DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
29. Bahasa Asing Dan Magic Sihir.


__ADS_3

***Kerajaan Holmes***


Callysta Angelina sudah mulai mengerti apa yang terjadi padanya saat ini? Callysta mengalami perjalanan waktu ke masa abad pertengahan sebuah kerajaan di suatu wilayah yang belum dia tahu wilayah mana?


Callysta memutuskan bertahan hidup di zaman ini sembari mencari tahu cara untuk kembali pada zamannya, sementara menunggu dan mencari tahu cara untuk kembali pada zamannya, dia akan menggantikan posisi Carissa Hubert putri salah satu bangsawan kerajaan Jericho, yang kini tinggal di kerajaan Holmes untuk menjadi calon selir pangeran kedua.


Carissa Hubert melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menenggelamkan dirinya ke dalam sungai di belakang istana di dekat hutan, dia putus asa dan kecewa karena cintanya bertepuk sebelah tangan pada putra mahkota, yang sama sekali tidak ingin memilihnya menjadi calon selir untuk nya, karena putra mahkota menganggap Carissa tidak special dan tidak mempunyai kelebihan apapun untuk putra mahkota.


Carissa juga menjadi bahan ejekan oleh para calon istri dan calon selir putra mahkota dan para pangeran, karena dirinya yang tidak bisa apapun hanya beruntung, memiliki nasib menjadi putri salah satu bangsawan sehingga masuk dalam daftar calon istri dan selir yang di pilih oleh raja, Carissa juga mendapatkan teror dari orang yang tidak di kenalnya.


Dari semua kejadian yang di alami Carissa itulah membuat dirinya putus asa, takut dan prustasi akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, dan Callysta sangat menyayangkan sekali keputusan dari Carissa.


Callysta ingin membantu Carissa mencari tahu siapa yang sudah menerornya hingga dia ketakutan? dan Callysta ingin membantu Carissa untuk membalaskan sakit hati karena telah menjadi bahan ejekan oleh para selir dan calon istri putra mahkota dan para pangeran, Callysta akan membuat nama Carissa di ingat oleh para pengganggunya.


Saat ini untuk sementara Callysta Angelina akan menjadi Carissa Hubert, semua yang terbaik akan Callysta lakukan untuk hidup Carissa, dia tidak ingin lagi hidupnya di atur oleh orang lain, dia akan berusaha membebaskan Carissa dari orang-orang yang tidak pernah mengerti dirinya, dan selalu memaksanya untuk melakukan sesuatu yang bukan keinginannya.


Seperti saat ini Carissa yang di temani oleh Feyrin pelayan pribadinya, sedang ada di dalam perpustakaan istana untuk mencari tahu informasi tentang Kerajaan pada zaman ini, dia ingin mencaritahu informasi tentang perjalanan waktu yang terjadi padanya saat ini? apakah masih bisa dia kembali lagi ke zamannya?


Carissa sangat terkejut dengan tulisan dan bahasa di kerajaan ini, yang berbeda jauh dari zamannya tetapi entah mengapa Carissa dengan mudah mengerti begitu saja, apakah masih ada sedikit ingatan Carissa yang tertinggal sehingga dia bisa membaca dan mengerti dari isi tulisan dan bacaan di buku yang dia pegang dan lihat, sebenarnya bahasa yang di gunakan di zaman ini juga berbeda, tetapi Carissa bisa dengan mudah mengikuti bahasa mereka.


Dengan serius dan teliti Carissa mencari semua informasi yang dia perlukan sebagai bekal dan pegangan untuk dia hidup di zaman ini, Carissa terkejut dengan kehidupan pada zaman ini karena disini masih percaya akan kekuatan magic, sihir dan adanya bermacam monster, iblis serta siluman.


Selain saling menaklukkan antara kerajaan, mereka juga masih harus berperang dengan kaum iblis, monster, dan siluman yang berasal dari kerajaan golongan hitam atau sering di sebut dengan kerajaan Darkness World, zaman yang lebih kejam dari zamannya di dunia mafia.


Carissa menekan pangkal hidungnya karena pusing memikirkan nasibnya saat ini yang seperti hidup dalam dongeng atau cerita novel fantasi yang pernah dia baca, dan sekarang dia mengalaminya, dia berpikir apakah Carissa bisa hidup di zaman ini? dia hanya manusia biasa dan bukan manusia supranatural, apa yang bisa dia lakukan untuk melawan monster, siluman dan iblis, apakah ini juga yang di rasakan Carissa dulu karena dia juga tidak bisa apapun?


'ya Tuhan apa yang harus hamba lakukan?' gumamnya berdoa dalam hati dengan merebahkan kepalanya di atas meja baca perpustakaan istana.


"Feyrin…!!"panggil Carissa lesu dengan masih merebahkan kepalanya.


"iya nona…?" balas Feyrin yang selalu setia menunggu nonanya dengan duduk di kursi untuk pelayan.


Di zaman ini kehidupan seseorang masih di bedakan dengan kastanya masing-masing, dan tidak boleh duduk bersama di satu meja apapun yang mereka ingin lakukan bersama, sehingga Feyrin setia menunggu nonanya di tempat duduk khusus pelayan.


"benar di zaman ini masih percaya ilmu magic dan sihir?" tanyaku lesu.


"iya nona…setiap orang akan mempunyai bakatnya sendiri dari sejak mereka lahir, walaupun bakat magic atau sihir paling rendah sekalipun, mereka pasti punya untuk sekedar melindungi diri."


"lalu kau memiliki magic dan sihir juga Feyrin?"

__ADS_1


"tentu nona tetapi magic terendah hanya untuk melindungi diri."


"magic apa yang kau punya Feyrin…?" tanya antusias Carissa sembari duduk tegak melihat ke arah Feyrin.


"hamba cuma punya magic Activator nona…"


"magic Activator magic seperti apa itu? seperti kata penggerak."


"benar nona…dari mana anda tahu artinya magic penggerak? apa nona sudah ingat sesuatu? itu benar nona."


"tidak…aku tidak tahu apapun tentang magic yang kau ucapkan, hanya aku tahu arti Activator adalah penggerak, itu bahasa asingkan?" tanya Carissa mengucapkan kata bahasa Inggris yang dia tahu artinya adalah bahasa asing.


"iya nona…itu dari bahasa asing untuk mengucapkan mantra magicnya, dan hanya orang yang jenius dan terpilih yang bisa membaca bahasa asing tersebut, nona tahu dari mana?" tanya Feyrin heran karena dulu nonanya tidak tahu sama sekali tentang mantra magic apapun, apalagi arti bahasa asing, tetapi sekarang nonanya tahu tanpa penjelasan darinya.


"entahlah …aku hanya menebaknya saja, Oya apa kau bisa menunjukkan buku yang terdapat bahasa asing tersebut?" tanya Carissa ingin tahu apakah bahasa asing yang di sebut di zaman ini adalah benar bahasa Inggris.


Callysta sudah terbiasa menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan dokter dokter dari luar negeri bila ada pertemuan dan seminar dokter pada zamannya, dan menggunakan bahasa tersebut untuk komunikasi dengan para pengguna jasa mafianya dari luar negeri dan di pasar gelap.


"buku itu tidak mudah untuk di dapatkan nona, buku dengan bahasa dan tulisan asing itu hanya di pegang dan di punyai oleh orang-orang yang jenius dan orang-orang terpilih sang peramal suci." ungkap Feyrin yang membuat Carissa sedikit kecewa karena tidak bisa membuktikan sesuatu.


"apa kau tahu siapa saja yang punya buku itu di kerajaan ini? dan peramal suci itu siapa?"


"mengapa begitu?" tanya Carissa dengan mengerutkan keningnya melihat Feyrin berbisik seperti orang takut ketahuan berbicara salah.


"karena bahasa dan tulisan itu menyimpan banyak kata-kata dan arti magic serta sihir di dunia ini, jadi kalau bisa membaca tulisannya dan tahu arti bahasanya, kita bisa banyak tahu tentang magic dan bisa dengan mudah mempelajari mantra magic serta cara menggunakan sihirnya."


"waahh…apa bahasa asing itu sehebat itu di zaman ini? apa kau tidak salah Feyrin…?" tanya Carissa yang tidak percaya bahasa yang biasa dia gunakan untuk komunikasi saja bisa menjadi bahasa yang hebat luar biasa di zaman ini.


Carissa semakin menjadi penasaran dengan bahasa asing tersebut? apakah bahasanya benar-benar sama dengan yang Carissa pikirkan, yaitu bahasa Inggris dan tulisan latin.


"tidak nona…kalau nona tidak percaya ikut saja besok pada acara kerajaan untuk membuktikan ucapan hamba."


"acara kerajaan…acara apa itu?"


"acara rutin kedatangan peramal suci ke kerajaan Holmes nona…di sana juga akan hadir beberapa perwakilan dari kerajaan Jericho dan kerajaan Themes."


"siapa itu peramal suci?"


"peramal suci adalah satu-satunya wanita suci yang sudah hidup 100 tahun bahkan lebih, dan hidupnya kekal abadi, karena dulu dia pernah meninggal dunia satu kali, sehingga dia tidak bisa meninggal sama sekali, dia bisa meramal sesuatu yang akan terjadi? masa depan? dan menemukan orang-orang jenius dengan matanya yang selalu tertutup."

__ADS_1


"kenapa matanya selalu tertutup?"


"konon katanya dia akan membuka matanya bila sudah menemukan penggantinya dan selama penggantinya belum di temukan, matanya akan terus tertutup dengan kain suci, keabadiannya akan berakhir bila dia sudah menemukan penggantinya, itupun kalau sang pengganti mau untuk menggantikannya."


"mengapa begitu Feyrin…?" tanyaku heran.


"siapa yang ingin menggantikan sang peramal suci yang hanya akan hidup sendiri di ruang hampa, tanpa bisa melihat keindahan dunia apapun, hanya gelap dan ramalannya saja yang bisa peramal suci lihat." ungkap Feyrin yang di jawab anggukkan kepala oleh Carissa tanda mengerti.


"apa semua boleh hadir Feyrin…?" tanya Carissa ingin tahu dan ingin melihat sang peramal suci yang hidupnya abadi.


"kurasa semua yang tinggal di dalam istana ini boleh hadir, itu kalau mereka mau, semua pejabat tinggi, para bangsawan dan beberapa perwakilan yang di undang oleh kerajaan Holmes, apa nona mau ikut juga…?"


"tentu… kenapa tidak…? aku akan hadir, aku ingin tahu semuanya." ungkap Carissa semangat, ini adalah peluang untuknya mencari tahu tentang informasi sebanyak mungkin, karena di sana akan ada banyak yang hadir.


"tapi nona…" ungkap Feyrin ragu.


"tapi apa Feyrin…?" tanya heran Carissa melihat mimik wajah Feyrin yang terlihat khawatir.


"di sana akan hadir juga ke 14 calon istri dan selir yang sering membuat nona takut, bila akan bertemu mereka." ucapnya ragu-ragu.


"itu lebih bagus lagi, aku harus tahu wajah mereka semua, dan itu dulu aku takut…sekarang tidak lagi."


"apa benar nona bisa menghadapi mereka?"


"tenang saja Feyrin, walaupun aku tidak punya magic apapun, aku sangat yakin akan menemukan sesuatu pada acara tersebut." ungkap Carissa merasakan pirasat akan terjadi sesuatu yang sangat besar di acara besok, dan Carissa tidak ingin melewatinya.


"baiklah kalau itu yang nona mau…sekarang lebih baik kita kembali nona…anda sudah sangat lama berada di perpustakaan, kita harus bersiap-siap untuk acara besok."


"tidak perlu repot untuk bersiap-siap, aku ingin berjalan-jalan melihat seluruh istana ini, apa bisa?" tanya Carissa ingin tahu semua letak istana agar memudahkannya untuk bergerak suatu hari nanti.


Carissa berniat menghapalkan semua letak ruangan dan denah istana Holmes, agar memudahkan dia untuk bergerak dan dia berniat untuk kabur dari istana ini, karena Carissa ingin hidup bebas tanpa ada yang mengatur hidupnya seperti dulu, di zaman ini dia akan berjuang untuk hidupnya yang bebas untuk Carissa atur sendiri dengan kemauannya sendiri.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya.

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2