
***Kerajaan Darkness World***
Semua melihat ke arah Grande dan Rey yang tiba-tiba datang. Kaisar serta permaisuri terkejut tidak percaya akan siapa yang mereka lihat? Carissa Hubert sang pengendali benar-benar membuktikan dirinya, dialah wanita yang di maksudkan oleh takdir. Wanita yang memiliki kekuatan besar yang tersembunyi.
"kalian berdua." panggil permaisuri dengan mimik wajahnya yang terkejut melihat ke arah dua pria tampan yang ada di hadapan Carissa.
Grande dan Rey melihat ke arah permaisuri.
"salam putri Princella." ucap Grande dan Rey dengan sikap hormat mereka ke arah permaisuri. Mereka menyebut permaisuri dengan sebutan putri, karena mereka berdua mengenal permaisuri Princella saat dirinya masih menjadi seorang putri dari dua Petapa suci dari Bukit Suci.
"sudah lama sekali aku tidak melihat kalian berdua. Kalian benar-benar telah terlahir kembali." ungkap sang permaisuri tersenyum melihat kedua pria tersebut.
Dahulu kala permaisuri Princella dan adiknya Pricelia Luvena, pernah bertemu beberapa kali dengan sosok Grande dan Rey. Itupun jika sang ayah pulang dari dunia Langit Khayangan. Grande yang merupakan seekor naga putih adalah binatang suci dan sakral yang bisa di gunakan sebagai sarana terbang untuk menuju ke dunia Langit Khayangan.
Sedangkan Rey adalah seekor burung Phoenix Gold yang juga suci dan sakral. Burung suci yang berasal dari gunung berapi tertinggi yang ada pada dunia Langit Khayangan. Burung penjaga sekaligus burung yang bisa di gunakan sebagai senjata rahasia dari Dewa Agung, untuk menemaninya jika turun ke dunia tangah Bumi.
Tidak sembarang orang yang bisa bersama dengan Dragon White dan Phoenix Gold. Mereka adalah orang-orang terpilih dan memiliki takdir yang terhubung erat oleh Dewa Agung. Jadi saat ini jika Carissa memiliki dua pengikut setia dari Dewa Agung, itu artinya takdir kematian dari Dewa Neraka sudah di tentukan akan kehadiran dua pengikut setia dari Dewa Agung.
Hanya menunggu waktu yang sempurna untuk melihat takdir yang sebenarnya. Permaisuri senang melihat takdir yang sudah lama ia tunggu kini mulai mendekat. Sedangkan Kaisar terkejut sekaligus marah, apa yang dia lihat sekarang tidak pernah dia harapkan kehadirannya?
"salam pangeran Hayden Pris." ucap Grande dan Rey sembari memberikan sikap hormatnya melihat ke arah kaisar Hayden Pris yang masih terkejut dengan tatapan tajamnya melihat ke arah Grande dan Rey.
Sang kaisar masih diam, tatapan tajamnya tidak lepas dari dua sosok yang hadir saat ini. Kaisar Hayden Pris tidak pernah ingin melihat sosok yang menurutnya sangat berbahaya. Takdir yang pernah ia lihat sudah mulai mendekat.
"kalian berdua hadir di sini, apakah gadis itu yang di maksudkan oleh takdir?" tanya sang kaisar dengan nada yang tidak bersahabat.
"maaf pangeran, kami tidak tahu menahu mengenai urusan Langit." jawab Grande. Dia menyebut kaisar Hayden Pris dengan sebutan pangeran, karena saat pertama kalinya mereka bertemu kaisar Hayden Pris masihlah seorang pangeran titisan dari Dewa dan Dewi Khayangan.
"tidak mungkin kalian tidak tahu, jika kalian orang yang paling dekat dengan Dewa Agung." ucap kaisar dengan sikap dinginnya.
"kami memang pengikut setia dari Dewa Agung, tetapi kami tidak ikut campur akan takdir yang di tentukan oleh Langit. Kami turun ke bumi mengikuti perintah dari Dewa Agung untuk melindungi titisan dari Dewa Agung." ungkap Grande dengan sikap tenangnya.
Ucapan Grande sontak membuat semua orang terkejut. Grande dan Rey di perintahkan turun ke dunia tengah Bumi untuk melindungi titisan Dewa Agung. Apakah yang di maksudkan titisan dari Dewa Agung adalah Carissa Hubert sang pengendali? mereka semua melihat ke arah Carissa yang juga ikut terkejut.
Pasalnya Carissa tidak tahu akan hal tersebut, Carissa hanya berpikir jika Grande dan Rey hadir karena sudah takdir yang di tentukan sebagai pengikut setia sang pengendali. Dia tidak pernah tahu jika Dragon White dan Phoenix Gold turun ke dunia tengah Bumi untuk melindungi titisan dari Dewa Agung.
Tidak mungkin Carissa Hubert atau Callysta Angelina adalah titisan dari Dewa Agung. Mereka berdua adalah manusia biasa yang lahir dari rahim seorang wanita biasa, yang menjadi ibu mereka. Jadi tidak mungkin Carissa atau Callysta adalah titisan dari Dewa Agung.
__ADS_1
"jadi benar gadis itu adalah titisan dari Dewa Agung !!" tunjuk kaisar ke arah Carissa.
"maaf pangeran, kami tidak tahu." ucap Grande dengan gelengan kepalanya.
"jika bukan gadis itu, mengapa kalian bisa tunduk padanya?"
"karena dialah pemegang pedang kembar keramat tempat kami berlindung saat ini. Aturan Langit yang menentukan, siapapun pemegang dari pedang kembar keramat? adalah tuan kedua kami selain Dewa Agung. Jadi sudah sepatutnya kami tunduk dan hormat serta mengikuti perintah dari sang pengendali. Kami hanya mengikuti aturan langit yang sudah di tentukan oleh Dewa Agung." jawab Grande menjelaskan.
"ini tidak masuk akal, mengapa kalian bisa tunduk pada manusia biasa seperti gadis itu." tunjuk sang kaisar ke arah Carissa.
"sedangkan di dunia ini masih banyak yang menjadi titisan dari Dewa dan Dewi Khayangan Langit. Mengapa aturan langit terkadang tidak adil kepada kami yang juga titisan dari Dewa dan Dewi Khayangan Langit." ucap kaisar dengan nada kekecewaannya.
Sebenarnya sejak lama kaisar Hayden Pris menginginkan salah satu dari pengikut setia dari Dewa Agung. Namun kaisar tidak memiliki takdir itu, walaupun dia adalah salah satu titisan dari Dewa dan Dewi Khayangan Langit.
Memiliki salah satu dari mereka adalah suatu hal yang sangat luar biasa, tentu saja akan memiliki kekuatan yang sangat besar. Hanya Dragon White yang bisa melawan Dragon Black milik Dewa Neraka. Sedangkan burung Phoenix Gold bisa setara melawan elemen Api Hitam milik Dewa Neraka.
"maaf pangeran, itu bukanlah urusan kami. Kami hanya mengikuti aturan dan takdir yang sudah di tentukan." jawab Grande.
'jika bukan gadis itu, lalu gadis yang mana. Putri Alarice Jovandra sudah lama menghilang. Apakah mungkin dia masih hidup?' gumam sang kaisar di dalam hatinya.
"aaaahhhh…uuuuukkkhhh…" erangan keras dari pangeran Hayden Adelio menyadarkan semua orang.
"pangeran, telanlah pil ini." perintah Carissa sembari membantu pangeran Hayden Adelio meminum pil obat yang Carissa buat sendiri.
Carissa menggunakan sedikit magic Activator untuk membantu sang pangeran menelan pil obat buatannya. Hal yang sama di lakukan Carissa kepada putri Hayden Adelia.
Carissa melakukan beberapa totokan titik akupuntur pada beberapa bagian tubuh sang pangeran. Agar membantu untuk memperlambat penyebaran racun yang ada di dalam tubuh sang pangeran.
Permaisuri, kepala tabib istana Muy Santo dan yang lainnya cukup terkejut karena Carissa tahu akan ilmu titik akupuntur. Tentu saja mereka terkejut, karena di kerajaan tersebut hanya permaisuri yang bisa melakukannya.
"pangeran, apakah anda masih bisa bertahan sedikit lagi? hamba harus menyelamatkan putri terlebih dahulu, karena kondisinya semakin melemah." ucap pelan Carissa memandang ke arah pangeran yang juga melihatnya dengan tatapan yang hangat.
Pangeran Hayden Adelio hanya bisa mengedipkan matanya tanda setuju. Ada kehangatan dari sorot mata sang pangeran melihat ke arah Carissa.
"andaikan di sini ada Shopie." gumam Carissa pelan.
Carissa mengingat bagaimana Shopie mendinginkan tubuhnya dengan Cold Light Magic? cahaya dingin yang bisa mendinginkan suhu tubuhnya. Agar racun yang membuat suhu tubuh meningkat panas, racunnya akan stabil dan tidak berkembang cepat jika suhu tubuh penderitanya dingin.
__ADS_1
Shopie juga memiliki kekuatan Healing Power Magic, kekuatan penyembuh yang memakai dan mengalirkan kekuatan tenaga dalam atau spritual energi Qi dalam tubuhnya. Agar membantu penyembuhan dan mengurangi rasa sakit pada tubuh agar yang terkena racun dapat bertahan lebih lama lagi.
"ada apa nona Carissa?" tanya permaisuri melihat kecemasan di wajah Carissa, dia juga mendengar gumaman Carissa yang menyebutkan sebuah nama.
Carissa melihat permaisuri, di dalam pikirannya bertanya. Apakah di kerajaan ini ada yang memiliki kekuatan seperti yang di miliki oleh Shopie? jadi tidak ada salahnya dia untuk bertanya. Siapa tahu masih ada keberuntungan untuk pangeran Hayden Adelio?
"yang mulia, apakah di kerajaan ini ada yang memiliki kekuatan Cold Light Magic dan Healing Power Magic ?" tanya Carissa mencoba mencari keberuntungan.
Permaisuri menatap serius ke arah Carissa. Semua tahu jenis kekuatan magic special yang di sebutkan oleh Carissa baru saja. Tidak semua orang atau kesatria yang bisa memilikinya. Sebenarnya Carissa memiliki kekuatan magic tersebut, namun belum sesempurna seperti kekuatan yang di miliki oleh Shopie.
"Apakah kekuatan itu dapat membantu?" tanya permaisuri.
"iya tentu saja yang mulia. Kekuatan Cold Light Magic bisa membantu menurunkan suhu tubuh pangeran agar penyebaran racunnya tidak terlalu cepat. Sedangkan Healing Power Magic, dapat membantu pangeran mengurangi rasa sakit akibat racun dan membantu stamina pangeran agar tetap stabil." ungkap Carissa menjelaskan.
"aku memiliki keduanya. Tapi aku tidak pernah tahu jika Cold Light Magic bisa di gunakan dalam ilmu pengobatan." ungkap permaisuri yang justru membuat Carissa senang, ada titik harapan untuk pangeran dapat bertahan selama Carissa menyelamatkan sang putri.
"hamba senang anda memiliki kedua magic tersebut. Apakah anda bisa membantu pangeran dengan dua magic tersebut?" tanya Carissa dengan binar bahagianya.
"tentu saja, apa yang bisa aku lakukan?"
"pertama, tolong berikan sinar dingin untuk menyelimuti seluruh tubuh pangeran, setelah itu pancarkan Healing Power Magic ke arah perut pangeran. Agar stamina pangeran terjaga."
"baiklah, akan aku lakukan seperti yang kau minta."
"terima kasih yang mulia." ucap Carissa dengan senyum hangatnya.
"aku yang seharusnya berterima kasih padamu." balas permaisuri dengan senyum hangatnya juga ke arah Carissa.
"baiklah, ayo kita lakukan bersama. Hamba akan mulai mengeluarkan racun pada tubuh putri, karena kondisinya semakin melemah." ucap Carissa sembari berpindah tempat ke samping putri Hayden Adelia.
Carissa dan permaisuri Princella melakukan tugas mereka secara bersamaan. Kerjasama yang mereka lakukan menjadi sebuah pemandangan yang sangat langka. Dua wanita kuat, cantik dan anggun dengan aura mereka masing-masing. Memiliki kekuatan dan kecerdasan yang hampir setara.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.