DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
41. Sang Pengendali Dan Peramal Suci.


__ADS_3

***Kerajaan Holmes***


Kami berempat masih berada di dalam ruangan Lotus Room, aku hanya diam melihat kunci ajaib yang ada di tanganku, perlahan aku ingin memasukkannya kembali ke dalam kotak kaca.


"untuk apa kau masukkan lagi? kunci ajaib itu sudah memilihmu menjadi pengendali dan pemiliknya, kau boleh membawanya." ungkap Damian melihatku seraya mencegah tanganku yang ingin memasukkan kunci ajaib tersebut ke dalam kotak kaca.


"tetapi ini milik anda yang mulia." balasku melihat padanya juga.


"kunci ajaib ini bukan milik ku, kunci ajaib ini datang bersama buku bahasa yang aku miliki, tetapi kunci ajaib tersebut tidak memilihku untuk menjadi pengendali dan pemiliknya, sehingga aku tidak bisa menyentuhnya seperti dirimu."


"tapi…bagaimana kunci ini bisa ada di sini yang mulia, jika anda tidak bisa menyentuhnya?" tanyaku bingung.


"peramal suci yang membantu untuk meletakkannya ke dalam kotak kaca, karena dia juga bisa menyentuh kunci ajaib tersebut."


"lalu kenapa tidak peramal suci yang mengambil alih kunci ajaib ini?" tanyaku penasaran.


"tidak, beliau berkata kalau kunci itu akan menemukan pengendali dan pemiliknya langsung dengan sendirinya."


"begitu rupanya…jadi hamba bisa membawanya yang mulia?" tanyaku melihat padanya


"tentu silahkan bawa…karena kunci ajaib ini sudah menjadi takdirmu." balas Damian tersenyum tipis.


"terima kasih yang mulia." balas ku dengan tersenyum juga.


Aku tidak tahu mengapa? setiap melihat senyum dan tatapan mata teduh dari Damian, salalu membuat hatiku hangat dan repleks ikut tersenyum bila melihatnya tersenyum padaku.


Saat Carissa memutuskan untuk menerima kunci ajaib tersebut, kunci ajaib itu tiba-tiba mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan mata, yang membuat kami semua seketika menutup mata kami karena silau akan cahayanya.


"Callysta Angelina…selamat datang di Dunia Kedua mu, kami sudah menunggu lama kedatanga mu, selamat datang sang pengendali." ucap seorang wanita yang sama dengan yang aku lihat dalam mimpiku.


"siapa kau…? bagaimana kau tahu nama asliku? dan tempat apa ini…?" tanyaku bertubi-tubi dengan terus melihat pada sekitarku yang hanya ada ruang hampa seperti di dunia kosong tanpa apapun, yang ada hanya awan putih dan tanah yang aku pijak.


"ini di ruang hampa, ruang dimensi yang hanya bisa aku dan kau masuki, karena aku adalah sang peramal suci dan kau sang pengendali." balas wanita Tersebut yang memiliki warna mata dan rambut yang sama sepertiku.


"kau peramal suci? tapi kenapa matamu tidak tertutup?" tanyaku heran, karena aku masih ingat akan perkataan Feyrin yang mengatakan kalau mata sang peramal suci tertutup kain.


"bila di ruangan ini mataku tidak perlu untuk di tutup, karena hanya ada kau dan aku." balasnya.


"bagaimana kau bisa membawaku ke sini?"


"dengan kunci ajaib yang ada di tanganmu itu, karena kau sudah mau menerima kunci tersebut, dengan otomatis kau, aku dan ruangan ini menjadi terhubung."


"apa kau tahu mengapa aku bisa ada di dunia ini?" tanyaku selidik.


"itu adalah takdirmu sebagai sang pengendali."

__ADS_1


"sang pengendali? apa maksudmu?"


"kau sang pengendali 9 benda keramat yang akan kau kumpulkan dari sekarang melalui petunjuk buku bahasa asing yang ada di dunia ini."


"bahasa asing yang kau maksud adalah bahasa Inggris kan?"


"betul sekali."


"apa kau juga berasal dari dunia ku di mana depan? karena yang aku tahu kau pernah meninggal satu kali, setelah itu hidupmu kekal abadi."


"kau memang sangat pintar bisa menebak dengan mudah dari mana aku berasal, benar sekali kita sama-sama berasal dari dunia yang sama." jawabnya yang membuatku mengerutkan keningku melihatnya.


"lalu kenapa kau masih di sini dan menjadi peramal suci? apa kau tidak bisa kembali ke masa depan pada dunia kita?"


"tentu aku bisa kembali bila aku sudah menemukan pengganti diriku? dan orang tersebut mau menggantikan ku dengan menerima takdirnya, lagi pula aku juga tidak tahu kalau takdir dari ku bisa kembali lagi atau tidak?" ucapnya yang membuat aku terus berusaha mencerna apa yang dia ucapkan.


"maksudmu kau antara bisa kembali lagi atau tidak, kau juga tidak tahu? kau adalah peramal suci, kenapa kau tidak meramal dirimu?"


"hahahaha…peramal suci juga memiliki kelemahan dan kekurangan, tidak ada orang yang terlahir sempurna di dunia ini, itu lah kelemahanku, aku bisa melihat dan meramal takdir masa lalu, masa sekarang dan masa depan, dari orang lain dan dunia ini, tetapi aku tidak bisa meramal masa depan diriku sendiri, aku hanya bisa melihat takdir diriku yang ada di masa lalu dan masa sekarang saja." balasnya menjelaskan dengan senyum di wajahnya yang menambah pesona kecantikan wajahnya.


"lalu bagaimana kau bisa tahu bila ada pengganti dirimu kau bisa kembali ke dunia asalmu?" tanyaku ingin tahu dan ini membuat aku tambah penasaran.


"kau ingin tahu…?kau harus cari tahu sendiri jawabannya?"


"mengapa harus aku yang mencari tahu?" tanyaku bingung.


"bagaimana kau tahu…?"


"jangan lupa aku sang peramal suci, aku bisa tahu dan melihat apa yang kau pikirkan, inginkan dan takdir masa depanmu, itu bila kau ingin menjalani dan menerimanya dengan tulus, apapun semua bisa kau lakukan dan terwujud bila kau juga bisa menerima takdirmu saat ini."


"jadi aku masih bisa kembali?"


"bukan kau saja, kita berdua bisa kembali, jadi kita bisa bekerjasama untuk mewujudkannya, bila kau mau menerima takdir mu sebagai sang pengendali."


"maksudmu sang pengendali apa?"


"kau memiliki kemampuan untuk membaca buku bahasa asing tersebut dengan mudah, dan kau harus berusaha memecahkan setiap petunjuk yang ada di dalam buku, dan kau juga harus mengumpulkan ke 9 benda ajaib keramat yang ada di dunia ini."


"apa maksudmu, bukannya kau juga bisa membaca buku bahasa asing tersebut."


"aku bisa membacanya, tetapi aku tidak bisa dengan mudah memecahkan semua petunjuk dalam buku tersebut, karena masih banyak buku yang tidak aku ketahui keberadaannya di mana? yang bisa aku rasakan adalah beberapa buku tersembunyi di suatu tempat yang tidak bisa aku jangkau, tetapi kau bisa menemukannya dengan caramu sendiri dan kunci ajaib itu akan membantumu untuk merasakan aura dari benda keramat lainnya."


"mengapa tidak kau berusaha menjangkau dan mencari tahu keberadaan buku-buku itu?"


"karena takdirku hanya menjadi peramal suci, dan ruang gerakku terbatas, tidak seperti dirimu yang mempunyai takdir sang pengendali, dan bisa bergerak kemanapun yang kau inginkan, dan bisa berusaha mencari semua keberadaan buku dan benda keramat lainnya, itu kalau kau mau menerima takdirmu dengan ketulusan."

__ADS_1


"kau pasti tahu zaman apa saat ini? bagaimana caranya aku bisa mencari semua buku dan benda keramat lainnya, sedangkan aku tidak memiliki kemampuan magic apapun? bagaimana bisa aku melawan iblis, monster dan golongan hitam lainnya?"


"apa kau lupa akan perkataan pelayan pribadi mu? kalau kau bisa membaca dan mengerti buku bahasa asing, kau juga bisa mempelajari semua mantra magic yang terdapat pada setiap buku, dan setiap buku ada mantra magic special yang hanya bisa di miliki oleh setiap pemegang dan pemilik bukunya."


"apa segampang itu mendapatkan kekuatan magic, hanya membaca dan mengerti bahasa petunjuknya dari buku bahasa asing tersebut?" tanyaku tidak percaya.


"tentu saja… kau bisa mencobanya, agar kau percaya pada dunia yang kau datangi ini, semua kekuatan magic special bisa kau dapatkan bila kau bisa membaca dan mengerti maksud dari petunjuk yang ada di buku bahasa asing itu."


"apa kau juga memiliki kekuatan magic?"


"tentu aku punya, tetapi hanya beberapa saja, aku masih di hormati di dunia ini karena aku bisa meramal dengan mata tertutup dan hidupku kekal abadi, tidak bisa terbunuh oleh senjata dan magic apapun yang ada di zaman ini, jadi mereka percaya akan keabadian hidupku yang tidak bisa mati dan terbunuh oleh apapun juga, dan mereka percaya aku sebagai peramal suci karena aku selalu menyebutkan tadir masa depan mereka yang aku lihat selalu tepat, karena memang benar itu yang bisa aku lihat."


"apa aku harus percaya padamu begitu saja?"


"hahahaha…ternyata jiwa mafiamu sangat kental sekali."


"bagaimana kau tahu aku seorang mafia?" tanyaku sedikit terkejut.


"jangan pernah lupa siapa aku, aku bisa meramal, bisa melihat apa saja pada dirimu dan siapa dirimu?"


"baiklah…aku percaya kau adalah peramal suci, tetapi aku tidak bisa mudah percaya padamu, apalagi bekerjasama dengan mu dengan begitu saja, aku harus tahu dulu apa yang bisa kau lakukan untuk ku, agar aku bisa percaya dan bekerjasama denganmu."


"tidak masalah bila kau belum percaya padaku, aku bisa membantumu memberitahukan apa saja yang akan terjadi di masa depan? kejadian apa saja yang ada di sekitar mu? seperti yang akan terjadi saat ini di depan istana, beberapa iblis dan siluman telah menyerang, dan kau bisa memberitahukannya pada putra mahkota dan para pangeran Holmes yang ada bersama mu saat ini, agar mereka bisa cepat memusnakan para iblis dan siluman yang ingin menyerang masuk ke dalam istana."


"apa itu benar…?" tanyaku tidak percaya.


"coba saja kau buktikan, dan kau bisa ikut melihat para iblis dan siluman itu, agar kau tahu bagaimana wujud dari mereka, kau juga bisa belajar bertarung bersama mereka."


"itu tidak mungkin, bagaimana aku bisa bertarung melawan para iblis dan siluman, aku tidak memiliki kekuatan magic apapun."


"percayalah kau bisa, karena kau sang pengendali, di sana kau akan mendapatkan dua pengikut setia yang akan membantumu di zaman ini untuk melancarkan setiap jalanmu, mereka akan menjadi pengikut setia yang akan membantumu di saat kau tidak memiliki kekuatan magic apapun?"


"apa itu mungkin?"


"semua itu akan mungkin bila kau ada niat dan usaha untuk menjalani semuanya, jangan mudah putus asa, itu prinsip yang kau yakini, kalau belum mencobanya bagaimana kau tahu hasilnya? itu yang sering kau ucapkan bukan…?" ucapnya tepat sasaran.


Aku masih melihat tidak percaya pada wanita cantik yang ada di hadapanku, adalah peramal suci yang di katakan oleh Feyrin, yang selalu di hormati dan di percaya banyak orang di dunia ini pada zaman ini, sekarang ada di hadapanku.


Apa yang harus aku lakukan sekarang? apa aku harus mempercayai semua perkataannya? apa benar aku bisa kembali jika aku menerima takdir ku saat ini?


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…

__ADS_1


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2