengan mencakup kedua telapak tangannya di depan dada dan linangan air matanya.


"aku mengerti perasaanmu putri, tetapi ini sudah takdir." ucap permaisuri dengan gelengan kepalanya, diapun putus asa dan tidak tahu harus berbuat apa lagi.


"tidak…tidak…itu bukan takdir mereka, takdir mereka tidak meninggal di usia muda. Takdir bisa di rubah, jika kita berusaha." ucap putri mahkota Anora.


Permaisuri masih menggelengkan kepalanya, tidak dapat membujuk apapun lagi? Putri mahkota Anora tahu permaisuri tidak dapat menolongnya, diapun dengan cepat bersujud di hadapan kaisar Hayden Pris. Untuk memohon agar keputusan sang kaisar yang ingin menyelamatkan putrinya saja, juga bisa menyelamatkan putranya.


"hamba mohon yang mulia, tolong selamatkan keduanya, hamba tidak bisa kehilangan salah satu dari mereka." mohon putri mahkota Anora dengan iba dan air mata yang terus mengalir di pipinya. Kedua telapak tangannya mencakup di depan dada untuk memohon belas kasihan dari sang kaisar.

__ADS_1


Kaisar melihat datar kepada putri mahkota Anora Klarybel, di dalam hati sang kaisar juga berat akan keputusannya tersebut. Bagiamana juga si kembar? adalah keturunan yang dia miliki. Keadaan yang membuatnya harus memilih salah satu dari mereka.


Kaisar Hayden Pris lebih memilih menyelamatkan nyawa putri Hayden Adelia, karena masih mengingat takdir ramalan yang menjeratnya. Hanya putri keturunan dari kaisar Hayden Pris yang dapat melawan dan membunuh putri Alarice Jovandra yang memiliki takdir dapat membunuh kaisar Hayden Pris dan kaisar Yuma Gruffin.


"aku tahu ini berat bagimu putri. Keputusan ini juga berat untukku, bagaimana juga aku adalah kakek mereka. Maafkan aku, ini sudah keputusan yang aku ambil." ucap kaisar Hayden Pris dengan wajah datarnya, tetapi sorot matanya terlihat sedih.


Jawaban dari kaisar Hayden Pris adalah mutlak keputusan titah dari sang kaisar kerajaan Darkness World. Jawaban yang sangat membuat rasa kecewa dari putri mahkota Anora, dan juga pangeran Hayden Adelio yang mendengar langsung keputusan mutlak sang kaisar kerajaan Darkness World yang sangat dia sayangi dan hormati selama ini.


Air mata kekecewaan dan kesedihan mengalir dari ujung mata pangeran Hayden Adelio, Carissa dapat melihat kesedihan dan kekecewaan yang mendalam pada sorot mata pangeran Hayden Adelio. Namun hanya ini yang bisa Carissa lakukan saat ini.


Untuk bisa bertahan di dalam kerajaan Darkness World, dia harus memiliki keteguhan hati dan trik agar bisa mendapatkan keuntungan. Semua demi keselamatan dirinya dan juga keselamatan putra mahkota Devano Liberata yang sudah menjadi muridnya, murid yang harus Carissa lindungi saat ini.


Air mata kesedihan dan kekecewaan pada putri mahkota Anora semakin bertambah. Dia merasa gagal menjadi seorang ibu untuk kedua kalinya, dengan segera dia mendekati putra mahkota Hayden Hara, setidaknya dia ingin berusaha untuk menyelamatkan kedua anaknya.


"yang mulia tolong selamatkan putra kita." mohon putri mahkota Anora kepada pangeran Hayden Hara, suami sekaligus ayah dari putranya.


"maafkan aku putri mahkota, ini sudah keputusan dari yang mulia kaisar." jawab pangeran Hayden Hara dengan mimik yang juga sedih, namun dia tidak dapat melakukan apapun untuk menyelamatkan nyawa putranya.


Putri mahkota Anora tidak percaya akan ucapan yang di katakan oleh suaminya tersebut. Seorang ayah telah kalah, dan merelakan nyawa putranya begitu saja. Tanpa melakukan usaha lainnya, rasa kecewa yang besar kini di rasakan oleh putri mahkota Anora dan juga pangeran Hayden Adelio yang mendengar ucapan dari sang ayah yang selalu dia sayangi dan hormati.


Pangeran Hayden Adelio merasa jika nyawanya tidaklah berarti bagi keluarganya. Pangeran Hayden Adelio pasrah akan rasa kecewa di dalam hatinya, dia menangis dalam diam. Air mata yang kini terus mengalir mungkin air mata terakhir yang bisa dia keluarkan. Mungkin inilah takdirnya yang harus meninggal di usia muda.


'oh Dewa Agung… ini untuk pertama kalinya hamba menyebutkan namamu, ini untuk pertama kalinya hamba berdoa dan meminta padamu, tolong selamatkan nyawa hamba. Hamba berjanji akan setia padamu dan pada siapapun yang bisa menyelamatkan nyawa hamba. Hamba mohon ya Dewa Agung.' gumam doa pangeran Hayden Adelio di dalam hatinya.


Doa pertama yang di ucapkan oleh pangeran Hayden Adelio, sebuah nama larangan yang ada di kerajaan Darkness World, kini di sebut oleh pangeran Hayden Adelio yang berasal dari kerajaan Darkness World, nama Dewa Agung adalah nama larangan yang tidak boleh mereka sebutkan, karena nama Dewa Neraka lah yang seharusnya mereka sebutkan sebagai Tuhan yang mereka sembah dan puja.


Dapatkah doa sang pangeran yang sedang berjuang untuk hidup menjadi kenyataan? tidak ada yang tahu. Harapan terakhir dari sang pangeran yang berada di ambang kematian, dan berharap doanya tersebut terkabul.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2