DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
60. Buku Ke 3 Dan Cincin Pengikat.


__ADS_3

***Aula Pertemuan Istana Holmes***


…Damian Theodore…


Dalam hatiku merasa senang dan bahagia, karena Carissa mau memilihku menjadi pasangannya. Aku berpikir kalau Carissa akan lebih memilih putra mahkota, yang memiliki posisi tertinggi di kerajaan Holmes ini. Tetapi ternyata dugaan ku salah tentangnya, dia masih mau bersamaku dan menjadi calon selirku.


Aku memiliki nilai khusus untuk Carissa, hatiku merasa menghangat karena Carissa memilihku menjadi pasangannya yang sudah di takdirkan. Aku menatapnya, dan saat dia menyentuh tanganku, ada getaran dalam hatiku saat itu.


Kini saat aku menggodanya, aku suka melihat wajahnya yang mudah berubah menjadi malu, dan terkadang kesal merajuk. Dalam hati aku tidak ingin melepaskan Carissa untuk siapapun? karena takdir dan dia yang sudah memilihku. Jadi sebelum takdir bisa berubah, aku akan terus berusaha untuk mendapatkan Carissa seutuhnya, karena saat ini hatiku merasakan sesuatu pada Carissa.


Bukan karena dia sang pengendali, bukan karena dia wanita kuat saat ini, tetapi perasaan itu tumbuh saat aku memeluk dia di taman bunga, di saat Carissa terlihat rapuh dan sendiri, aku merasa ingin selalu melindunginya dan memberikannya rasa aman berada di sisiku.


Entah perasaanku benar-benar nyata ataukah hanya sesaat? itu yang akan aku buktikan saat ini, aku ingin memulai suatu hubungan dengan atas dasar cinta kasih, yang tidak pernah aku lakukan selama ini. Dan aku akan memulainya bersama Carissa, calon selirku yang ke 4.


"maaf yang mulia." ungkap Damian menghalangi dengan cepat Carissa yang ingin berbicara.


"hamba akan mengikuti apa yang di inginkan oleh nona Carissa?" ungkap Damian seraya melihat pada Carissa dan sang Kaisar secara bergantian.


Aku menghalangi dengan cepat ucapan Carissa yang ingin mencoba mengancamku , untuk menjadi calon putri mahkota. Aku kalah akan rasa takut kehilangannya.


"baiklah…kalau itu yang pangeran inginkan dan setujui, aku hanya mengikuti dan semoga kalian bahagia." ungkap sang kaisar dengan cepat, dan tidak ingin di cela lagi.


Sepertinya sang kaisar merasakan apa yang aku rasakan saat ini? putra mahkota Leonard Theodore, kakak tertuaku sepertinya menginginkan Carissa menjadi pasangannya, dan dapat aku lihat sorot mata kesedihan, kecewa dan cemburu pada tatapan mata Leonard melihat pada Carissa. Aku sangat tahu sorot mata Leonard memiliki rasa mulai tertarik pada Carissa, entah itu nyata atau hanya sesaat, akupun tidak tahu.


Dan akan aku buktikan itu? bila terbukti perasaan Leonard tulus pada Carissa, dan Carissa juga memiliki rasa yang sama untuk Leonard, aku rela Carissa menjadi milik kakakku. Karena kebahagiaan Carissa adalah yang aku harapkan.


......................


Semua orang melihat pada pasangan Carissa Damian, yang berdiri sejajar dan terlihat serasi. Ada yang suka dan ada yang tidak suka melihat kebersamaan mereka berdua.


"kalau begitu acara pemberkatan dari ku pada semua calon istri dan selir putra mahkota dan para pangeran, bisa aku mulai dari sekarang, yang mulia kaisar?" tanya sang peramal suci melihat pada kaisar.


"silahkan Dewi peramal suci." balas sang kaisar.


Terlihat ke 4 wanita suci yang di dalam aula pertemuan tersebut, berdiri di tengah-tengah aula yang lantainya memiliki ukiran, semua calon istri dan selir putra mahkota dan para pangeran, di perintahkan berdiri di tengah-tengah aula, dan ke 4 wanita suci mengelilingi mereka.


Sang peramal suci berjalan mengelilingi para calon istri dan selir, dengan beberapa kali hentakkan pangkal tongkat saktinya ke lantai yang di lakukan olehnya, dan terlihat mulutnya merapalkan mantra yang hanya dia yang tahu.


Saat sang peramal suci sudah cukup untuk mengelilingi mereka, sang peramal suci berdiri di hadapan mereka seraya menghentakkan keras pangkal tongkat saktinya ke lantai, lalu melepaskan tongkat saktinya untuk berdiri tegak tanpa di pegang sama sekali.


Sang peramal suci mengangkat kedua tangannya kedepan dan sedikit tinggi, tiba-tiba muncul cahaya dari arah bawah lantai, mengikuti lingkaran yang sudah di buat oleh sang peramal suci, dan ke 4 wanita suci menjadi tiang dari kekuatan cahaya yang muncul.

__ADS_1


Semua melihat apa yang di lakukan oleh sang peramal suci, para calon istri dan selir yang ada di tengah-tengah lingkaran cahaya hanya bisa diam tanpa bergerak sama sekali, perlahan cahaya pun lalu meredup.


Kini semua calon istri dan selir putra mahkota dan para pangeran, telah mendapatkan pemberkatan dari sang peramal suci, itu artinya para calon istri dan selir sudah sah menjadi bagian dari keluarga kerajaan Holmes.


"acara kini telah selesai, kalian bisa melakukan acara selanjutnya dan khusus pada anda nona Carissa Hubert." panggil sang peramal suci pada Carissa yang berdiri di barisan paling belakang.


"bisa ikut dengan kami, ada yang ingin aku serahkan pada mu." ungkap sang peramal suci kembali, dan Carissa hanya mengangguk saja.


Carissa masih merasakan sakit pada kepala dan tubuhnya, Carissa sebenarnya ingin cepat kembali ke dalam kamar dan beristirahat. Tetapi sepertinya hal yang di bicarakan oleh sang peramal suci sangatlah penting.


Carissa maju dan melangkah mendekat pada sang peramal suci, dan yang lainnya bubar untuk melakukan acara selanjutnya, yaitu pesta dansa dan pesta perjamuan.


Sang peramal Suci berjalan mendekati singgasana sang kaisar, dia berbicara sedikit berbisik pada sang kaisar yang hanya menjawab dengan anggukan kepalanya.


"Silahkan semua yang sudah hadir untuk menikmati perjamuan pesta yang ada. Pesta ini sudah resmi aku buka sekarang." ucap kaisar membuat semua yang ada di sana senang.


"terima kasih yang mulia Kaisar, semoga yang mulia panjang umur." ungkap serentak semua yang hadir di sana, seraya memberikan sikap hormat mereka pada sang kaisar.


Peramal suci, putra mahkota dan pangeran kedua lalu di giring oleh seorang pengawal, yang sudah di perintahkan oleh kaisar untuk membawa mereka ke ruangan khusus, yang ada di samping aula pertemuan istana Holmes.


Semuanya kini telah berada di dalam ruangan khusus dan duduk saling berhadapan.


"aku memanggil dan mengumpulkan kalian di sini, karena ingin mengungkapkan sesuatu pada kalian bertiga yang terikat hubungan takdir." ungkap sang peramal suci melihat lurus kedepan.


"apa kalian membawa serta buku bahasa asing yang aku perintahkan?" tanya sang peramal suci pada Leonard dan Damian.


"bawa Dewi." jawab mereka serempak.


"bawa kemari."


"baik." jawab Damian yang langsung bangkit dari duduknya.


Damian melangkah ke sebuah lukisan dan menggeser lukisan tersebut, yang membuat sebuah tembok tergeser ke belakang. Damian masuk ke dalam ruangan di balik tembok tersebut dan keluar membawa dua buah buku tebal di tangannya.


Damian menggeser kembali lukisannya, otomatis tembok yang terbuka tadi tergeser tertutup kembali, menjadi tembok tanpa ada celah ataupun garis pembatas yang menyatakan di balik tembok ada ruangan khusus.


Damian membawa dua buku tebal, dengan nama yang sama pada sampul bukunya, tetapi tulisan angkanya yang berbeda, pada tangan Damian terlihat jelas buku dengan tulisan no 1 dan 2.


"ini Dewi." ungkap Damian duduk seraya menyerahkan kedua buku tersebut pada sang peramal suci.


"nona Carissa pelajarilah buku ini semua, karena anda sang pengendali, carilah magic yang bisa anda pelajari dan anda kuasai yang ada di dalam buku ini, dan ini dari ku…" ungkap sang peramal suci menyerahkan satu cincin, yang sama dengan ukiran di telapak tangan putra mahkota.

__ADS_1


"cincin ini bersamaan datangnya dengan buku ini." ungkap sang peramal suci.


Tetapi Carissa hanya diam dan sedikit terkejut akan cincin tersebut, yang di letakkan di atas buku bahasa asing oleh sang peramal suci, cincin yang sama dengan cincin Pengikat dari David Yuandara, saat Callysta di ramal oleh David untuk menjadi istrinya, pada dunia di zamannya dulu.


"cincin ini…" ucap Carissa meraih cincin tersebut.


"apa kau mengenal cincin itu?" tanya Damian heran melihat mimik terkejut Carissa.


"iya aku sangat mengenal cincin ini, cincin Pengikat." balas Carissa.


"bagaimana kau tahu nama cincin itu? kau bahkan belum membaca buku bahasa asing untuk mengetahui petunjuk dari cincin itu." ucap Damian sedikit heran, karena buku bahasa asing yang datang bersama cincin tersebut, ada di tangan sang peramal suci selama ini.


"aku tahu, karena pernah mendengarnya dari seseorang." ungkap Carissa sedikit menutupi dirinya, akan pengetahuan dari cincin tersebut.


"coba kau gunakan, karena itu akan terikat pada lambang takdir putra mahkota yang ada di telapak tangannya." perintah sang peramal suci.


Carissa segera memakai cincin Pengikat itu di jari manis tangan kanannya, tempat yang dulu David sematkan untuk cincin Pengikat dari lamarannya. Sangat pas di jari manis Carissa, terlihat jelas cincin Pengikat tersebut di buat khusus untuk Carissa.


"kau akan tahu apa kegunaan dari cincin Pengikat itu, dan itu semua ada di dalam buku ini. Dan kau akan tahu kalau semua buku ini terhubung." ungkap sang peramal suci.


"baik." balas singkat Carissa dengan mengambil alih ketiga buku bahasa asing tersebut.


"baiklah…untuk kalian berdua, kalian harus terus mendukung dan membantu Carissa dalam keadaan apapun, karena dia adalah harapan kalian dan umat manusia yang ingin hidup damai tanpa bayang-bayang kerajaan Darkness World. apa kalian bisa?" tanya sang peramal suci.


"bisa Dewi." jawab serempak Leonard dan Damian.


"Dan untuk mendukung Carissa, kalian harus izinkan Carissa untuk keluar dari istana dan kerajaan Holmes ini, untuk mencari sisa buku bahasa asing dan benda ajaib keramat lainnya." ungkap sang peramal suci, yang membuat Damian terkejut.


Bagaimana bisa baru saja Damian dan Carissa di dekatkan oleh takdir yang terhubung, tapi kini mereka akan di pisahkan.


"Carissa harus melakukan perjalanan itu, karena sudah takdir dari Carissa harus seperti itu, dan kalian harus mendukungnya, kalau tidak kerajaan Darkness World, tidak bisa di kendalikan lagi ataupun di kalahkan, sekalipun dengan perang yang memakai pasukan yang banyak, itu tidak ada gunanya." ungkap sang peramal suci.


Leonard dan Damian tidak bisa berbicara lagi, karena itu sudah perintah dari sang Dewi peramal suci. wanita yang sangat di hormati dan segani di seluruh penjuru, wanita sang Dewi peramal suci yang hidupnya kekal abadi.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2