DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
96. Semakin Penasaran Dan Sebuah Misteri.


__ADS_3

***Istana Kerajaan Holmes***


Saira tahu bila Carissa tidak akan berhenti bertanya, mengenai alat-alat yang selama ini sudah dia buat. Dengan menghela nafasnya, Saira terpaksa menunjukkan semua alat yang pernah dia buat, dan sedang dia bawa serta saat ini.


Saira terlihat membungkukkan tubuhnya, lalu melepaskan sepasang sepatu boot yang saat ini dia pakai. Saira meletakkan sebuah alat yang pegangannya terlihat seperti senapan api kecil. Semua terkejut melihat Saira meletakkan senapan api kecil tersebut, semua serentak bangkit dari duduknya.


Saira dan Carissa melihat pada semua yang ada di dalam ruangan tersebut, nampak semuanya terkejut melihat benda yang mirip senapan api, di letakkan di atas meja oleh Saira, mereka pikir itu adalah salah satu senapan api sungguhan.


"tenang saja, ini bukanlah senapan api, ini hanya alat tembak tali baja." ungkap Carissa menjelaskan.


Carissa sangat tahu alat apa itu? alat yang mirip seperti senapan api, tapi bukanlah senjata api sungguhan, itu hanya alat tembak tali baja. Carissa memberikan penjelasan pada semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut, karena melihat mereka yang sedikit terkejut dan salah paham.


"anda juga tahu itu bukanlah senapan api?" tanya Saira benar-benar tidak menyangka, kalau Carissa tahu semua alat-alat yang sudah dia buat, tanpa harus dia menjelaskan terlebih dahulu.


"tentu saja, ini sangat ampuh untuk di pakai mendaki sesuatu yang tinggi." jawab Carissa meraih alat tembak tali baja tersebut.


'ini alat yang sangat bagus, bila di gunakan saat misi, sangat banyak membantu.' gumam Carissa dalam hatinya, yang tentu saja dapat di dengar oleh Shopie sang peramal suci.


Carissa mengingat bagaimana cara bekerja alat tembak tali baja tersebut? Alat yang terkadang sangat membantu Callysta dalam setiap misi mafianya dulu.


Semuanya heran karena tidak mengerti maksud dari Carissa. Mereka tidak tahu sama sekali alat apa yang Carissa pegang saat ini?


"maafkan hamba yang mulia, bila hamba kurang sopan saat ini. Hamba hanya ingin menunjukkan sepatu ini." ungkap Saira dengan mengangkat sepasang sepatu boot yang baru saja dia lepaskan.


Carissa nampak tersenyum tidak percaya dia bisa melihat sepatu boot yang sudah di modifikasi, Carissa segera mendekati Saira dengan segera menyentuh sepatu Saira tersebut.


Kaisar yang ingin menjawab perkataan Saira, dia urungkan karena melihat reaksi sang pengendali, melihat reaksi senang Carissa dengan sepatu boot milik Saira.


"anda bisa membuat sepatu modifikasi ini juga?" ucap Carissa bertanya, sembari mengambil alih sepasang sepatu boot tersebut dari tangan Saira.


"sepatu modifikasi, apa itu namanya?" tanya balik Saira. Pasalnya Saira tidak tahu nama sepatu yang dia buat tersebut.


"iya sepatu modifikasi, itu artinya sepatu yang sudah banyak mengalami perubahan bentuk dan kegunaan dari sepatu aslinya." jelas Carissa dengan senyum senangnya.


Entah mengapa di dunia keduanya ini, dia sangat merasa senang bisa menemukan alat-alat yang berasal dari masa dunia asalnya. Yang lebih tepatnya lagi mungkin dunia masa depan, karena dunia sekarang belum mengenal alat-alat modifikasi yang serba canggih.

__ADS_1


Tapi seketika Carissa menghentikan senyumnya, Carissa seketika berpikir, dari mana Saira mendapatkan bahan-bahan untuk membuat alat-alat canggih dari masa depan tersebut? Apa di dunia ini sudah ada bahan-bahannya? itu yang menjadi pikiran Carissa saat ini.


"nona Saira…dari mana anda mendapatkan bahan-bahan dari semua alat-alat yang sudah anda buat ini?" tanya Carissa menatap intens Saira, dia sungguh penasaran sekarang.


"itu datang begitu saja, datang setelah saya mendapatkan mimpi bertemu wanita itu, dan menerangkan alat-alat yang harus saya buat, beberapa hari setelahnya, para anak buah saya mendapatkan bahannya dari seseorang yang tiba-tiba datang ke tempat persembunyian kami, membawakan bahan-bahannya, lalu menghilang begitu saja." jelas Saira, dan itu memang kebenarannya yang selama ini dia alami.


Setelah Saira bermimpi bertemu dengan wanita dalam mimpinya, beberapa hari setelahnya, tiba-tiba datanglah seseorang yang bertubuh kecil menggunakan jubah hitam, membawa serta semua bahan-bahan tersebut untuk Saira ke tempat persembunyiannya, atau tepatnya markas dari pasukan khusus Black Rose.


Saira dan anggotanya, pernah sekali mencegah dan bertanya pada orang kecil yang datang dengan jubah hitam, yang bahkan wajahnya tidak bisa Saira lihat karena juga menggunakan penutup wajah. Namun orang tersebut hanya mengatakan, kalau dia datang membawa semua bahan tersebut atas perintah dari tuannya, untuk di berikan kepada nona Saira, ketua pasukan khusus Black Rose.


Saira dan beberapa anggotanya, pernah juga mencoba untuk melawan dan ingin menangkap orang kecil tersebut, tetapi Saira dan para anggotanya bukanlah tandingan orang kecil itu, karena dia bisa dengan mudah menghilang begitu saja di hadapan mereka.


Jadi sulit bagi Saira mencari tahu identitas dari orang kecil dan tuannya. Saira hanya bisa menerima bahan-bahan tersebut sampai sekarang, tanpa tahu siapa orang kecil dan tuannya tersebut? siapa wanita misterius yang ada di dalam mimpinya itu?


"apa anda tahu siapa orang itu?" tanya Carissa dengan tatapan telitinya melihat Saira.


"tidak tahu…dia orang yang bertubuh kecil, memakai jubah hitam dan penutup wajah, saya dan beberapa anggota pasukan khusus Black Rose, pernah kami mencoba untuk melawan dan ingin menangkapnya, tapi dia bukan tandingan kami, dia juga mudah menghilang dengan cepat. Orang yang bertubuh kecil itu, hanya mengatakan kalau dia membawa bahan-bahan dari alat yang akan saya buat, itu atas perintah dari tuannya. Saya coba bertanya siapa tuannya? dia hanya menjawab kalau saya tidak perlu tahu, hanya ikuti perintah dari wanita dalam mimpi saya saja, karena wanita itu yang akan selalu menuntun saya berada di jalan yang benar, untuk membantu menciptakan kedamaian dan keselamatan seluruh rakyat 3 kerajaan." jelas Saira penjang lebar, dan itulah kebenarannya.


Penjelasan Saira tambah membuat penasaran Carissa, ingin tahu siapa sebenarnya wanita yang ada di dalam mimpi Saira? dan kini ada sedikit petunjuk dengan munculnya orang yang bertubuh kecil, yang selalu datang untuk membawakan bahan-bahan dari alat-alat rakitan yang Saira buat, itu atas perintah tuannya?


'wanita dalam mimpi berjubah hitam, orang kecil juga berjubah hitam dengan memakai penutup wajah, pasti mereka saling terhubung. Apa mereka memiliki tuan yang tinggal di suatu daerah di dunia kedua ini ya.…?' gumam Carissa dalam hatinya, ingin memprediksi dugaannya.


"kalau itu petunjuk anda nona Saira…akan sangat sulit mengungkap siapa mereka? dan apa semua alat yang anda buat, semua berhasil untuk di gunakan?" tanya Carissa ingin tahu.


"entahlah semua alat berhasil atau tidak saya buat, karena masih ada alat yang saya buat, tapi saya tidak bisa memakainya dan tidak tahu bagaimana cara kegunaannya? karena tidak semua alat yang saya buat mendapatkan penjelasan dari wanita yang ada di dalam mimpi, saya hanya di perintahkan untuk belajar membuatnya saja. Hanya beberapa alat saja yang bisa saya gunakan." balas Saira menjelaskan kebenarannya.


Carissa mengerti akan hal tersebut, mungkin saja wanita itu ada maksud tertentu !! siapa yang bisa mengatur mimpi mereka sendiri?


"kalau anda mau, mungkin kita bisa saja bekerjasama mengungkap semua misteri ini, dan mungkin saya bisa membantu anda untuk melihat kegunaan dari semua alat yang anda buat, bagaimana nona Saira? apakah anda mau?" tanya Carissa ingin mengambil kesempatan untuk lebih mengenal dekat Saira.


Saira diam dan nampak berpikir.


'apa harus seperti itu? bekerjasama sama dengan nona Carissa, apakah dia benar-benar bisa membantuku memecahkan masalah ini?' gumam Saira dalam hatinya, yang tentu bisa di dengar oleh Carissa dan juga Shopie.


Sungguh tidak adil sebenarnya, dengan mudahnya Carissa dan Shopie dapat mendengar isi hati seseorang, tapi apalah daya !! Carissa dan Shopie tidak bisa mengendalikan kekuatan special yang mereka dapatkan ini.

__ADS_1


"seperti sepasang sepatu modifikasi ini, apakah sudah sering anda gunakan?" tanya Carissa ingin mencoba meyakinkan Saira.


Sungguh Saira sangat sulit untuk di yakinkan dan di dekati. Dia tidak mudah untuk percaya pada orang lain, sebelum dia membuktikan sendiri bila seseorang itu memang pantas untuk di percaya.


"sepatu itu aman untuk di pakai menyimpan semua senjata yang akan ingin di gunakan, sepatu itu cukup nyaman di pakai dalam setiap pertarungan, dan sepatu itu sebenarnya bisa di pakai untuk mamanjat, tetapi entah mengapa itu malah tidak berhasil." jawab Saira.


"dari mana anda tahu, kalau sepatu ini bisa di pakai untuk memanjat?" tanya Carissa kembali.


"wanita di dalam mimpi yang memberi tahukan, wanita itu mengatakan kalau sepatu yang akan saya buat adalah sepatu serba guna, bahkan bisa di pakai untuk memanjat apapun, tapi saya tidak bisa membuktikannya, hanya bisa di pakai dengan nyaman dan untuk menyimpan barang saja." jawab Saira melihat kedua sepatu boot yang kini Carissa pegang.


Carissa melihat intens sepatu boot tersebut, lalu dia melihat lubang untuk mengisi daya listrik ke dalam sepatu tersebut.


"apa anda sudah pernah memasukkan daya aliran listrik atau magic Electrik Flow ke dalam lubang ini?" tanya Carissa sembari menunjuk lubang tersebut.


"tidak pernah, memangnya itu perlu?"


"sangat perlu sekali nona Saira, bagaimana anda akan bisa memanjat sesuatu bila sepatu ini tidak mengaktifkan kaki gurita yang ada di alas sepatu ini?" jawab Carissa yang malah membuat Saira mengerutkan alisnya melihat Carissa tidak mengerti.


"maksud anda kaki gurita?" tanya bingung Saira.


Carissa tahu kalau saat ini Saira pasti bingung dan tidak mengerti maksudnya.


"alas sepatu yang berbentuk bulat ini terbuat dari karet dan besi berkualitas bagus, alas gurita ini akan menempel dengan sangat kuat bila sudah di aliri magic Electrik Flow." jelas Carissa.


"apakah harus seperti itu?" tanya bingung Saira.


Carissa hanya bisa tersenyum, Saira pasti tidak akan percaya perkataannya bila tidak di buktikan. Carissa juga berharap sepasang sepatu boot tersebut, adalah sepatu modifikasi yang sama seperti Carissa buat dulu, di dunia pada zamannya. Semoga pembuktian dari sepatu itu adalah benar, jadi semua alat-alat rakitan beserta semua bahannya, benar-benar berasal dari masa depan.


Bila semua itu benar !! semuanya semakin membuat penasaran dan sebuah misteri yang harus di ungkapkan, siapa orang dari masa depan yang sudah berhasil membawa semua bahan-bahan tersebut? Carissa akan mencari orang tersebut sampai ketemu.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…

__ADS_1


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2