
***Istana Kerajaan Holmes***
Shopie sang peramal suci dan Carissa sang pengendali saling memandang, Shopie masih mengingat jelas peristiwa 20 tahun yang lalu, di mana seorang gadis kecil berani padanya dan berkata sesuatu yang hingga kini, tidak dapat Shopie temukan jawabannya.
Carissa masih kesal pada Shopie yang melarangnya untuk ikut dalam perang kali ini, alasan untuk melindunginya dari musuh, membuat Carissa seolah menjadi beban untuk semua orang, dan Carissa tidak suka akan hal tersebut.
Shopie yang mengingat jelas semua perkataan gadis kecil misterius itupun, mencoba untuk mencerna kembali semua yang gadis kecil itu katakan. Apakah Shopie harus percaya akan perkataan seorang gadis kecil yang tidak Shopie kenal sama sekali? saat ini tidak ada petunjuk apapun yang harus Shopie perbuat?
Shopie masih takut akan penglihatan ramalan yang pernah dia lihat akan menjadi kenyataan, kehancuran dan kegelapan yang menguasai seluruh kerajaan di dunia ini yang di sebabkan oleh kerajaan Darkness World, membuat Shopie tidak ingin mengambil resiko bila mengizinkan Carissa ikut dalam perang kali ini, dia rela untuk turun tangan langsung menggantikan posisi Carissa, tetapi Shopie tidak bisa menggunakan pedang kembar keramat.
Shopie hanya bisa menggunakan Cold Light Magicnya untuk melawan para siluman dan iblis, setidaknya dia bisa membekukan beberapa siluman atau iblis, untuk membantu mengurangi jumlah musuh yang akan mereka lawan.
Carissa bisa merasakan keresahan yang Shopie alami saat ini, wajah dinginnya melunak. Carissa bisa mengerti semua yang Shopie putuskan demi kebaikan dirinya dan semua orang. Tetapi Carissa tidak setuju untuk menjadi seorang beban yang harus di lindungi. Sesuatu yang belum kita coba, kita tidak akan tahu bagaimana hasilnya? itu yang sering di pegang teguh oleh seorang Callysta Angelina.
"Semua masalah pasti ada solusi dan jalan keluarnya, semua pertanyaan pasti ada jawabannya. Kita hanya bisa terus berusaha menjalaninya terlebih dahulu sebelum menyerah tidak melakukan apapun? jangan ragu sebelum mencoba, dan jangan mengaku kalah dulu sebelum berperang. Jadi tidak ada salahnya kita melakukan segala usaha dan upaya sebaik mungkin." ungkap Carissa mengerti perasaan Shopie saat ini, Shopie bimbang dan resah.
Semua memandang Carissa yang sudah merubah mimik wajahnya menjadi biasa dan tenang, tidak ada lagi wajah datar dan dingin seperti tadi. Beberapa dari mereka yang ada di dalam ruangan tersebut, setuju akan perkataan Carissa, dan mereka mengerti posisi Shopie ataupun Carissa sangat sulit saat ini, karena menentukan nasib 3 kerajaan yang saling bekerjasama, yang ada di dalam perlindungan mereka berdua.
"kita semua manusia biasa yang hanya bisa terus berusaha. Kita harus yakin bila usaha keras dan keteguhan kita di dalam hati, semua takdir bisa berubah, semua ramalan yang sudah anda lihat hanyalah takdir yang terlihat sebelum semuanya terjadi. Saya yakin bila ada ketulusan dan kepercayaan di dalam hati kita, akan menuntun kita pada ramalan takdir yang akan selalu baik untuk melawan semua kejahatan. Jadi kita harus terus berusaha untuk mencapai semua yang kita inginkan." ungkap Carissa mencoba mengurangi keresahan dan meyakinkan Shopie.
Shopie terlihat terkejut mendengar apa yang di katakan oleh Carissa? semua perkataan Carissa sama persis seperti perkataan gadis kecil 20 tahun yang lalu. Shopie perlahan melangkah mendekati Carissa, membuat semua orang heran dengan apa yang akan Shopie sang peramal suci lakukan?
"aku tidak tahu apakah keputusan ku sudah benar atau tidak? apakah aku bisa meminta bantuan mu, untuk membuat keputusan yang tepat saat ini?" tanya Shopie yang sudah berdiri di hadapan Carissa.
Carissa tidak ingin banyak bertanya pada Shopie, dia hanya akan mencoba percaya apa yang akan di lakukan oleh Shopie? demi dirinya dan semua orang.
"tentu saja, apa yang bisa saya bantu?" tanya Carissa menyetujui permintaan Shopie.
"aku ingin melihat ke dalam dirimu?" jawab Shopie.
Shopie ingin membuktikan sesuatu yang dia curigai, setidaknya ada sedikit harapan dan jawaban yang dia dapatkan.
"silahkan…!" balas Carissa menyetujui permintaan Shopie.
__ADS_1
Shopie merapalkan sebuah mantra yang tidak terdengar. Muncullah sebuah tongkat sakti yang biasa Shopie bawa, semua mata memandang penasaran pada mereka berdua. Apa yang akan mereka lakukan?
"genggamlah tangan ku." pinta Shopie mengulurkan tangannya pada Carissa.
Carissa pun menggenggam tangan Shopie seperti yang di perintahkan.
"tutuplah matamu." perintah Shopie, yang langsung di lakukan oleh Carissa tanpa banyak tanya lagi.
Shopie memusatkan pikirannya, cahaya terang terlihat keluar dari dalam tubuh Shopie sang peramal suci. Saat ini Shopie ingin melihat takdir Carissa, di masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Ada yang ingin Shopie cari tahu, karena firasat yang ada di dalam hatinya menuntun Shopie untuk melihat semua tentang Carissa.
Shopie ingin melihat takdir yang akan terjadi pada Carissa, semua jalan kehidupan Carissa ingin Shopie lihat. Yang pertama Shopie ingin melihat masa lalu Carissa, saat Callysta Angelina berada di dunia masa depan dan Carissa di dunia kedua ini. Shopie ingin memastikan tidak ada sesuatu yang perlu di khawatirkan.
Shopie pun mencoba untuk melihat masa kecil Callysta Angelina terlebih dahulu, dan betapa terkejutnya Shopie mengetahui wajah Callysta Angelina di masa kecil. Wajah Callysta Angelina di umur 9 tahun, sangat mirip dengan wajah gadis kecil yang datang tiba-tiba pada pertemuan rutinnya, gadis kecil yang juga dengan berani menentangnya, dan menghilang secara tiba-tiba dengan meninggalkan sebuah pesan yang tidak bisa Shopie artikan.
Shopie pun beralih melihat pada masa kecil Carissa Hubert, wajah Carissa Hubert kecil pun sama dengan wajah gadis kecil yang datang menentangnya. Tetapi Shopie melihat Carissa kecil sangat polos tanpa kekuatan apapun, lain halnya dengan Callysta kecil yang sudah terlihat cerdas dengan IQ di atas rata-rata anak seumurannya.
Shopie mencoba menyusuri jalan kehidupan yang pernah Callysta dan Carissa kecil jalani. Tidak ada peristiwa ingatan atau takdir dari keduanya yang pernah datang menemuinya. Dengan semua kekuatannya, Shopie ingin mencari tahu siapa salah satu dari gadis kecil itu yang datang padanya 20 tahun yang lalu?
Di saat Shopie berada pada kebingungannya, tiba-tiba penglihatan Shopie berada pada ruang hampa lainnya.
"apa kau mencariku sang peramal suci…?!!" tanya sapa seseorang yang bertubuh kecil yang ada di hadapannya, dengan menggunakan jubah hitam hingga menutupi wajahnya.
"siapa kau? dan di mana aku?" tanya Shopie yang memang tidak tahu di mana kini dia berada?
"akhirnya kita bertemu lagi." ucap orang tersebut sembari membuka jubah penutup kepalanya.
Shopie terkejut melihat gadis kecil yang dia cari selama ini, kini berada tepat di hadapannya.
"siapa dirimu?" tanya Shopie.
Gadis kecil yang sangat mirip dengan wajah Callysta dan Carissa sewaktu kecil, namun Shopie bisa merasakan aura gadis kecil ini, auranya sama dengan aura gadis kecil 20 tahun yang lalu, Shopie ingat dengan jelas aura gadis kecil itu. Gadis kecil misterius 20 tahun yang lalu, Shopie sangat yakin gadis kecil inilah yang selama ini dia cari.
"akulah yang salama ini kau cari, akulah gadis kecil 20 tahun yang lalu menemuimu, apa kau sudah tahu untuk apa kau ada atau hadir di dunia ini? aku tahu kau bukan berasal dari dunia ini, kau berasal dari dunia masa depan, dan tidak seharusnya kau berada di dunia ini." ungkap gadis kecil itu dengan senyum manisnya.
__ADS_1
Wajah cantik bulatnya. Sangat cantik, manis dan menggemaskan. Shopie dapat merasakan aura kekuatan yang sangat kuat, dari dalam tubuh gadis kecil yang ada di hadapannya ini. Bahkan lebih kuat dari aura kekuatan Carissa sang Pengendali. Siapa sebenarnya gadis kecil ini? itulah pertanyaan yang ada di dalam hati Shopie saat ini.
"siapa sebenarnya dirimu? mengapa kau bisa membawaku masuk ke sini?" tanya Shopie yang tahu, kalau tempatnya saat ini berada adalah dunia alam lain.
"ini dunia tempat ku berada dan berasal. Jadi aku bisa dengan mudah membawa siapa saja untuk masuk ke sini dengan kemauan ku sendiri?" jawabnya tenang dengan senyum yang masih mengembang pada bibirnya.
"hatimu sedang bingung, bimbang, resah dan sulit untuk menentukan keputusan untuk kebaikan semua rakyat di dunia keduamu, apa aku salah dalam menebaknya?" ucapnya tepat pada sasaran.
'siapa sebenarnya gadis kecil ini? mengapa wajahnya mirip sekali dengan wajah Callysta dan Carissa sewaktu kecil?' gumam Shopie di dalam hatinya, yang Shopie tidak tahu. Kalau gadis kecil yang ada di hadapannya bisa mendengar apa yang hatinya gumamkan?
"aku bisa mendengarkan suara hatimu saat ini. Apa kau tidak bisa merasakan bila aku, Callysta Angelina dan Carissa Hubert adalah orang yang sama? tetapi kami hanya terpisah pada dunia dan zaman yang lain." jawab gadis kecil itu yang tentu membuat Shopie terkejut.
"kau, Callysta Angelina dan Carissa Hubert adalah orang yang sama !! bagaimana mungkin?"
"semua sudah di atur dan di tentukan. Aku, Callysta dan Carissa adalah satu orang yang sudah terbagi, kami terbagi karena takdir yang sudah di tentukan dan untuk merubah takdir yang akan terjadi. Aku adalah masa lalu, Carissa Hubert adalah masa sekarang dan Callysta Angelina adalah masa depan. Kami adalah orang yang sama." ungkapnya yang membuatku benar-benar terkejut.
Gadis kecil yang ada di hadapan Shopie, lebih tahu dan mengerti untuk melihat takdir yang sebenarnya. Apakah ini pengelihatan dari ramalan Shopie ataukah sesuatu yang nyata sedang terjadi? pertanyaan yang belum ada jawabannya.
"kalau aku boleh tahu, siapa namamu?" tanya Shopie ingin tahu jelas, harus memanggil dengan sebutan apa untuk gadis kecil tersebut?
Gadis kecil itu hanya tersenyum pada Shopie, di dalam hatinya senang bisa bertemu kembali dengan Shopie, seseorang yang akan sangat membantunya untuk menciptakan kedamaian di dunia ini, seorang gadis remaja yang di tarik dari dunia lain oleh takdir, sama seperti Callysta Angelina yang saat ini sudah berada di dunia keduanya ini.
Seseorang dari masa depan yang datang untuk menggantikan dan bergabung dengannya yang ada di masa sekarang. Hingga menunggu sang waktu untuk bergerak, menunggu waktunya gadis kecil yang berasal dari masa lalu, datang ke masa sekarang untuk bergabung menjadi satu dengan Callysta Angelina dari masa depan dan Carissa Hubert dari masa sekarang.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.
__ADS_1