
***Kerajaan Darkness World***
Kaisar Hayden Pris telah meninggalkan kamar si kembar, begitu juga di susul oleh Carissa, Devano, Grande dan juga Rey. Carissa yang tidak memiliki urusan lagi, ingin mengistirahatkan tubuhnya yang sebenarnya masih melemah.
Di kamar itu hanya tersisa, permaisuri Princella Odella, pangeran Hayden Key, putra mahkota Hayden Hara, dan putri mahkota Anora Klarybel atau saat ini menjadi Ratu Anora Klarybel dari kerajaan Luz Hermosa.
"Anora…apa yang telah kau lakukan?" tanya putra mahkota melihat ke arah putri mahkota yang berdiri di samping ranjang si kembar.
"aku melakukan yang seharusnya aku lakukan sebagai seorang ibu dan Ratu sebuah kerajaan." jawab putri mahkota tegas tanpa melihat ke arah sang putra mahkota.
"tidak seharusnya kau melakukan penganugerahan itu, di saat dirimu dalam keadaan marah dan kecewa." ucapnya dengan nada yang sedikit lembut.
Putra mahkota ingin istrinya tersebut tidak gegabah dan menarik kembali penganugerahan tersebut. Memberikan sebuah anugerah posisi seorang putri kerajaan Luz Hermosa adalah hal yang tidak masuk akal baginya.
Apalagi Carissa di berikan posisi putri ketiga pada kerajaan Luz Hermosa? posisi yang berada di bawah posisi putri Hayden Adelia, putri ke empatnya. Sedangkan posisi putri pertama kerajaan Luz Hermosa di berikan kepada putri pertama mereka yang telah lama meninggal dunia. Kini posisi putri kerajaan Luz Hermosa di pegang oleh dua orang, yaitu putri Hayden Adelia dan Carissa Hubert.
Posisi putri Hayden Adelia yang menjadi satu satunya Ratu penerus kerajaan Luz Hermosa, kini bisa saja terancam akan posisi Carissa Hubert yang mendapatkan posisi putri ketiga kerajaan Luz Hermosa. Itulah yang menjadi kekhawatiran dari putra mahkota Hayden Hara.
Sejak berdirinya kerajaan Luz Hermosa, kerajaan tersebut hanya bisa di pimpin oleh seorang Ratu dan bukan seorang Raja, Kaisar atau Permaisuri. Kerajaan yang berada di bawah anugerah dari dunia Langit tidak boleh melewati batasannya.
Kerajaan itu hanya tunduk pada hukum dan aturan dari dunia Langit Khayangan, dan hanya mengakui satu kaisar yaitu Kaisar Langit Dios Del Cielo. Jadi yang boleh memimpin kerajaan Luz Hermosa adalah seorang Ratu yang sudah di tentukan oleh takdir langit.
Sebenarnya Ratu pertama dari kerajaan Luz Hermosa adalah Dewi Bulan Diosa De La Luna. Lalu di turunkan kepada Putri Bulan titisan dari sang Dewi Bulan dan Dewa Cahaya Dios De Luz, yang di beri nama Ratu Luz De La Luna.
Selanjutnya terus turun kepada putri titisan keturunan dari Ratu Luz De La Luna bersama putra titisan keturunan dari Dewa Perang Dios De La Guerra, yaitu Raja Guerra Klarybel. Ratu Anora Klarybel terlahir dari anugerah dari Ratu Luz De La Luna bersama Raja Guerra Klarybel.
Anora Klarybel sebenarnya terlahir suci, namun karena rasa cintanya terhadap putra mahkota Hayden Hara, dia rela menyalahi aturan dari dunia Langit Khayangan, aturan dari para Dewa dan Dewi untuk menikah dengan aturan dunia tengah Bumi.
Hingga terakhir kerajaan Luz Hermosa masih di pimpin oleh Ratu Anora Klarybel, putri satu-satunya keturunan dari Ratu Luz De La Luna. Sampai mendapatkan keturunan selanjutnya atau Ratu yang pantas memimpin kerajaan Luz Hermosa di masa depan.
Dari itu putra mahkota Hayden Hara, tidak ingin putri Hayden Adelia mempunyai saingan. Apalagi saingannya adalah sang pengendali? yang menjadi musuh utama dari kerajaan Darkness World dan kerajaan Kegelapan Dasar Neraka. Bagaimana putri Hayden Adelia akan mendapatkan posisi Ratu kerajaan Luz Hermosa? jika Carissa Hubert sang pengendali lebih kuat dari putri Hayden Adelia.
"bukankah itu artinya, kau sendiri yang membahayakan posisi dari putrimu sendiri." ucap putra mahkota Hayden Hara.
Putri mahkota Anora sontak menatap tajam ke arah suaminya tersebut.
"kau membicarakan soal posisi? apa kau sadar akan ucapan mu itu yang mulia Hayden Hara?" tanya putri mahkota dengan menekan setiap kata-katanya.
"kau ingat bagaimana aku seorang Ratu sebuah kerajaan? rela tunduk dan bersujud merendahkan posisi dan harga diriku, kepada sang pengendali demi nyawa anak-anakku. Apa kau pikir itu adalah tindakan yang mudah untuk aku lakukan? Aku seorang ibu yang pernah kehilangan seorang putri. Jadi tidak ingin kehilangan seorang putri ataupun putra lagi." ucapnya dengan nada marah melihat ke arah putra mahkota Hayden Hara.
__ADS_1
"ingat satu hal Hayden Hara, aku masihlah seorang Ratu dari kerajaan Luz Hermosa. Aku berhak memutuskan apapun yang aku inginkan? dengan memakai nama kerajaan Luz Hermosa." ucapnya menekan setiap kata-katanya.
"aku selama ini selalu menghormatimu karena kau adalah suamiku, aku juga menghormatimu karena kau adalah seorang putra mahkota dari kerajaan Darkness World ini. Aku rela melanggar aturan dari langit dan kerajaanku demi cintaku padamu. Jadi aku juga rela dan bisa melakukan apapun demi nyawa anak-anakku." ucapnya yang sukses menampar keras Hayden Hara.
"kau berhasil dan sukses menjadi seorang putra mahkota kerajaan Darkness World, tapi kau sudah gagal menjadi seorang ayah untuk anak-anakku. Jadi jangan pernah mengajariku sesuatu yang tidak bisa aku terima saat ini." ucap Anora dengan ketegasan.
"Anora…!" ucap Hayden Hara dengan nada rendahnya.
Apa yang di ucapkan oleh istrinya tersebut, membuat Hayden Hara mati kutu. Tidak dapat berkata apapun? ya perkataan Anora padanya adalah kebenaran yang tadi dia perlihatkan. Di saat Anora mati-matian membujuk semua orang untuk menyelamatkan nyawa anak-anaknya. Seorang ayah tidak bisa berbuat apapun demi menyelamatkan nyawa anak-anaknya?
Putra mahkota Hayden Hara malah memperkeruh keadaan, dengan cara mengancam sang pengendali. Sikap serta perkataannya menampar keras sang istri, putra dan putrinya. Hayden Hara mencoreng nama seorang ayah di hadapan putra dan putrinya yang sedang berjuang dengan kematian.
"cukup Hara." ucap permaisuri menengahi.
"sudah cukup, sadari semua kesalahan yang telah kau perbuat. Kau memang seorang putra mahkota kerajaan Darkness World, tetapi tetap ingatlah. Kau adalah seorang ayah untuk anak-anakmu." ucap permaisuri ingin putranya menyadari kesalahan yang sudah dia perbuat.
"yang mulia…!" ucap Hayden Hara melihat sang ibu.
"aku juga seorang ibu Hara. Kau putraku satu-satunya, kau harapanku selama ini. Aku menyayangimu dengan segenap hati dan jiwaku. Tetapi aku tidak pernah ingin kau melupakan dirimu juga seorang ayah."
"ibu…!"
"iya Hara, aku adalah ibumu. Seorang permaisuri juga bisa menjadi ibu biasa ataupun ibu yang luar biasa untuk anaknya. Jika kau menyayangi ibu, sayangilah anak dan istrimu seperti kau menyayangi ibu." ucap permaisuri dengan nada sedihnya.
Putra mahkota Hayden Hara terdiam, dia tidak pernah tahu jika semua yang ia lakukan tadi telah membuat dua wanita yang ia cintai sangat terluka. Hayden Hara tersudut akan sikap keras kepalanya dan terbakar akan amarah. Sehingga bertindak dan berkata tanpa memikirkan apa dampak yang akan terjadi?
"maafkan aku." ucapnya pada akhirnya.
"Maafmu tidak akan bisa memutar waktu kembali. Setidaknya kau berdoa semoga putra dan putrimu yang tadi telah berjuang antara hidup dan matinya, bisa memaafkan kesalahan dan perkataanmu saat sikapmu yang tidak peduli pada mereka." ucap putri mahkota Anora.
Dia melihat ke arah pangeran Hayden Adelio yang masih ada pada kesadarannya. Tatapan mata sang pangeran menatap datar pada putra mahkota Hayden Hara, yang merupakan ayahnya sendiri. Pangeran masih dapat mengingat jelas bagaimana sikap dan semua ucapan? dari pangeran dan kaisar yang tadi tidak ingin menyelamatkan nyawanya.
Kaisar dan putra mahkota lebih memilih untuk menyelamatkan putri Hayden Adelia, dengan alasan yang mereka ketahui sendiri. Mereka memilih nyawa sang pangeran yang di korbankan. Pangeran Hayden Adelio tidak bisa memaafkan itu, dia tidak akan dapat menerima ataupun memaafkan sang kaisar dan putra mahkota Hayden Hara.
"Adelio…!" panggil Hayden Hara melihat sang putra.
Adelio seketika memalingkan pandangan matanya ke arah langit langit kamarnya. Masih terngiang pada ingatannya semua perkataan dan sikap sang ayah beberapa saat yang lalu.
"ibu, hamba lelah. Bisakah hamba istirahat dengan tenang tanpa kehadiran siapapun?" ucap Adelio dengan mata yang sudah ia pejamkan untuk mulai tertidur.
__ADS_1
"tentu saja putraku. " balas sang putri mahkota.
Anora melihat ke arah suaminya, lalu berkata.
"maaf yang mulia, bisakah anda meninggalkan ruangan ini. Silahkan anda pergi untuk beristirahat." ucap Anora dengan sikap yang ia buat sesopan mungkin.
"Anora kau…!"
"cukup Hara…! tolong hargai putra dan Istrimu." ucap permaisuri dengan nada tegasnya.
Sikap tegas dari putri mahkota dan pangeran, adalah sikap marah dan kecewa mereka kepada Hayden Hara. Permaisuri tidak ingin sang putra kehilangan wibawanya sebagai seorang putra mahkota kerajaan, suami dan juga seorang ayah di mata istri dan anak-anaknya.
"setidaknya, biarkan mereka tenang untuk saat ini. Jangan menambah kemarahan mereka. Bersikaplah selayaknya seorang suami dan ayah."
Putra mahkota Hayden Hara menghela nafasnya perlahan. " baiklah, aku akan pergi sekarang juga." ucapnya mengalah.
Tanpa berpikir panjang, Hayden Hara berlalu meninggalkan kamar si kembar. Memberikan mereka kesempatan untuk menenangkan diri dan meredam rasa marah serta kecewa mereka adalah tindakan yang benar saat ini.
Begitu juga dengan pangeran Hayden Key yang hanya bisa diam menyimak perdebatan mereka. Pangeran Hayden Key juga menyalahkan tindakan dari sang kaisar dan putra mahkota, yang hanya ingin menyelamatkan putri Hayden Adelia. Dan tidak bisa bersikap tenang dalam mencari solusi lainnya.
"Putri mahkota." panggil permaisuri melihat ke arah Anora.
Putri mahkota Anora menatap sang permaisuri yang sudah ia anggap seperti ibunya sendiri.
"maafkan putraku yang selalu bersikap egois padamu." ucapnya dengan ketulusan.
"tidak yang mulia, jangan bersikap seperti itu pada hamba. Setidaknya hamba ingin putra mahkota menyadari semua kesalahannya." balas Anora.
"aku tahu tujuanmu. Apakah penganugerahan yang kamu lakukan adalah sebuah keseriusan?" tanya permaisuri ingin kejelasan.
"Maafkan hamba yang mulia. Apakah ucapan seorang pemimpin sebuah kerajaan dapat di tarik begitu saja? Setidaknya itu balasan yang setimpal untuk menyelamatkan nyawa anak-anak hamba yang mulia. Bahkan anugerah itupun tidak cukup untuk membayar tindakan dan pengorbanan dari sang pengendali." ungkap sang putri mahkota.
Permaisuri menatap intens pada menantunya itu, dia cukup mengenal baik Ratu Anora Klarybel. Putri titisan yang terlahir suci dari sebuah anugerah dari Ratu Luz De La Luna dan Raja Guerra Klarybel. Ratu yang terlahir suci, rela menyalahi dan melanggar aturan langit serta kerajaannya sendiri, karena mencintai putranya Hayden Hara.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.